Rieke Diah Pitaloka Dicopot dari Pimpinan Baleg, Berikut Rekam Jejaknya, Berawal dari Bajaj Bajuri

Penulis: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politisi Rieke Diah Pitaloka saat menghadiri acara pelantikan anggota DPR,DPD dan MPR RI di Kompleks Parlemen DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/10/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Rieke Diah Pitaloka diberhentikan oleh Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dari posisi Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Kabar ini dibenarkan oleh Hendrawan Supratikno yang merupakan anggota Baleg dari Fraksi PDI-P.

Hendrawan Supratikno mengaku mendapatkan informasi tersebut dari internal Baleg.

"Betul, saya dapat informasi itu (Rieke diberhentikan) dari Baleg, kan saya anggota Baleg," kata Hendrawan saat dikonfirmasi, Rabu (8/7/2020), dikutip dari Kompas.com.

Baca: Rieke Diah Pitaloka Dicopot dari Jabatan Pimpinan Baleg DPR, PDIP: Bukan Berarti Dia Tak Mampu

Dicopotnya Rieke Diah Pitaloka ini mendadak jadi sorotan, terlebih pencopotan tersebut dilakukan di tengah polemik Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) dan RUU Omnibus Law Cipta Kerja yang saat ini sedang digodok DPR.

Belum diketahui pasti apa alasan Fraksi PDI-P memberhentikan Rieke Diah Pitaloka dari posisinya.

Meski dicopot sebagai pimpinan Baleg, Rieke Diah Pitaloka masih tetap menjadi anggota DPR RI untuk periode 2019-2024.

Jauh sebelum berkiprah di dunia politik, nama Rieke Diah Pitaloka sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia.

Ketua Pansus Pelindo II, Rieke Diah Pitaloka, sedang memimpin sidang kasus Pelindo II dengan agenda mendengarkan keterangan konsultan keuangan Pelindo II, Deutsche Bank, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015). TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN (TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN)

Sebelum masuk senayan, Rieke merupakan seorang artis yang terkenal lewat perannya sebagai Oneng di sinetron komedi Bajaj Bajuri.

Rike juga begitu aktif dalam sejumlah kasus atau persoalan sosial.

Tak hanya itu saja, Rieke Diah Pitaloka pernah emncoba peruntungan di Pilkada Jawa Barat pada tahun 2013 bersama Teten Masduki, namun gagal.

Berikut rekam jejak Rieke Diah Pitaloka mulai dari artis hingga dicopot dari pimpinan Baleg DPR.

Baca: Fraksi PDIP Copot Posisi Rieke Diah Pitaloka dari Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI, Ada Apa?

1. Perankan Oneng di Sitkom Bajaj Bajuri

Oneng dalam sinetron komedi Bajaj Bajuri (Capture YouTube)

Nama Rieke Diah Pitaloka mulai dikenal saat memerankan tokoh Oneng dalam sinetron komedi Bajaj Bajuri.

Dalam sitkom tersebut, Oneng digambarkan sebagai sosok ibu rumah tangga yang sangat lugu dan juga berpendidikan rendah.

Tak hanya itu saja, Oneng juga berpikiran lambat.

Selain sitkom Bajaj Bajuri, Rieke Diah Pitaloka sempat menjajal dunia film.

Rieke Diah Pitaloka memulai debutnya di layar lebar dalam film Berbagi Suami.

Dalam film tersebut, Rieke berperan sebagai Dwi.

Selain dunia seni peran, Rieke juga pernah menjadi seorang presenter.

Rieke dikenal sebagai pembawa acara program Good Morning.

2. Berpendidikan Tinggi

Calon gubernur Jawa Barat Rieke Diah Pitaloka kembali naik panggung teater dalam drama komedi musikal "Musyawarah Kabayan" bersama sejumlah selebritas seperti Bimbo, Joe P Project, atau Nico Siahaan, sekaligus membacakan puisi karangannya sendiri, di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Jawa Barat, Selasa (19/2/2013) malam. ((Tribunnews.com/Hand Out))

Memerankan Oneng dalam sitkom Bajaj Bajuri rupanya cukup bertolak belakang dengan kehidupan Rieke Diah Pitaloka.

Diketahui Rieke merupaan wanita yang berpendidikan tinggi.

Ia lulusan sarjana di Fakultas Sastra Belanda Universitas Indonesia (UI) serta Sarjana Filsafat di STF Driyakara, Jakarta.

Lulus dari pendidikan S1, Rieke melanjutkan pendidikan di jurusan Filsafat UI di tengah kariernya sebagai artis.

Bahkan tesisnya yang berjudul Banalitas Kejahatan: Aku yang tak Mengenal Diriku, Telaah Hannah Arendt Perihal Kekerasan Negara dijadikan buku dengan judul Kekerasan Negara Menular ke Masyarakat diterbitkan oleh Galang Press.

