Ternyata, anggota keluarga sang penjual es ini juga mempunyai profesi yang sama, yakni penjual es dalgona.
Ia mengaku jika adik dan bapaknya juga berjualan es dalgona di tempat yang berbeda-beda.
"di Reni itu adiknya (yang jual es dalgona), kalau di Pondok Petir itu bapaknya," terang Hafiz.
Kemudian, di dalam video klarifikasi yang diunggah Hafiz di akun Twitter-nya, menunjukkan jika sang penjual benar-benar menggunakan bahan-bahan merek terkenal.
Sebelumnya, sang penjual ini mengaku pernah berjualan buah potong namun usaha tersebut sempat sepi di bulan puasa, akhirnya ia dan adiknya memutuskan untuk mencoba berjualan es dalgona.
"Saya sempat bingung nentuin harga, kalau di internet kan ini sama ini doang (bahannya), kalau harga Rp 5 ribu kan pasti rugi, jadi saya otak-atik," ungkap sang pedagang.
Hafiz pun menerangkan jika penjual dalgona tersebut mencampur susu Ultra dengan air dan es.
Kemudian ditambah dengan susu kental manis agar tidak mengalami kerugian.
"Mau klarifikasi terkait harga, jadi dari apa yang saya pantau itu, dia (pedagang) nggak murni semua pake susu ultra tapi dicampur air sekitar 1 sloki sama susu kental manis sedikit,"
"Kalau ada yang nanya itu susu Ultra bener apa nggak, jawabannya benar, karena pas beli baru banget dibuka segelnya," ungkap Hafiz.
Hingga kini, pedagang tersebut pun terlihat ramai pengunjung yang ingin mencoba es dalgona dengan harga murah tersebut.
Hafiz pun bahkan terlihat mengunggah foto para pembeli yang menunggu es mereka selesai dibuat.
Setelah viral di Twitter, pedagang tersebut pun menggantungkan tulisan di gerobaknya "Es Dalgona Viral di Twitter".
Pedagang es dalgona tersebut pun mengungkapkan jika awal membuka usaha es tersebut membuatnya sangat kelelahan, karena harus mengaduk kopi sampai benar-benar halus.
Ia pun mengaku kini sudah mempunyai 2 alat mixer untuk mengaduk dalgona coffee tersebut.