Wartawan di Bali Meninggal Akibat Covid-19, Gugus Tugas Lakukan Rapid Test ke 20 Jurnalis Lain

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi Virus Corona (CDC)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Tiga pasien positif Covid-19 terkonfirmasi meninggal pada Senin (6/7/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bali mengumumkan, satu diantara tiga pasien tersebut merupakan seorang wartawan.

Wartawan tersebut meninggal pada Rabu (1/7/2020).

Dilansir dari Kompas.com, Ketua Harian Satgas Covid-19 Gianyar, Made Gede Wisnu Wijaya mengatakan, pada 1 Juli, almarhum mengeluh sesak napas dan tidak enak badan.

Akhirnya, pihak keluarga lalu membawa pasien tersebut ke Rumah Sakit Daerah Mangusada, Badung.

"Almarhum dinyatakan meninggal dunia pada 1 Juli," kata dia dalam keterangan tertulis, Selasa (7/7/2020).

Para pekerja medis membawa seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun pada 16 Maret 2020 untuk para pasien coronavirus di Gemelli di Roma. (ANDREAS SOLARO / AFP)

Setelah pasien tersebut meninggal, hasil tes swab baru keluar pada Kamis (2/7/2020).

Almarhum yang merupakan seorang wartawan tersebut ternyata positif Covid-19.

Setelah itu, Gugus Tugas langsung melakukan pelacakan atau tracing dari mana asal penularan virus yang menulari sang wartawan tersebut.

Baca: Iran Jatuhkan Hukuman Mati kepada Ruhollah Zam, Seorang Wartawan Pemicu Protes 2017

Baca: Selama Pandemi Covid-19, Jawa Timur Gratiskan SPP SMA dan SMK Negeri, Swasta Diberi Potongan Biaya

Baca: Sherina Komentari Kalung Antivirus Corona: Semoga Nyawa Tidak Melayang karena Takhayul Diilmiahkan

Terkait kasus kematian wartawan ini, pada 4 Juli Gugus Tugas Covid-19 Bali telah melakukan rapid test kepada 20 lebih wartawan yang kontak dengan pasien.

Namun, semua hasilnya dinyatakan non-reaktif.

Sementara itu, dua pasien lainnya yang meninggal tercatat berasal dari Kabupaten Badung, Bali.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Badung, Gusti Ngurah Jaya Saputra mengatakan, pasien pertama berinisial R (50).

R memiliki penyakit penyerta berupa vertigo, muntah, dan lambung.
Sejak 26 Juni dia dirawat di RSD Mangusada dan dinyatakan meninggal dunia pada 2 Juli 2020.

Adapun pasien kedua berinisial B (30).

Awalnya B dirawat di RS Surya Husada selama hampir sebulan.

"Lalu dirujuk ke RS Sanglah dan meninggal di sana," kata dia.
Gugus Tugas Covid-19 Bali mencatat ada tambahan 51 kasus positif Covid-19 hingga 6 Juli 2020.

Sehingga total pasien positif Covid-19 di Bali mencapai 1.900 orang.

Dari jumlah tersebut, pasien sembuh 974 orang atau bertambah 7 orang.

Sedangkan meninggal 23 orang atau bertambah 3 orang, dan kasus aktif atau dalam perawatan berjumlah 903 orang.

Baca: Viral Ratusan Orang Bongkar Paksa Peti Jenazah Pasien Covid-19, Gugus Tugas Ikut Diintimidasi

Baca: Peneliti Ungkap Alasan Alat Kelamin Pria yang Terinfeksi Corona Bisa Ereksi 4 Jam Lebih Tanpa Libido

Baca: Kasus Pengusiran Satgas Covid-19 di Sumenep, Warga: Kalo Ada yang Meninggal Akan Kami Kubur Sendiri

Update kasus Covid-19 di Indonesia

Berdasarkan laporan data pada akun Twitter @BNPB_Indonesia, Senin (6/7/2020) sore, tercatat ada 1.209 kasus baru.

Sehingga total kasus virus corona di Indonesia menjadi 64.958 orang.

Untuk jumlah pasien yang sembuh bertambah sebanyak 814 orang.

Total pasien sembuh yakni 29.919 orang.

Sedangkan 3.241 pasien positif virus corona dilaporkan meninggal dunia.

Jumlah tersebut bertambah 70 dari pengumuman di hari sebelumnya.

Update data pasien virus corona (Covid-19) di Indonesia per Senin (6/7/2020):

Jumlah Kasus:

Minggu, 5 Juli 2020: 63.749 kasus

Senin, 6 Juli 2020: 1.209 kasus

Total : 64.958 kasus

Jumlah Pasien Sembuh:

Minggu, 5 Juli 2020: 29.105 kasus

Senin, 6 Juli 2020: 814 kasus

Total : 29.919 kasus

Jumlah Pasien Meninggal Dunia:

Minggu, 5 Juli 2020: 3.171 kasus

Senin, 6 Juli 2020: 70 kasus

Total : 3.241 kasus

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Imam Rosidin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Wartawan Meninggal karena Covid-19, 20 Jurnalis Lainnya Jalani Rapid Test"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Melia Istighfaroh

Berita Populer