Selain di bidang akademis, Rieke Diah Pitaloka juga menunjukkan eksistensinya di isu-isu sosial dan politik.

Rieke Diah Pitaloka juga dikenal sebagai seorang aktivis yang vokal menyuarakan beragam keresahan masyarakat.

Baca: Rieke Diah Pitaloka

3. Tiga Kali jadi Anggota DPR

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat 2013 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki bergantian pidato dihadapan kader PDIP pada acara Rakerdasus DPD PDIP Jabar di Bandung Convention Centre (BCC), Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (9/11/2012). Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini akan didaftarkan sebagai peserta Pilgub Jabar 2013 oleh DPD PDIP Jabar ke KPU Jabar pada Sabtu (10/11/2012), pukul 10.10 WIB. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Sebelum bergabung dengan PDIP, Rieke sempat masuk ke PKB dan menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKB pimpinan Muhaimin Iskandan.

Setelahnya baru Rieke memutuskan untuk bergabung ke PDIP yang dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri.

Diusung PDIP, Rieke Diah Pitaloka lantas maju dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2009-2014 untuk Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat II.

Untuk kali pertama, Rieke Diah Pitaloka langsung lolos ke Senayan dan masuk ke Komisi IX dengan lingkup tugas bidang kesehatan dan ketenagakerjaan.

Ia merupakan salah satu anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang BPJS yang merupakan bagian dari Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN).

Pada Pileg 2014-2019, Rieke Diah Pitaloka kembali maju dan lolos ke Senayan untuk kedua kali.

Maju dari dapil Jawa Barat VII, Rieke Diah Pitaloka menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dengan perolehan suara 255.044 suara.

Lalu pada Pileg 2019-2024, Rieke Diah Pitaloka kembali bertarung untuk memperebutkan kursi di Senayan.

Rieke masih maju mewakili dapil Jawa Barat VII dan sukses mendulang 169.729 suara.

Di sela-sela menjadi anggota DPR, Rieke Diah Pitaloka mencoba peruntungan sebagai calon kepala daerah.

Bersama koleganya di PDIP, Teten Masduki, Rieke Diah Pitaloka maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar pada 2013.

Hasilnya, pasangan nomor urut 5 itu meraih suara terbanyak kedua setelah Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki meraup 5.714.997 suara atau 28,41 persen.

4. Dicopot dari Pimpinan Baleg

Ketua Pansus Pelindo II, Rieke Diah Pitaloka, sedang memimpin sidang kasus Pelindo II dengan agenda mendengarkan keterangan konsultan keuangan Pelindo II, Deutsche Bank, di Gedung Nusantara II, DPR RI, Jl. Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2015). (TRIBUNNEWS/LENDY RAMADHAN)

Di jabatannya sebagai anggota DPR ketiga kali, Rieke ditempatkan di Komisi VI dengan lingkup tugas di bidang industri, investasi, dan persaingan usaha.

Selain itu, ia juga diplot PDIP untuk mengisi jabatan Wakil Ketua Baleg DPR yang merupakan satu alat kelengkapan DPR RI.

Sayangnya, Rieke Diah Pitaloka dicopot dan posisinya digantikan oleh koleganya se-partai, M Nurdin.

Belum diketahui secara persis apa penyebab Fraksi PDI-P memberhentikan Rieke dari posisi tersebut.

Pencopotan Rieke Diah Pitaloka terjadi di tengah polemik RUU HIP yang ditolak sejumlah pihak, termasuk ormas Islam.

Bahkan, MUI mengeluarkan maklumat pada Jumat (12/6) untuk menolak RUU HIP karena dinilai mendegradasi Pancasila dengan konsep Trisila dan Ekasila.

Catatan Tribunnews.com, akhir-akhir ini PDIP dituduh sebagai partai politik yang 'ngotot' mengusung RUU HIP.

RUU HIP dibahas di Baleg DPR RI dan menjadi kontroversi karena sejumlah pihak mengkaitkannya dengan komunisme.

Aksi unjuk rasa penolakan terhadap RUU HIP yang dilakukan oleh organisasi keagamaan yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti-Komunisme pada Rabu (24/6/2020) berbuntut panjang.

Hal itu menyusul adanya aksi pembakaran bendera PDI Perjuangan oleh massa aksi di tengah unjuk rasa yang dilakukan di depan gedung DPR RI itu.

(Tribunnewswiki.com/Mel/Tribunnews.com/Sri Juliati, Hasanudin Aco, Kompas.com/Sherly Puspita)



Penulis: Melia Istighfaroh
BERITA TERKAIT

Berita Populer