Berikut Langkah Pencegahan Agar Tak Tertular Covid-19 Bagi Penderita Jantung

Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi serangan jantung

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berdasarkan informasi beredar, seseorang dengan kondisi kesehatan yang mendasari dan penyakit bawaan tidak hanya hanya lebih rentan tertular virus corona, namun juga lebih parah.

Hal yag sama berlaku bagi orang yang mempunyai penyakit jantung.

Dikutip Tribunnewswiki dari Kompas.com, dr. Siska Suridanda Dhany, Sp.Jp menyatakan, orang dengan penyakit jantung membutuhkan perawatan ekstra supaya tidak mudah tertular Covid-19.

"Individu dengan penyakit jantung memiliki risiko penularan yg tidak jauh berbeda dengan populasi pada umumnya," kata dr. Siska pada Jumat (5/6/2020) sore.

Baca: Ojol Meninggal Dikira Sakit Jantung Ternyata Positif Covid-19, 25 Warga Berpotensi Jadi ODP

Baca: Inilah Khasiat Ketumbar untuk Kesehatan Jantung, Turunkan Kolesterol hingga Cegah Penyakit Jantung

Ilustrasi penyakit serangan jantung (kompas.com)

"Namun, jika seseorang yang sudah mempunyai penyakit jantung lalu terkena infeksi Covid-19, biasanya akan lebih berat dan lebih tinggi risiko kematiannya. Sehingga mereka harus benar-benar menjaga kondisinya agar tidak tertular."

Dokter spesialis jantung di RS Harapan Kita, Jakarta tersebut juga mengatakan ada beberapa langkah yang bisa diambil bagi penderita jantung untuk mencegah tertular virus corona.

"Saya sarankan penerapan jarak sosial (social distancing) yang lebih ketat," ujar dia.

Dia pun mengingatkan supaya bagi orang yang mempunyai penyakit jantung tetap melakukan perawatan rutin terhadap kondisi jantung mereka.

Baca: Abi Cancer Pemeran Wiro Sableng Meninggal Dunia, Punya Riwayat Pembengkakan Jantung dan Asam Lambung

"Obat-obatan untuk jantung diupayakan tetap dikonsumsi seperti biasa," ujar dr. Siska.

"Konsultasi dengan dokter jantung juga harus rutin, namun disarankan cara telemedicine, sehingga kontrol dapat dilakukan dari rumah dan menghindari paparan virus di rumah sakit."

Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018, angka kasus penyakit jantung dan pembuluh darah makin melonjak dari tahun ke tahun.

 Tertera, sebanyak 15 dari 1.000 orang atau kira-kira 2,7 juta orang di Indonesia mengidap penyakit jantung.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Kaka)



Penulis: Ika Wahyuningsih
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer