Peneliti AS dan China Berpendapat Virus Covid-19 Bawa Dampak Negatif pada Organ Vital Pria

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Coronavirus.(CNN)

Beberapa sel juga mengalami kerusakan hingga produksi sperma bisa terpengaruh.

Para peneliti beranggapan, tidak jelas bagaimana virus melakukan ini tanpa memasuki sel testis.

Namun, mereka mencatat bahwa testis mengandung enzim yang dikenal sebagai ACE2, yang dapat diikat oleh virus corona menggunakan protein spike.

Dalam penelitian lebih lanjut, seorang peneliti utama dari Pusat Klinik Kesehatan Masyarakat Shanghai dan Universitas Fudan, Zhang Shuye mengatakan adanya bukti ilmiah yang lebih spesifik.

Ia menilai sejauh ini diperlukan bukti ilmiah dan penelitian lebih lanjut terkait dengan teori yang menyebutkan virus bisa menyebabkan kerusakan tanpa bisa memasuki sel tubuh.

Sejumlah besar strain virus dapat berikatan dengan ACE2 dan dapat memengaruhi fungsi normalnya dan enzim ini dapat menyebabkan kerusakan tipe sel tertentu yang bergantung pada enzim," ujar Zhang.

Ia mengatakan, kerusakan yang ditemukan dalam sampel penelitian juga bisa disebabkan oleh kerusakan sistem kekebalan tubuh.
Beberapa pasien Covid-19 yang sakit kritis menderita kegagalan beberapa organ.

Penelitian sebelumnya telah menyarankan bahwa hal ini dapat menyebabkan reaksi berlebihan terhadap sistem kekebalan yang bersifat merusak.

Berdasarkan temuan mereka, tim Zhou menyimpulkan, harus dilakukan penelitian untuk menemukan cara mengurangi risiko cedera testis selama mengalami penyakit Covid-19.

(TribunnewsWiki.com/Restu, Kompas.com/Retia Kartika Dewi)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Peneliti AS dan China Teliti Kemungkinan Virus Corona Berdampak pada Organ Vital Pria"



Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer