Beredar kabar yang menggegerkan bahwa antar pejabat Pegawai Negeri Sipil (PNS) di dalam kantor saling serang.
Dikutip dari Tribun Jambi, saling serang antar pejabat PNS tersebut terjadi bermula ketika oknum pejabat wanita berinisial IR mendatangi pejabat Kasubag Umum bernama Rodiah.
Informasi yang dihimpun, saat penyerangan terjadi, IR tidak datang sendirian.
Dia datang bersama sang suami yang merupakan seorang dokter di sebuah rumah sakit di Muara Bulian, Batanghari.
Kejadian kedua pejabat PNS berkelahi sengit terpantau pada video yang sempat merekam saat kejadian.
Pejabat IR bersama sang suami mendatangi Rodiah di ruangannya.
Di sana, IR berteriak dan memukul meja di dalam ruangan tersebut.
Baca: Gaji ke-13 PNS Batal Cair pada Bulan Juli 2020, Ini Jadwal Terbaru dan Rincian Tunjangannya
Baca: Berlaku Mulai 5 Juni 2020, Begini Sistem Kerja Baru bagi PNS dan ASN saat New Normal Diterapkan
Baca: Harap-Harap Cemas, Inilah Daftar Sanksi Bagi PNS yang Nekat Mudik, Terberat Sampai Copot Jabatan !
Terkait kejadian itu, suami Rodiah yang juga Asisten I Setda Batanghari, Hendri Jumiral, mengatakan tentang adanya peristiwa.
Hendri Jumiral sangat menyangkan kejadian itu.
Baginya itu merupakan hal yang tak patut dijadikan contoh.
"Benar adanya. Istri saya (Rodiah; red ) bercerita tentang kejadian itu. Saya sangat menyesali. Itu tidak pantas untuk dilakukan," pungkasnya.
Informasi yang dihimpun tribunjambi.com, pertengkaran itu terjadi karena masalah pekerjaan.
Kasus pejabat pemda baku hantam bukan kali ini saja terjadi.
Pada 2019 lalu, heboh dua pejabat saling serang di hadapan Wakil Gubernur.
Sebelumnya, digekar pelepasan atlet Sumatera Barat ke Pekan Olahraga Wilayah (Porwil).
Acara yang berlangsung di aula Kantor Gubernur Sumatera Barat dipimpin Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit.
Pada saat Wagub melepas para atlet, ada keributan terjadi.
Dua pejabat di lingkup olahraga Sumatera Barat terlibat baku hantam.
Mereka adalah Wakil Ketua KONI Sumbar Fazril Ale dan Kabid Olahraga Dispora Sumbar, Rasydi Sumetri.