iPhone X-nya Diretas, Kakak Gembong Narkoba Pablo Escobar Tuntut Apple Dengan Nilai Rp 36,8 Triliun

Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Roberto Escobar dan foto mendiang adiknya, Pablo Escobar yang meninggal pada tahun 1994.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Kakak dari gembong narkoba Pablo Escobar, Roberto Escobar dilaporkan telah menggugat Apple, usai mengatakan bahwa iPhone X miliknya dibobol oleh pihak tak dikenal.

Tak tanggung-tanggung, Roberto Escobar menuntut ganti rugi kepada Apple berupa uang tunai senilai 2,6 miliar dollar AS atau setara Rp 36,8 triliun.

Roberto Escobar dikenal sebagai pendiri perusahaan Escobar Inc.

Dia merupakan kakak kandung dari mendiang gembong narkoba populer asal Kolombia, Pablo Escobar yang diperkirakan pernah memasok 80 persen perdagangan kokain diseluruh dunia.

Diketahui Roberto menemukan bahwa ponsel miliknya telah diretas melalui FaceTime.

Akibat peretasan itu, Roberto Escobar sempat mengalami stres berat karena menerima surat ancaman pembunuhan dari seorang pria bernama Diego.

Logo Apple Inc. (Commons.wikimedia.org)

Roberto pun menuturkan alasan mengapa ia menuntut Apple, perusahaan yang dirintis oleh biliuner Steve Jobs.

Dalam dokumen tuntutan yang dilayangkannya, Roberto Escobar menjelaskan bahwa pada April 2018 lalu, ia membeli iPhone X di sebuah Apple Store yang berada di kota Medellin, Kolombia.

Baca: Kisah Kejamnya Raja Narkoba Pablo Escobar, Mutilasi 49 Selir dalam 3 Hari karena Tuduhan Ini

Baca: Kisah Pablo Escobar, Pernah Bakar Uang 20 Miliar Demi Hangatkan Putrinya yang Hipotermia

Baca: Pablo Escobar

Karyawan Apple Store yang melayani Roberto mengatakan bahwa iPhone X merupakan ponsel yang memiliki sistem keamanan paling canggih kala itu.

Namun, kurang dari satu tahun setelah masa pembelian, iPhone X milik Roberto dikabarkan telah di-hack.

Kini Roberto telah menggugat Apple dengan tuntutan pelanggaran kontrak, kelalaian yang menimbulkan kekeliruan, serta tuntutan karena menimbulkan tekanan emosional.

Pihak Apple pun telah menanggapi tuntutan hukum Roberto Escobar yang ditujukan kepada mereka.

Perusahaan yang berpusat di California, Amerika Serikat tersebut kini meminta perpanjangan waktu selama 30 hari kepada Roberto untuk mengevaluasi tuduhan yang dilayangkan.

Roberto Escobar, kakak dari mendiang gerbong narkoba terkenal, Pablo Escobar. (escobarinc.com)

Kendati demikian, perpanjangan waktu tersebut ditolak mentah-mentah oleh Roberto.

"Mengapa perusahaan terbesar di dunia seperti Apple membutuhkan perpanjangan waktu selama 30 hari?"

"Kecuali kalau mereka tidak tahu bagaimana cara merespons gugatan ini," kata CEO Escobar Inc, Olof Gustafsson melansir pemberitaan The Next Web, Jumat (5/6/2020).

Olof pun menilai bahwa saat ini ia dan Roberto tengah memegang kendali.

Keduanya sedang duduk manis menunggu langkah yang akan diambil oleh Apple.

"Sekarang mereka tidak punya pilihan lain selain membalas dalam 23 hari ke depan atau Roberto akan memenangkan 2,6 miliar dollar AS," tutur Olof.

Keluarga Escobar munculkan smartphone

Mungkin nama Pablo Escobar melekat di banyak orang sebagai identitas yang terikat dengan aktivitas bisnis narkoba di Amerika Latin.

Namun, nama Escobar tiba-tiba kini mencuat di ranah teknologi lantaran kakak Pablo, Roberto De Jesus Escobar Gaviria atau Roberto Escobar, di bawah nama Escobar Inc. merilis ponsel lipat murah meriah bernama Escobar Fold 1.

Disebut murah lantaran ponsel ini hanya dibanderol dengan harga 350 dollar AS (Rp 4,9 juta), jauh lebih terjangkau dibandingkan Samsung Galaxy Fold (1.980 dollar AS/Rp 27,9 juta) atau Huawei Mate X (2.400 dollar AS/Rp 33,8 juta).

Mendiang Pablo Escobar. (Kickassfact)

Meski dipatok dengan harga murah, aspek durabilitas ponsel ini tak main-main.

Bahkan, layar plastik khusus yang tersemat di Escobar Fold 1 diklaim tak bisa pecah.

Baca: Dwi Sasono Konsumsi Narkoba Diam-diam Tanpa Diketahui Widi Mulia, Polisi Amankan 16 Gram Ganja

Baca: 21 Tahun Lebaran di Balik Penjara, Kisah Deni Setia Maharwan Terpidana Seumur Hidup Kasus Narkoba

Baca: Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Naufal Samudra Ungkap Susah Tidur Jadi Alasan Konsumsi Barang Haram

Kendati sama-sama punya portofolio ponsel lipat, pihak Escobar Inc. tak berniat untuk berkompetisi dengan Samsung atau Huawei.

Mereka justru membidik Apple yang notabene belum punya produk smartphone fleksibel.

Menurut Olof Gustafsson selaku CEO Escobar Inc., produk yang dijual Apple terlalu mahal dan tak masuk akal.

"Industri (smartphone) yang dulunya dijejali dengan inovasi sekarang menjadi penuh dengan perusahaan yang mencari untung," tutur Gustaffson.

Ia bahkan menuding Apple menipu para konsumennya lantaran menjual ponsel baru yang disokong dengan teknologi lawas.

Oleh sebab itu, Escobar Inc. meluncurkan Escobar Fold 1 dengan harga yang menguntungkan bagi konsumen, meski teknologi yang diusungnya tergolong baru.

Ilustrasi Escobar Fold 1. (Cnet)

Terlepas itu, jika membahas displaynya, ponsel layar lipat ini dibekali layar AMOLED dan mengusung mekanisme lipatan ke luar (outward) seperti Mate X.

Ketika dilipat, layarnya berukuran 7,8 inci dengan resolusi FHD Plus.

Spesifikasi lainnya mencakup chipset Qualcomm Snapdragon 8 series (octa-core 2,8 GHz), kamera ganda (16 MP + 20 MP), berikut dukungan kartu SIM (Dual-SIM) yang diklaim mendukung seluruh jaringan seluler di seluruh dunia (unlocked).

(Tribunnewswiki.com/Ris)

Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul iPhone Kakak Pablo Escobar Dibobol, Apple Diminta Bayar Rp 36 Triliun dan Escobar Fold 1 Meluncur, Ponsel Lipat Murah dari Keluarga Gembong Narkoba



Penulis: Haris Chaebar
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer