Petaka, Gara-gara Seorang Pemudik dari Jakarta Positif Covid-19, Satu Kampung Ini Dikarantina

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi mudik - Seorang pemudik dari Jakarta asal Banyumas positif Covid-19 sehingga mengakibatkan satu kampung di sekitarnya di karantina. (KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG)

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Akibat tak patuhi aturan pemerintah pada masa pandemi Covid-19, kepulangan seorang pemudik asal Jakarta ke kampung halamannya berujung petaka.

Pemudik tersebut dinyatakan positif Covid-19, sehingga membuat warga yang berada satu kampung dengannya dikarantina.

Hal ini terjadi di sebuah kampung di Banyumas, tepatnya di Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Jumat (29/5/2020).

Pemerintah Kabupaten Banyumas (Pemkab) Banyumas kemudian memutuskan untuk mengisolasi sebuah kampung di Desa Sokawera karena salah satu warganya positif Covid-19 setelah pulang dari DKI Jakarta.

Warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut berada di RT 2 RW II desa setempat.

Keputusan ini diambil oleh Pemkab Banyumas demi melindungi warga desa sekitar dan desa lain tidak ikut tertular Covid-19.

Ilustrasi mudik - Seorang pemudik asal Jakarta positif Covid-19 akibatnya satu kampung di sekitarnya dikarantina. (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) (Tribun Jateng/Hermawan Handaka)

Baca: Pemudik Berhasil Tinggalkan Jakarta? Jangan Harap Bisa Mudah Kembali ke Ibu Kota setelah Lebaran

Baca: Kemenhub Tegas Larang Arus Balik, Anies Baswedan: Yang Terlanjur Mudik Jangan Balik Jakarta Dulu

Pasien berjenis kelamin perempuan dengan usia 26 tahun itu diketahui baru saja tiba dari Jakarta.

“Ini perlu saya umumkan karena kita akan melakukan pembatasan sosial sangat ketat di situ, karena ada kemungkinan besar akan menjadi kluster baru,” tutur Husein, dikutip dari Kompas.com, Sabtu (30/5/2020).

Lebih lanjut, Husein mengatakan bahwa warga desa di sekitar pasien positif ini telah di-rapid test.

“Hasil rapid test sudah merambah sekitarnya,” lanjut Husein.

Husein menjelaskan, pembatasan sosial atau micro lockdown di wilayah tersebut diberlakukan di satu RT atau RW tergantung kondisi di lapangan.

Selain di lokasi tersebut, kata Husein, pihaknya juga kemungkinan akan mengisolasi sebagian wilayah di Desa Tipar Kidul, Kecamatan Ajibarang.

Pasalnya, seorang perempuan berusia 71 tahun warga RT 1 RW III ditemukan terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kemungkinan besar tertular dari anaknya yang pulang dari Jakarta, dan satu keluarga di-rapid test, semuanya reaktif.

Kita akan rapid test di lingkungan setempat dan bilamana hasilnya reaktif, besar kemungkinan akan ada pembatasan sosial sangat ketat,” ungkap Husein.

Baca: Ibu dan Anak Nekat Sewa Ambulans demi Bisa Mudik, Bermodus Sakit Tifus

Baca: Berbagai Kasus Meninggal Mendadak Saat Pandemi Corona, Masih Pegang Setir Hingga Pemudik Jabodetabek

Menurut Husein, keputusan pembatasan sosial di Desa Tipar Kidul akan ditentukan, Sabtu (30/5/2020), setelah pihaknya melakukan rapid test di lingkungan setempat.

Dengan penambahan dua kasus tersebut, hingga saat ini tercatat 65 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Banyumas.

Rinciannya 45 orang sembuh, 17 orang dirawat dan tiga orang meninggal dunia.

(Tribunnewswiki.com/Ron)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Seorang Pemudik dari Jakarta Positif Covid-19, 1 Kampung Dikarantina"



Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Putradi Pamungkas

Berita Populer