UPDATE Dikdin 2020: 5 Sekolah Kedinasan dengan Jumlah Pendaftar Terbanyak, Paling Tinggi IPDN

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Halaman Depan Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Pendaftaran Sekolah Kedinasan dibuka mulai Senin (8/6/2020).

Pendaftaran Sekolah Kedinasan akan ditutup pada 23 Juni 2020.

Informasi pembukaan pendaftaran sekolah kedinasan diumumkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahjo Kumolo, melalui surat nomor B/435/M.SM.01.00/2020 tanggal 6 Mei 2020.

Pendaftaran sekolah kedinasan dapat dilakukan di SSCASN BKN.

Terdapat enam sekolah kedinasan yang akan membuka pendaftaran.

Hingga Kamis (11/6/2020), terdapat 69.604 peserta yang telah membuat akun.

Sementara itu yang telah memilih sekolah kedinasan sebanyak 28.869 peserta dan telah menyelesaikan pendaftaran sebanyak 14.908 peserta.

Dikutip dari akun Twitter, @BKNgoid, terdapat 5 sekolah kedinasan dengan jumlah peserta pendaftar terbanyak, antara lain :

1. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) : 5.963

2. Politeknik Statistika STIS : 3.436

3. Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) : 1.333

4. Politeknik Imigrasi (Poltekim) : 1.133

5. Politeknik Ilmu Permasyarakatan (Poltekip) : 856

Sebelumnya, Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) mengumumkan pada tahun 2020 ini tidak membuka pendaftaran.

Selain itu, STMKG juga menunda pendaftaran sekolah kedinasan.

Baca: Dibuka Hari Ini, Daftar Seleksi Sekolah Kedinasan dan Login di Laman dikdin-daftar.bkn.go.id

Baca: Penerimaan STMKG Ditunda karena Covid-19, Berikut 6 Sekolah Kedinasan yang Tetap Buka Pendaftaran

Berikut enam sekolah kedinasan yang akan membuka pendaftaran tahun 2020 :

1. Kemendagri (IPDN)

Persyaratan umum :

- Warga Negara Indonesia (WNI)

- Minimal berusia 21 tahun per 31 Desember 2020

- Tinggi badan pria minimal 160 cm dan wanita minimal 155 cm.

2. BSSN (Poltek SSN)

Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN) di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menerima siswa baru melalui tiga program studi (prodi) Diploma IV.

Yaitu, Prodi Rekayasa Kriptografi (Minat Rekayasa Sistem Kriptografi dan Minat Rekayasa Perangkat Lunak Kriptografi), Prodi Rekayasa Perangkat Keras Kriptografi, dan Prodi Rekayasa Keamanan Siber.

Baca: Politeknik Siber dan Sandi Negara (Poltek SSN)

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) (Tribunnewswiki.com)

3. Kemenkumham (Poltekip dan Poltekim)

Poltekip merupakan pendidikan sekolah kedinasan Diploma IV di bidang teknis Pemasyarakatan dengan program kuliah selama 4 (empat) tahun setara dengan Strata 1 (S-1), yang akan ditempatkan dalam Jabatan Penelaah Status Warga Binaan Pemasyarakatan atau Analis Pemasyarakatan.

Poltekim merupakan pendidikan sekolah kedinasan Diploma IV di bidang teknis Keimigrasian dengan program kuliah selama 4 (empat) tahun setara dengan Strata 1 (S-1), yang akan ditempatkan dalam Jabatan Analis Keimigrasian.

4. BIN (STIN)

STIN membuka dua jalur seleksi yaitu jalur talent scounting (mempertimbangkan bakat/prestasi/kekhususan yang dapat mendukung pelaksanaan tugas intelijen) dan jalur umum.

Adapun jadwal seleksi semua jalur terdiri dari beberapa tahap, yaitu

- Pendaftaran online

- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

- Tes Psikologi

- Tes Kesehatan Fisik dan Jiwa Tes Kesamaptaan

- Jasmani Mental Ideologi/Wawancara

Baca: Pendaftaran Sekolah Kedinasan Kemenhub Dibuka 8 Juni, Klik dikdin.bkn.go.id, Berikut Persyaratannya

5. BPS (Politeknik Statistika STIS)

Pelamar sekolah kedinasan ini minimal berusia 16 tahun dan maksimal 22 tahun per 1 September 2020.

Jika dinyatakan lolos dan setelah lulus pendidikan, pelamar bersedia ditempatkan di BPS atau instansi lainnya sesuai penempatannya di seluruh wilayah Indonesia.

Berikut rangkaian seleksi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Statistika STIS.

- Pendaftaran online jalur Ikatan Dinas dan jalur tugas belajar

- Ujian tahap I berupa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)

- Pengumuman hasil ujian tahap I Pendaftaran ulang online dan mengikuti tahap II (Tes Potensi Akademik yaitu Matematika)

- Ujian tahap II Pendaftaran ulang online dan mengikuti ujian tahap III (Tes Kesehatan dan Kebugaran)

- Ujian tahap III berupa tes kesehatan dan kebugaran

- Pengumuman hasil ujian tahap III

- Pendaftaran ulang online

- Daftar ulang dan verifikasi berkas

6. Kemenhub (19 sekolah tinggi. poltek, dan akademi)

Adapun total kuota sebanyak 2.676 formasi yang terdiri dari 1.932 formasi prodi Pola Pembibitan Kemenhub dan 744 formasi prodi Pola Pembibitan Pemda.

Berikut link daftar sekolah kedinasan melalui laman DIKDIN SSCASN dikdin-daftar.bkn.go.id/login

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria)



Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer