Kekayaan bersih Bezos kembali naik mencapai angka tertinggi sepanjang masa.
Dilansir Kompas yang mengutip Forbes, saham Amazon mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada penutupan perdagangan Rabu pekan lalu.
Melonjaknya harga saham Amazon mendorong kapitalisasi pasar raksasa e-commerce itu ke level tertinggi yakni 1,54 triliun dollar AS atau sekitar Rp 22.176 triliun (kurs Rp 14.400 per dollar AS).
Hal itu membuat Bezos yang punya 11,1 persen saham Amazon, memiliki kekayaan bersih mencapai 182,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 2.629,4 triliun.
Ini adalah nilai kekayaan tertinggi sepanjang masa dalam sejarah Forbes merilis data kekayaan miliarder selama hampir empat dekade.
Baca: Bos Amazon dan Orang Terkaya di Dunia, Jeff Bezos Sumbang Rp 136,9 Triliun Atasi Perubahan Iklim
Baca: Jeff Bezos
Saham Amazon sempat turun 15 persen lebih dari dua pekan pada awal Maret 2020, ketika virus corona mulai merebak di Amerika Serikat yang membuat anjlok pasar saham.
Namun sejak itu, saham Amazon bangkit, meroket lebih dari 80 persen dari titik terendah pada 12 Maret 2020 lalu, didorong tren konsumen yang berbondong-bondong belanja online lewat e-commerce raksasa ini ketimbang ke toko langsung, akibat dari kebijakan penutupan wilayah dan jaga jarak.
Bezos pertama kali mendapat gelar orang paling kaya di dunia pada Juli 2017.
Sayangnya, gelar itu hanya berlangsung beberapa jam, setelah Amazon melaporkan kinerja keuangan yang buruk pada kuartal pertama tahun 2017.
Namun pada Oktober 2017, Bezos kembali naik ke posisi puncak dalam daftar orang terkaya di dunia, menggeser posisi pendiri Microsoft, Bill Gates.
Ini terjadi usai Amazon melaporkan pendapatan yang tinggi pada kinerja keuangan di kuartal III-2017, dan setelahnya Bezos terus bertahan di posisi itu.
Sebelum Bezos, Bill Gates yang kini berubah menjadi filantropis telah lama memegang posisi nomor satu sebagai orang terkaya di dunia.
Tapi sekarang Bezos lebih kaya 70,2 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.010, 8 triliun dari Gates.
Kini Gates berada di posisi kedua dalam daftar orang terkaya di dunia dengan kekayaan bersih senilai 110,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 1.589,7 triliun.
Baca: Bos Amazon Jeff Bezos Minta Para Pemegang Saham Bertahan di Tengah Krisis Covid-19
Baca: Pertama Kali, Presiden AS Donald Trump Pakai Masker Ketika Kunjungan di Tengah Pandemi Covid-19
Lain dengan Bezos, nasib Presiden AS Donald Trump justru bertolak belakang.
Dikutip Kontan dari Forbes pada Ahad (12/7) kekayaan Trump sebesar US$ 2,1 miliar.
Artinya menurun US$ 1 miliar dibandingkan Oktober 2019.
Jika dirupiahkan, kekayaan Trump lenyap Rp 14,5 triliun sepanjang corona.
Selama menjabat presiden, dua puteranya mengelola bisnis Trump.
Apa saja bisnis Trump?
Bisnis utama Trump adalah properti.
Ia memiliki banyak properti yang digunakan sebagai perkantoran ataupun menjadi gerai ritel produk mewah.
Namun, ketika virus corona menyerang, properti terjerembab.
Selain resesi, masyarakat juga tak lagi mengunjungi properti tersebut selama pandemi.
Berikut adalah beberapa sumber properti Trump.
Baca: Terancam Deportasi, Mahasiswa Asing di AS Bingung dengan Kebijakan Pemerintahan Donald Trump
Terdiri dari ritel dan ruang kantor di New York dan San Fransisco.
Saat corona dan bisnis lesu, kedua real estate itu menjadi penyebab terbesar penyusutan kekayaan Trump, Nilainya turun dari USS$1,9 Miliar menjadi US$1,2 Miliar setelah pandemi Corona terjadi.
Trump menguasai lebih dari 500 properti hunian di seluruh penjuru AS. Di kala pandemi, sulit mencari pembeli hunian mewah dengan hanya bermodal tur virtual.
Alhasil, sektor ini turun nilainya dari US$ 235 Juta, menjadi US$ 148 Juta.
Hotel-hotel milik Trump mati angin, karena tidak ada yang mau berlibur. Ia sampai harus memecat 550 pegawainya.
Termasuk hotel baru di Hawaii, Uruguay, India dan tempat lain, nilainya turun hampir 50% dari US$ 80 juta menjadi US$ 42 juta.
Trump memiliki sepuluh Klub Golf di Amerika, dan 3 di Eropa. Sebelum virus corona menyerang, nilainya diperkirakan US$ 271 juta. Sekarang, nilainya sekitar US$ 217 juta.
Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kekayaan Jeff Bezos Tembus Rekor Tertinggi Sepanjang Masa, Ada Apa?" dan Kontan dengan judul "Donald Trump Bertambah "Miskin", Kala Kekayaan Jeff Bezos Pecah Rekor saat Corona"