Investor Indonesia Batavia Sport Group Mengakuisisi Klub Sepak Bola Spanyol

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Batavia Sports Group (BSG) resmi mengakuisisi klub sepak bola Spanyol C.D. Polillas Ceuta.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Investor Indonesia, Batavia Sport Group (BSG), mengakuisisi  klub sepakbola Spanyol C.D. Polillas Ceuta.

Hal ini dinyatakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Sebagai informasi, Batavia Sport Group (BSG) merupakan kolaborasi Akademi Sepak Bola ASIOP dengan Batavia Pictures.

Pengumuman akuisisi itu langsung dikatakan oleh para petinggi BSG di Gedung BIP Lantai 11 Jalan Gatot Subroto Kav 23, Jakarta, Rabu (8/7/2020) sore.

Direktur Utama Batavia Sports Grup, Ade Prima Syarif, menyampaikan langkah ini dilakukan demi mendukung kemajuan sepak bola Indonesia.

"Kami ingin anak-anak berbakat di Indonesia bisa berkompetisi dengan kompetisinya yang terbaik. Sehingga anak-anak bisa menambah jam terbang," kata Ade Prima, dikutip dari situs resmi Kemenpora.

"Spanyol memiliki regulasi yang memungkinkan pemain muda dari Indonesia bermain di klub yang mengikuti Liga U-19 Division de Honor Juvenil maupun tim seniornya di LaLiga dan Segunda," ucapnya.
 
Langkah yang diambil BSG diapresiasi Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto karena dapat memberikan kemudahan terhadap para pemain muda berbakat Indonesia berkiprah di salah satu klub liga terbaik dunia dan khususnya liga Spanyol.

Baca: Meski PSSI Turunkan Target Timnas U-19, Satu Hal Ini Bikin Shin Tae-yong Malas Balik Ke Indonesia

Baca: Pelatih Timnas Shin Tae-yong Masih Ogah Balik Indonesia, Iwan Bule: Maksimal Minggu Kedua Juli

Sesmenpora Gatot S. Dewabroto (Kompas/Dani Prabowo)

"Ini penting sekali ya, investor Indonesia berani akuisisi klub asing. Meski bukan yang pertama kali tetapi ini memungkinkan talenta-talenta muda bisa menggunakan klub itu untuk berlatih mendapatkan pengalaman lebih jauh, apalagi tadi dikatakan BSG merupakan pengambil keputusan," kata Sesmenpora.

Sementara itu, Komisaris BSG Lucki Lukman Hakim mengatakan Spanyol dipilih karena memiliki pola pembinaan serta kompetisi yang tepat bagi para pemain muda di Indonesia.

“Mengapa kami pilih klub Spanyol? Karena banyak pemain Timnas dari negara-negara Asia seperti Jepang mayoritas berlatih dan bermain di Eropa, salah satunya Spanyol," ucap Lukman.

"Spanyol sebagai salah satu kiblat sepakbola dunia merupakan tempat terbaik untuk mengembangkan pemain muda berbakat dan berprestasi Indonesia.”

Di sisi lain, Presiden C.D. Polillas Ceuta, Jesus Quintero, mengatakan adanya kerja sama ini bisa membuat C.D. Polillas Ceuta lebih kuat dari sebelum-sebelumnya.

“Kami sangat senang atas kerjasama ini dan berharap kita dapat membuat klub jauh lebih kuat pada semua aspek, serta percaya bahwa kehadiran BSG sebagai partner baru di klub merupakan nilai tambah yang sangat besar bagi klub, serta membawa manfaat bagi Indonesia dan Spanyol,” kata Jesus Quintero.

Baca: Hindari Ancaman Covid-19, PSSI Siapkan Lift Khusus untuk Timnas U-16, Tak Boleh Dipakai Orang Lain

Baca: Kritik Media Vietnam Terkait Perlakuan PSSI Terhadap Pelatih Timnas Indonesia: Tidak Profesional

CD Polillas Ceuta merupakan salah satu akademi sepak bola unggulan yang memiliki kelompok usia Juvenile (remaja).

CD Polillas Ceuta bertanding di Grup 4, kompetisi U-19 Division De Honor Juvenile yang merupakan kasta tertinggi kompetisi kategori U-19 di Spanyol.

Tim-tim lain yang bertanding dalam kompetisi tersebut adalah Sevilla FC, Real Betis, Malaga CF dan Cadiz CF, klub yang juga berkompetisi di divisi teratas La Liga.

Timnas Indonesia U-19 Berpeluang Gelar Training Camp di Spanyol

Setelah mengakuisisi klub Spanyol, BSG menawarkan kepada timnas U-19 Indonesia untuk menggelar TC di Negeri Matador.

Direktur Utama Batavia Sports Group (BSG), Ade Prima Syarif, mengatakan pihaknya siap memfasilitasi jika timnas U-19 ingin berlatih di Spanyol.

Para pemain mengikuti pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di Stadion Wibawa Mukti, Bekasi, pada 13 Januari 2020. (PSSI)

Meski begitu, PSSI harus terlebih dulu membuat surat permohonan ke BSG untuk bisa berlatih di Spanyol.

“Tentunya timnas U-19 Indonesia itu urusannya dengan PSSI,” kata Ade Prima Syarif kepada wartawan termasuk BolaSport.com. 

“Kalau PSSI mengatakan tolong dibantu, tentu saja kami siap,” ucapnya menambahkan.

Di sisi lain, Direktur Teknik Timnas Indonesia, Indra Sjafri, mengaku senang dengan tawaran tersebut. Indra Sjafri akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan PSSI dan manajer pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

“Bisa saja terlebih fasilitasnya ada dan tentu kami lihat nanti tapi tawaran ini sangat baik,” kata Indra Sjafri.

Saya akan sampaikan ke Ketum PSSI (Mochamad Iriawan) bahwa bisa memakai fasilitas CD Polillas Ceuta untuk timnas,” ujar Indra Sjafri.

Sebelumnya, Shin Tae-yong berniat menggelar pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia di Korea Selatan.

Namun, keinginan Shin Tae-yong itu tampaknya sulit diwujudkan oleh PSSI yang lebih memilih menggelar pemusatan latihan timnas U-19 di Indonesia.

Meski demikian, datangnya tawaran dari BSG memberi referensi anyar bagi PSSI terkait lokasi TC timnas U-19 Indonesia.

Pemusatan latihan timnas U-19 Indonesia dilakukan sebagai persiapan berlaga di Piala Asia U-19 2020 yang digelar di Uzbekistan pada 14-31 Oktober mendatang.

(TribunnewsWiki/Tyo/Kontan/Azis Husaini/Tribunnews/BolasSport/Mochamad Hary Prasetya)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul "Jangan kaget! Investor Tanah Air sah akuisisi Klub Sepakbola Spanyol"



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer