Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Diduga Sang Ibu Panik Melahirkan Sendiri dan Langsung Menariknya

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI - Ibu melahirkan sendiri di dalam kamar mandi, kepala bayi tertinggal dalam rahim

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Sebuah peristiwa nahas harus dialami oleh wanita berinisial EK, warga Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, saat harus melahirkan bayinya seorang diri.

Pasalnya, kepala bayi yang dilahirkan wanita asal Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka, ini tertinggal di dalam rahim saat proses melahirkan.

Kapolsek Kewapante, Iptu Margono mengatakan, dari keterangan dokter Puskesmas Hewokloang, wanita itu melahirkan prematur karena kelelahan usai berjalan kaki.

"Apakah ada perbuatan pidana atau tidak itu masih didalami dan diselidiki," ujar Margono kepada Kompas.com, Rabu (15/7/2020) malam.

Margono mengatakan, peristiwa itu tidak dilaporkan ke polisi, tetapi petugas mendapat informasi beredar dan langsung melakukan penanganan.

Baca: Tunda Bantu Ibu Melahirkan dengan Alasan Tak Ada Asisten, Izin Praktik Bidan SF Dicabut

Baca: Bidan Tak Kunjung Membukakan Pintu, Seorang Ibu di Madura Terpaksa Melahirkan di Depan Rumah

Dilansir oleh Kompas.com, berdasar penyelidikan sementara, Margono mengatakan, sekitar Minggu dini hari 02.00 WITA, EK pergi ke toilet hendak buang air kecil.

Namun, bukan buang air kecil, ia malah melahirkan.

Diduga panik, EK lalu menarik tubuh bayinya. 

"Karena panik, ia langsung menarik tubuh bayinya. Sayangnya, bayi keluar tanpa kepala," terang Margono, kepada Kompas.com, melalui sambungan telepon, Kamis pagi.

Setelah itu, kata Margono, EK menyimpan tubuh bayi dalam plastik merah dan digantung di atap WC.

Pada keesokan harinya, EK segera pergi ke Watublapi untuk menemui bidan desa untuk meminta pertolongan.  

"Di puskesmas, tenaga medis pun mengeluarkan kepala dan ari-ari yang tertinggal dalam rahim," ujar Margono.

Margono mengatakan, pukul 10.00 Wita, ibu dan bidan desa kembali ke kampung halaman di Kajowair.  

Baca: Tak Sadar setelah Melahirkan di Semak-semak, Wahati Niat Potong Ari-ari Bayi pakai Pisau Berkarat

Baca: Kapan Waktu yang Tepat Diperbolehkan Berhubungan Intim Pasca Melahirkan? Begini Jawaban Ahli

Diduga kelelahan

Sehari sebelumya pada Sabtu (11/7/2020), sekitar pukul 08.00 Wita, EK mengikuti acara di rumah milik saudara di kampungnya.

Lalu, sekitar pukul 19.00, EK pulang ke rumah dengan Ia berjalan kaki sambil menggendong anaknya yang berusia 3 tahun.

EK menempuh jarak sekitar 500 meter dengan kondisi jalan naik turun menuju ke rumahnya. 

Kondisi jalan tanjakan.

Ilustrasi Bayi (hehits.co.nz)

Setibanya di rumah, ibu itu mengeluh sangat kecapean.

Lalu, sekitar pukul 20.00, ibu ini pergi ke kamar mandi untuk buang air kecil.

Saat itu, anaknya sempat memanggil EK karena terlalu lama di kamar mandi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Melahirkan di Toilet, Kepala Bayi Tertinggal di Rahim, Polisi: Ibu Panik, Langsung Menariknya"



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer