Mengenal Seal Inside Tire, Ban yang Bisa Menambal Sendiri jika Ada Kebocoran

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Inside seal tire memiliki keunggulan, yakni bisa menambal diriny sendiri jika terjadi kebocoran karena tusukan paku. Foto: Inside seal tire buatan Kumho Tire

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Teknologi ban kini sudah cukup berkembang dan di pasaran ada beragam jenis ban yang memiliki berbagai keunggulan.

Salah satu dari ban tersebut adalah run flat tire (RFT) yang memiliki keistimewaan, yakni bisa melaju meskipun kempes tanpa terisi angin.

Selain RFT, ada ban yang disebut sebagai seal inside tire yang juga memiliki keunggulan.

Seal inside tire adalah ban yang dapat menambal dirinya sendiri jika ada kebocoran akibat tertusuk paku atau benda tajam ketika kendaraan melaju.

Bagian dalam telapak ban seal inside dilapisi gel yang bisa menambal lubang.

Dilansir dari Kompas.com, Bambang Widjanarko dari Independent Tire Analyst dan Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Jawa Tengah dan DI Yogyakarta memberi penjelasan.

Seal inside tire berbeda dari cairan ban anti bocor.

Ban berjenis inside seal tire di permukaan dalamnya dilengkapi seal (Kompas)

“Jika memakai cairan anti bocor pada ban, akan sulit balansnya karena cairan tersebut senantiasa berlarian di dalam ban. Seal inside tire lapisan gelnya merata, sehingga bisa di-balancing,” ucap Bambang kepada Kompas.com.

Baca: Banyak yang Salah Paham, Huruf E dan F di Indikator Bensin Ternyata Ada Arti Teknisnya

Baca: Perbedaan Kerb Weight, Gross Weight, dan Dry Weight pada Kendaraan

Bambang mengatakan apabila paku menancap di telapak ban, paku boleh dicabut ataupun tidak karena  gel tersebut akan langsung menutup dan melapisi bekas lubangnya.

 Jadi teknologi ini bisa mengurangi kemungkinan ban kehilangan tekanan secara tiba-tiba saat melindas benda tajam.

“Teknologi ini mengurangi hampir 85 persen kemungkinan terjadinya kecelakaan akibat ban yang kempis secara tiba-tiba,” kata Bambang.

Tapi, meski ada seal pada bagian dalam ban bukan berarti tidak perlu diperbaiki atau ditambal.

Seal pada ban bersifat sebagai penolong sementara saja, tidak menjamin perbaikan secara seterusnya.

Untuk itu, disarankan teratur memantau ban yang sedang dipakai.

“Pada ban yang dilapis dengan seal dan terjadi tusukan, perlu untuk dilakukan perbaikan setelah ban selesai beroperasional,” ucapnya.

Katanya ketika perbaikan lapisan seal pada area tusukan harus dibersihkan sampai pada lapisan butyl yang kedap.

Berikutnya, pengendara tinggal menambalnya seperti pada ban tubeless.

Baca: Mau Ganti Rantai Motor? Kenali Dulu Kodenya Biar Tidak Salah

Baca: Efek Negatif Terlalu Sering Gunakan Minyak Goreng sebagai Pengganti Oli untuk Melumasi Rantai Motor

Namun yang perlu diingat, seal inside tire berbeda dengan RFT yang didesain untuk bisa melaju tanpa tekanan udara.

Selain itu, seal inside tire tidak membutuhkan pelek khusus dan bisa menggunakan pelek biasa asalkan rapat.

Namun, untuk saat ini ban seal inside tire baru ramai dibicarakan di mobil.

Halaman
12


Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer