Politeknik Manufaktur Negeri Bandung (POLMAN Bandung)

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Politeknik Manufaktur Negeri Bandung


Daftar Isi


  • Informasi


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Politeknik Manufaktur Negeri Bandung atau POLMAN Bandung merupakan politeknik negeri pertama yang ada di Indonesia.

Pada awalnya, Politeknik Manufaktur Negeri Bandung ini bernama Politeknik Mekanik Swiss (PMS-ITB).

Pendirian POLMAN Bandung merupakan hasil kerja sama bilateral antara pemerintahan Republik Indonesia dan pemerintahan konfederasi Swiss.

Perjanjian kerja sama kedua Negara ditandatangani pada tanggal 6 Desember 1973 oleh Menteri Luar Negeri RI Bapak Adam Malik dan Duta Besar Konfederasi Swiss Mr Dr. Max Feller, yang mana salah satu hasil perjanjian tersebut adalah pendirian politeknik mekanik PMS-ITB.

Pada tahun 1975 pembangunan kampus Politeknik Mekanik Swiss-ITB (disingkat PMS-ITB) dimulai, bertempat di komplek kanayakan, dago Bandung.

Perkuliahan pertama dimulai pada bulan Januari 1976 dengan 3 program studi, yaitu Teknik Pembuatan Perkakas Presisi, Teknik Pemeliharaan Mesin, dan Teknik Gambar dan Perancangan.

Tanggal 24 maret 1977, PMS-ITB secara formal diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan-Kebudayaan RI, Bpk. Sjarif Thajeb.

Tanggal tersebut akhirnya di tetapkan sebagai tanggal Dies Natalis PMS-ITB.

Sejak tahun 2002, seluruh program studi yang di selenggarakan POLMAN Bandung memperoleh nilai akreditasi “A” dari badan akreditasi nasional pendidikan tinggi (BAN-PT) departemen pendidikan nasional. (1)

Baca: Politeknik Pratama Mulia (Politama)

Baca: Politeknik Negeri Bandung (Polban)

  • Visi Misi


Visi

Menjadi institusi terdepan dalam pendidikan,pengembangan dan penerapan teknologi manufaktur yang diakui dunia.

Misi

Menyiapkan sumber daya manusia yang menguasai teknologi manufaktur, inovatif, tanggap terhadap tantangan lokal, serta mampu bersaing dalam pasar global, dengan membangun dan mengembangkan pendidikan, pelatihan, rancang bangun dan produksi. (2)

Baca: Politeknik Ubaya Surabaya

Baca: Politeknik ATK Yogyakarta

  • Lambang


Lambang POLMAN berbentuk segi enam

  • Tediri atas dua buah segi enam yang berpasangan secara selaras melambangkan bahwa sistem pendidikan berbasis produksi yang dikembangkan di POLMAN-Bandung merupakan paduan harmonis unsur-unsur pendidikan, rekayasa dan produksi.

Segi enam besar

  • Melambangkan bentuk kepala mikrometer yang memiliki arti bahwa proses manufaktur menuntut ketelitian dan kepresisian yang tinggi.

Segi enam kecil

  • Melambangkan kepala baut yang memiliki arti produk dan jasa yang dihasilkan POLMAN-Bandung memiliki kesesuaian yang tinggi terhadap persyaratan yang ditetapkan.

Perfect, reliable, trustworthy

Organization work processes

Low failure rates in all aspect

Manufacturing at a high level and skills

Anticipate customers demands

Noteworthy address for education, training and production in manufacturing technology (3) 

Baca: Politeknik Negeri Madura (Poltera)

  • Akademik


Program Ahli Madya

Program Ahli Madya terdiri atas 4 Program Studi, 7 Konsentrasi Keahlian

  • Teknik Manufaktur
  • Teknik Pembuatan Perkakas Presisi (Tool Making)
  • Teknik Pemeliharaan Mesin
  • Teknik Mekanik Umum
  • Teknik Perancangan Manufaktur
  • Teknik Perancangan Mekanik Umum
  • Teknik Perancangan Perkakas Presisi
  • Teknik Pengecoran Logam
  • Teknik Pembuatan Pola Pengecoran Logam
  • Teknik Pengecoran Logam
  • Teknik Otomasi Manufaktur dan Mekatronika

Program Sarjana Terapan

Program Sarjana Terapan terdiri atas 1 Program Studi, 4 Konsentrasi Keahlian 

  • Teknik Mesin dan Manufaktur
  • Teknik dan Sistem Produksi
  • Teknik Perancangan dan Sistem Produk
  • Teknologi Pengecoran Logam
  • Teknik Elektromekanik (4)

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy)



Nama Politeknik Manufaktur Negeri Bandung


Alamat Jl. Kanayakan no.21 Dago, Bandung, Indonesia


Telepon +62 22 2500 241


Website polman-bandung.ac.id


Sumber :


1. polman-bandung.ac.id
2. polman-bandung.ac.id
3. polman-bandung.ac.id
4. id.wikipedia.org


Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer