Hari Ini Jepara dan Palu Diguncang Gempa Magnitudo 6,1 SR & 4 SR, Tidak Berpotensi Tsunami

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Hari ini gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 SR mengguncang Jepara, Jawa Tengah, sedangkan Kabupaten Donggala, Palu diguncang gempa berkekuatan magnitudo 4 SR pada Selasa (7/7/2020).

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 SR mengguncang Jepara, Jawa Tengah pada Selasa (7/7/2020).

Gempa bumi tersebut terjadi sekitar pukul 05.54 WIB.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, pusat gempa berada di 53 kilometer barat laut Jepara.

Pusat gempa yang terletak di lepas pantai, berkedalaman 578 kilometer.

Menurut BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada laporan kerusakan dan korban yang jatuh akibat gempa.

Baca: Prakiraan Cuaca Selasa 7 Juli 2020 di 33 Kota Besar Indonesia, Bandar Lampung Hujan Sepanjang Hari

Baca: Gempa Bumi Yogyakarta 2006

Selain itu, pagi ini Palu juga diguncang gempa berkekuatan magnitude 4 SR.

Guncangan ini terjadi sekitar pukul 03.31 WIB.

Pusat gempa di darat 7 km arah Timur Toaya Kabupaten Donggala.

Menurut BMKG, gempa bumi berkedalaman 4 km ini dirasakan di Palu dan Kabupaten Donggala.

Berikut kualifikasi Skala MII atau Modified Mercalli Intensity yang dilansir dari bmkg.go.id.

I MMI

Yaitu getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah, getaran yang dirasakan seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

Baca: Deretan Fakta Gempa Pacitan Sebesar 5,0 Magnitudo, Terasa Sampai Yogyakarta

Baca: Pacitan Diguncang Gempa M 5,0 Dirasakan hingga Yogyakata, Warga Gunungkidul Panik dan Lari

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabak pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk.

Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah.

Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

Baca: Gempa Bumi Tumbukan

Baca: Gempa Vulkanik

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak.

Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnewswiki.com/SO/Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gempa 6,1 Magnitudo Guncang Jepara, Tak Berpotensi Tsunami"

 


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer