Sudah Tiduri 3000 Wanita, Pria Ini Siapkan Rp 1,7 M bagi Wanita yang Bisa Membunuhnya dengan Seks

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rolf Eden adalah seorang miliarder yang memiliki kebiasaan dan kecanduan terhadap seks. Ia bahkan membuat sayembara senilai Rp 1,7 miliar untuk wanita yang mampu membunuhnya dengan berhubungan intim.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pria kaya raya ini kecanduan seks dan tak bisa lepas dari kebiasaan tersebut.

Pria tersebut merupakan miliarder bernama Rolf Eden, yaitu seorang raja real estate asal Berlin.

Pada tahun 2007 usianya sudah menginjak 77 tahun, dia selalu percaya diri dengan kemampuan seksualnya meski usai tak lagi muda.

Miliader ini juga selalu dikaitkan dengan pesta pora dan kultus seks.

Dia selalu memburu wanita, dan yang paling penting wanita yang dipilihnya harus muda, cantik, dan memiliki pengalaman seks.

Menurut Daily Mail, dia mengaku telah meniduri 3000 wanita pada masa hidupnya sebagi pemilik diskotik dan klub bernama Big Eden.

Kencitaannya pada kehidupan seksual, membuatnya menjadi seorang yang kontroversial.

Rolf Eden selalu tampil dengan wanita muda. (Daily Mail)

Sampai pada satu kisah ketika dia pernah menuntut seorang wanita karena menolak berhubungan intim dengannya.

Pada saat itu Eden mengaku marah ketika ada seorang wanita muda yang seumuran cucunya menolak berhubungan badan dengannya.

Kisahnya berawal ketika dia mendekati gadis 19 tahun bernama Katharina yang duduk di bar-nya.

Eden mendekati Katharina seraya mengatakan, " Kau sangat cantik, tapi kita memiliki masalah yang sama."

Baca: Cegah Penularan Covid-19 saat Berhubungan Intim, Ahli Sarankan Gunakan Masker dan Hindari Ciuman

"Saya tidak memiliki nomor ponselmu, dan kamu juga tidak memiliki punyaku, bisakah saya memilikimu," rayu Eden.

Sambil tertawa keduanya mengobrol, dan memesan sampanye, sampai tiba saatnya Eden merayunya untuk berhubungan badan.

Dia mengatakan, "Tentu saja, bisakah kau pindah ke tempatku."

"Aku akan memainkan piano untukmu, sambil minum sampanye," katanya.

Namun, saat Eden mengajaknya pindah, Katharina justru menyela dan menolaknya.

"Tolong jangan marah, kamu terlalu tua untukku," kata Kartharina.

Eden mengatakan, bahwa dia hancur mendengar jawaban itu, tapi dia menghantarkan Katharina pulang namun perkataan itu membuatnya terbayang-bayang.

Akhirnya Eden melaporkan Katharina ke kantor polisi, dengan tuduhan diskriminasi usia.

Baca: Kakek 103 Tahun Nikahi Gadis 30 Tahun, Sosok Pejuang Kemerdekaan Indonesia, Dijodohkan Keluarga

"Lagi pula kami memiliki undang-undang anti diskriminasi," katanya.

Halaman
12


Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer