Beri Sambutan HUT Bhayangkara, Idham Azis: Saya Agak-Agak Goblok Jadi Kapolri, Gimana Kalau Pinter?

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Presiden Joko Widodo (kanan) menyalami Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) usai penyematan tanda pangkat dalam rangkaian upacara pelantikan Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Idham Azis dilantik menjadi Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang diangkat menjadi Mendagri. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kepala Polri Jenderal Idham Azis melontarkan candaan ketika memberikan sambutan di rangkaian acara HUT ke-74 Bhayangkara di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Meski saat ini menjadi orang nomor satu di lembaga Polri, Idham mengatakan dirinya kurang pintar.

"Saya kan agak-agak goblok jadi Kapolri. Cuma Kapolri saja goblok," seloroh Idham yang langsung disambut tawa peserta.

Selorohan itu berawal ketika Idham menyinggung tema peringatan HUT Bhayangkara tahun ini, yakni "Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif".

Idham mengatakan tema tersebut mengundang pertanyaan dari sejumlah pihak.

"Terus saya bilang, sudah bagus itu dikasih tema," celoteh Idham.

Idham kemudian membongkar sosok di balik ide tema tersebut, yakni Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM) Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Meski demikian, Idham berpandangan tema itu memang sudah sesuai dengan apa yang sedang dan akan dilakukan Polri ke depan.

Pada masa pandemi virus corona seperti saat ini, masyarakat membutuhkan bantuan dari Polri.

Baca: Beredar Foto Masa Lalu Kapolri Jenderal Idham Azis bersama Tito Karnavian, Gayanya Beda Banget

Baca: Polisi yang Tolong Ibu-Ibu Kehabisan Bensin Dipanggil Kapolri Idham Azis, Langsung Naik Pangkat

Kapolri Jendral Pol Idham Azis di ruang konferensi pers kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Senin (4/11/2019). Idham mengunjungi kantor KPK untuk bersilaturahmi sekaligus membangun sinergi Polri dengan lembaga-lembaga atau kementrian di Indonesia. TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS (TRIBUNNEWS.COM/IQBAL FIRDAUS)

Kemudian, Idham menyinggung perihal program pembagian beras yang dilakukan personelnya di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ia juga menyebut bahwa program bagi-bagi beras itu bukan idenya.

"Itu juga bukan program saya. Saya ini apalah, pecahan beling saja. Kalau ujung-ujungnya belatung nangkalah," seloroh Idham.

"Cuma karena saya menjabarkan saja perintahnya Presiden, ya saya laksanakan. Saya tunduk dan taat seperti bahasa beliau tadi, jadilah abdi negara yang Rastra Sewakottama," lanjut dia.

Dilansir dari laman resmi Polri, Rastra Sewakottama merupakan lambang polisi yang menjadi bagian dalam pedoman hidup Polri, Tribrata.

Lambang polisi itu memiliki arti "Polri adalah abdi utama daripada nusa dan bangsa".

Idham pun mengucapkan terima kasih kepada Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono yang telah mencetuskan program pembagian beras tersebut.

Pada saat juga, Idham melontarkan guyonan soal dirinya sendiri.

"Yang konsep itu Pak Wakapolri. Saya kan agak-agak goblok jadi Kapolri, cuma Kapolri saja goblok. Biarpun saya goblok saja (jadi) Kapolri, gimana kalau saya pinter? Gitu ya kan?" ucap Idham yang disambut tawa para hadirin.

Singgung Bursa Calon Penggantinya, Kapolri Idham Azis: Kayak Lagu Bimbo

Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis menyinggung soal bursa pencalonan penggantinya saat memberi sambutan dalam rangkaian acara HUT Bhayangkara ke-74 di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (1/7/2020).

Idham Azis berpesan agar jajarannya selalu menjaga kekompakan di internal Polri.

Menurut dia, seluruh anggota Polri memiliki kesempatan yang sama untuk menduduki puncak pimpinan di Korps Bhayangkara tersebut.

"Jangan SMS, senang melihat teman susah, susah melihat teman senang, itu singkatan SMS," ucap Idham.

"Gantungkan harapanmu setinggi langit lalu biarkan nanti Tuhan yang memilih siapa nanti di antara rekan-rekan, karena semua punya kesempatan yang sama untuk memimpin Polri ini,” kata dia.

Hal itu diingatkan Idham sejak dini untuk mencegah isu liar mengenai calon penggantinya.

Baca: Inilah 3 Prestasi Besar 2 Anak Kapolri Jenderal Idham Azis, Capaiannya di Akpol Jarang Diketahui

Baca: Idham Azis

Kapolri Jenderal Idham Azis bersalaman dengan mantan Kapolri yang jadi Mendagri Tito Karnavian saat pelantikan Idham Azis menjadi Kapolri di Istana Negara, Jumat (1/11/2019). Kapolri Ancam Copot Kapolda/Kapolres yang Suka Main Proyek: Saya Bisa Copot 10-15 Kapolres. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Apalagi, situasi internal akan semakin memanas jelang pemilihan penggantinya.

"Semakin ke depan nanti semakin tajam, ini baru Juli, Agustus, nanti (bulan) ber ber ber itu sudah mulai makin tajam," ucapnya. "Kalau kayak lagunya Bimbo itu, 'Tajam Tak Bertepi'," kata Idham Azis.

Pada kesempatan itu, ia meminta maaf apabila pelayanan Polri selama ini belum memuaskan bagi masyarakat.

Idham pun berharap penggantinya nanti dapat membawa hasil yang lebih baik bagi Polri.

"Saya harap nanti Kapolrinya ke depan pada saat 1 Juni bisa lebih baik lagi dari sekarang," ujar dia.

Sebagai informasi, Idham Azis lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara pada tahun 1963.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988 A tersebut akan pensiun pada tanggal 1 Februari 2021. Diketahui, batas pensiun di Polri adalah 58 tahun.

(TribunnewsWiki/Tyo/Kompas/Devina Halim)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jenderal Idham Azis: Saya Agak-agak Goblok Jadi Kapolri..."



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer