Sempat Jadi Zona Merah Tua, 519 Pasien Covid-19 di Surabaya Sembuh dalam 5 Hari, Apa Rahasianya?

Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kota Surabaya jadi zona merah tua sebaran covid-19 di Jawa Timur. Namun diketahui 516 pasien Covid-19 di Surabaya berhasil sembuh hanya dalam waktu 5 hari.

TRIBUNNEWSWIKI.COM -  Diinformasikan per 2 Juni 2020 indikasi warna merah tua di Kota Surabaya membuat masyarakat terkejut sekaligus panik.

Hal tersebut berarti bahwa kasus Covid-19 di Kota Surabaya cukup tinggi dibandingkan dengan wilayah lainnya.

Meski demikian, kabar gembira muncul, yaitu adanya peningkatan angka kesembuhan pasien Covid-19 dalam lima hari terakhir ini.

Bahkan, sebanyak 529 pasien positif Covid-19 di Kota Surabaya dinyatakan telah sembuh.

Lalu, bagaimana dan apa rahasia Kota Surabaya yang sebelumnya cukup terpukul dengan status zona merah tua Covid-19?

Baca: Kisah Perjuangan Nenek 105 Tahun asal Surabaya Sembuh dari Covid-19

Baca: Surabaya Disebut Wuhan Kedua, Doni Monardo Beberkan Penyebab Angka Covid-19 Tinggi

Rahasia peningkatan angka kesembuah Kota Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (KOMPAS.COM/GHINAN SALMAN)

Pertanyaan tersebut dijawab langsung oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini ketika ditemui Kompas.com di Balai Kota Surabaya, Jumat (5/6/2020).

Dikatakan Risma, ada beberapa faktor sehingga angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus meningkat secara signifikan.

Risma menyebut terdapat 519 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh dalam periode 1-5 Juni 2020 ini.

Faktor yang dimaksud diantaranya adanya upaya testing, tracing, dan therapy (3T) yang rutin dilakukan oleh Pemkot Surabaya.

Tak hanya itu, dukungan berupa mobil laboratorium dari BNPB dan BIN untuk melakukan rapid test dan tes swab massal selama tujuh hari terakhir di berbagai titik juga turut membantu.

Sehingga, dikatakan Risma sebanyak 519 pasien Covid-19 sembuh selama periode 1-5 Juni 2020 ini.

"Adanya dukungan mobil PCR (polymerase chain reaction) ini yang menjadi salah satu indikator peningkatan kesembuhan pasien itu," kata Risma.

Protokol kesehatan standar untuk mencegah Covid-19 terus dilakukan

Adanya peningkatan angka kesembuhan warganya tersebut membuat Risma menjadi senang.

Meski demikian, Risma mengimbau masyarakat agar tidak lengah dan terus memberlakukan protokol kesehatan agar tren bisa terjaga.

Hal tersebut juga diberlakukan bagi pasien Covid-19 yang sudah sembuh, yaitu dengan memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan menggunakan sabun.

"Warga yang mestinya sudah harus swab yang kedua itu tertunda karena tidak punya alat. Dengan alat ini (mobil PCR), maka percepatan itu bisa kelihatan," jelas Risma.

"Bahkan mungkin nanti ke depan saya minta protokol seperti ini. Selalu cuci tangan dan menggunakan masker kalau mereka keluar. Karena itulah cara satu-satunya kita menjaga kesehatan kita pada saat seperti ini," kata Risma.

Rahasia Kota Surabaya meningkakan angka kesembuhan pasien Covid-19 menurut Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini marah besar saat mengetahui bantuan mobil PCR dari BNPB dialihkan ke kota-kota lain di Jawa Timur (Kolase Foto Surya)
Halaman
12


Penulis: Maghita Primastya Handayani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer