Menyambut jadwal MotoGP 2020 seri pertama itu, semua pembalap sudah mengikuti tes sirkuit pada Rabu (15/7/2020) waktu setempat.
Namun, selain kabar teknis berkaitan keberlangsungan MotogGP 2020 selama pandemi Covid-19 dan segala persiapannya, kabar seputar perpindahan pebalap
Pembalap asal Spanyol, Alex Marquez mengaku menyepakati tawaran dari LCR Honda lantaran ingin tetap berlaga di MotoGP.
Seperti diekathui, pada Senin (13/7/2020) lalu, tim Repsol Honda telah meresmikan pembalap anyarnya untuk MotoGP 2021 kedepan.
Tim pabrikan asal Jepang itu akhirnya memusutkan bahwa pembalap KTM, Pol Espargaro sebagai tandem bagi Marc Marquez.
Baca: MotoGP 2020 akan Dimulai 19 Juli Nanti, seperti Apa Protokol Kesehatannya?
Baca: Ducati Mendekati Jorge Lorenzo untuk MotoGP 2021, X-Fuera Akan Kembali Membalap?
Hal ini sekaligus memaksa Alex Marquez yang merupakan adik kandung dari Marc Marquez utnuk mengakhiri kebersamaan dengan sang kakak di tim Repsol Honda untuk musim depan.
Meski "dibuang" darii tim pabrikan, Alex Marquez tidak akan sepenuhnnya keluar dari Honda.
Sebab, pembalap berusia 25 tahun itu akan bergabung dengan tim satelit yakni LCR Honda mulai MotoGP 2021 mendatang.
Alex Marquez bakal menggantikan posisi Cal Crutchlow yang akhirnya didepak oleh Honda.
Nantinya, mantan juara dunia Moto2 itu bakal menjadi rekan setim dari Takaaki Nakagami.
Menanggapi situasi ini, Alex Marquez memilih untuk masa bodoh lantaran kursinya di tim pabrikan digusur oleh Pol Espargaro.
Usut punya usut, ternyata Alex Marquez mempunyai motif tersendiri mengapa dirinya menerima tawaran LCR Honda.
Bagi Alex Marquez, tetap berlaga di kelas utama adalah alasan utama mengapa dirinya mau menerima tawaran dari tim satelit Honda itu.
"Tentu saja, saya sangat senang kembali ke tim dan akhirnya bersiap melakukan debut MotoGP," kata Alex, dikutip SportFEAT.com dari Tuttomotoriweb.
"Itu adalah sesuatu yang semua orang impikan. Ini akan menjadi akhir pekan yang berbeda, tetapi ketika sudah berada di lintasan, perhatian kita akan berubah dan dapat berpikir positif."
"Kuncinya tetap realistis, tetapi saya jelas senang karena bisa berkarier di MotoGP seperti impian sejak kecil saya," ucapnya melanjutkan.
Saat ini, Alex Marquez tengah bersiap untuk menjalani musim terakhirnya bersama Repsol Honda pada MotoGP 2020.
Rider asal Negeri Matador itu bakal tampil di seri pembuka MotoGP 2020 yang akan berlangsung di Sirkuit Jerez, pada 19 Juli mendatang.
Repsol Honda sendiri berada dalam sorotan utama, semenjak kabar perekrutan Pol Espargaro dari tim Red Bull KTM dan kesan akan membuang posisi Alex Marquez didalam tim pabrikan mereka.
Pasalnya, kehadiran Pol Espargaro kini resmi mengeliminir posisi Alex Marquez, juara dunia Moto2 sekaligus adik kandung Marc Marquez yang baru bergabung musim ini 2020 ini.
Posisi Alex Marquez di Repsol Honda hanya berlaku pada musim 2020.
Adapun kontrak sang kakak, Marc Marquez baru kedaluwarsa setelah 2024.
Honda memang sempat timbul tenggalm dengan kabar perekrutan Pol Espargaro ke tim pabrikannya musim 2021.
Baca: MotoGP 2020, Hampir Setengahnya Berisi Pembalap Spanyol: Duo Marquez hingga Duo Espargaro
Baca: Repsol Honda Berniat Singkirkan Alex Marquez meski Belum Sempat Balapan, Masuk Tim Satelit?
Baca: Sempat Diganggu Wabah Corona, MotoGP 2020 Akan Digelar Perdana di Sirkuit Jerez 19 Juli Mendatang
Akan tetapi, dalam pernyataan yang dikeluarkan sang manajer tim, Alberto Puig, tidak ada juga kalimat penolakan terhadap isu panas tersebut.
Kabar keinginan Honda menggusur adik pembalap andalan mereka untuk pembalap lain menjadi topik hangat dalam bursa pembalap MotoGP belakangan ini.
Sebagian pihak menilai keluar dari Repsol Honda akan menjadi solusi bagi Alex Marquez agar terbebas dari tekanan pada tahun-tahun pertamanya di kelas utama.
Selain itu, dirinya pun tidak akan terbebani ekspektasi maha besar untuk menyaingi prestasi yang telah dicapai kakanya Marc selama berada di ajang kelas MotoGP selama ini,
Namun di sisi lain, langkah Honda mengeluarkan Alex Marquez sebelum balapan debutnya juga diprediksi akan menimbulkan kekecewaan dari Marc Marquez.
Menurut analisa pengamat MotoGP, Carlo Pernat, bahwa suasana di dalam tim Repsol Honda bisa berubah menjadi tidak menyenangkan karenanya (keberadaan Marquez bersaudara).
"Sejujurnya, saya tidak ingin menjadi Puig ketika dia bertemu dengan Marquez bersaudara di garasi nanti," kata Carlo Pernat, dilansir dari GP One.
"Saya mengira akan ada beberapa konsekuensi besar setelah peristiwa ini, sangat besar sehingga saya melihat posisi Puig akan terancam."
"Saya khawatir akan ada masalah besar di Honda, karena dengan Marc, Anda bisa menyentuh apa saja kecuali adik laki-lakinya," ucapnya menambahkan.
Mantan manajer tim Aprilia tersebut memprediksi bahwa Marc Marquez tidak akan menuntaskan kontrak kerjannya bersama Honda di MotoGP hingga 2024 dan besar kemungkinan akan pindah jika situasi tak menyenangkan bagi dirinya dan adiknya.
"Menurut saya, dia hanya akan bertahan selama dua tahun dan kemudian mengucapkan selamat tinggal," ucap Pernat memungkasi.
Marc Marquez mulai memperkuat tim Repsol Honda pada 2013. Sejak saat itu, pria asal Cervera tersebut sudah mempersembahkan enam gelar juara (2013-2014, 2016-2019).
Artikel ini sudah tayang di Bolasport.com dengan judul Motif Dibalik Keputusan Alex Marquez Terima Tawaran Kontrak dari Tim Satelit Honda.