Pernyataan Fadli Zon yang menyebutkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai Duta Mall Indonesia mengundang beragam komentar.
Sebagian masyarakat mendukung pernyataannya, namun tidak sedikit yang menyerangnya.
Wakil ketua Umum Partai Gerindra tersebut dikritik para pendukung Jokowi.
Pernyataan mengenai Jokowi sebagai Duta Mall Indonesia dinilai tidak tepat.
Pasalnya, bukan hanya mall atau pusat perbelanjaan modern, Jokowi juga pernah berkunjung ke pasar tradisional.
Dengan demikian, Jokowi tidak tepat jika hanya disebutkan sebagai Duta Mall Indonesia, tetapi juga sebagai Duta Pasar Tradisional.
Kritik tersebut disampaikan seorang warga bernama Kholil Rokhman melalui kanal Kompasiana, pada Rabu (27/5/2020).
Artikel tersebut kemudian diunggah kembali oleh Fadli Zon lewat status twitternya @FadliZon; pada Rabu (27/5/2020).
Baca: 340 Ribu Anggota TNI-Polri Telah Dikerahkan, Jokowi Minta Tambahan Pasukan untuk Daerah Rawan Corona
Baca: Jelang New Normal, Jokowi Kerahkan TNI/POLRI untuk Disiplinkan Warga, Terapkan Protokol Cegah Corona
Dalam postingannya, Fadli Zon mengungkapkan tulisan milik Kholil Rokhman sangat menghibur.
Fadli Zon menjawab pertanyaan Kholil Rokhman yang bertanya soal duta apa yang tepat disematkan kepadanya.
"Tulisan yg menghibur. Kalau Sy ditanya duta apa? Ya “Duta Rakyat” krn dipilih oleh rakyat Bogor jd anggota @DPR_RI," tulis Fadli Zon.
'Alhamdulillah dg suara terbanyak se Jawa Barat," tambahnya.
Postingannya tersebut kembali mengundang komentar.
Pihak oposisi pun mendukungnya, berbanding terbalik dengan komentar para pendukung Jokowi yang kembali menyerangnya.
Sebelumnya, Fadli Zon mengkritisi kunjungan Jokowi pada hari ini, Selasa (26/5/2020).
Langkah Jokowi yang menyambangi Summarecon Mall Bekasi, Bekasi, Jawa Barat itu dinilainya sangat luar biasa.
Jokowi hadir secara langsung jelang pembukaan kembali mall dan pusat perbelanjaan di tengah pandemi virus corona yang dijadwalkan pada awal Juni 2020 mendatang.
Hal tersebut diunggah Fadli Zon lewat status twitternya @fadlizon, pada Selasa (26/5/2020).
Dalam statusnya, kehadiran Jokowi yang didampingi oleh sejumlah menteri dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu dikritisinya.
Baca: Niat Jadi Spiderman Berbuah Petaka, 3 Kakak Beradik Dirawat Setelah Digigit Laba-laba Black Widow
Baca: Kerahkan 340 Ribu Anggota TNI-Polri di 1800 Titik Ramai, Jokowi: Agar Masyarakat Lebih Disiplin
Fadli Zon bahkan menetapkan Jokowi sebagai Duta Mall Indonesia.
Walau dirasa bagus, Fadli Zon justru menyinggung soal dukungan Jokowi kepada pengusaha pusat perbelanjaan modern, tetapi mengabaikan pasar tradisional dan pasar rakyat saat ini.
"Luar biasa kepedulian P @jokowi pd mall, bisa dikatakan “Duta Mall Indonesia”. Apa kabar pasar tradisional n pasar rakyat?," tulis Fadli Zon.
Postingannya pun kembali menuai kontroversi.
Sebagian masyarakat mendukung aksi Jokowi dengan membuka kembali pusat perbelanjaan untuk menggerakan kembvali roda ekonomi.
Sementara, sebagian lainnya khawatir kebijakan yang terus berubah dari pemerintah pusat justru memicu bertambahnya kasus virus corona di Indonesia.
Tren kasus virus corona atau covid-19 yang terus meningkat ditambah dengan tidak disiplinnya warga menjaga jarak memicu kebijakan 'new normal' dari Pemerintah Pusat.
New Normal merelaksasi seluruh aspek terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), namun tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran covid-19.
Tujuannya, agar roda ekonomi terus berputar, bersamaan dengan upaya penanganan covid-19 di Indonesia.
New Normal yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (jokowi) mendapat beragam tanggapan dari masyarakat.
Banyak yang menilai kebijakan tersebut belum tepat, mengingat kurva kasus covid-19 yang terus meningkat.
Begitu juga dengan tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga jarak.
Baca: Negara Tetangga Sudah Naikkan Kembali Harga BBM, Indonesia Justru Baru Berencana Turunkan Harga
Baca: Mahfud MD Minta Warga Tak Takut Covid-19: Kematian Lakalatantas 9 Kali Lebih Banyak dari Corona
Terkait hal tersebut, Fadli Zon angkat bicara.
dalam status twitternya, @fadlizon; pada Selasa (26/5/2020), Fadli Zon kembali mengkritisi Jokowi.
Sebab, apabila sikap pemerintah masih tidak konsisten, kebijkan new normal diyakininya akan berubah menjadi new disaster atau bencana baru.
Sebab menurutnya, tidak hanya sebatas penyebaran virus corona yang tidak dapat terbendung, new normal yang tidak disertai dengan kedisiplinan katanya akan memudarkan kepercayaan publik terhadap Indonesia.
Imbasnya, warga Indonesia yang hendak bepergian keluar negeri atau sebaliknya, termasuk investasi menurutnya akan mendapatkan penolakan.
"Kebijakan mencla mencle n penanganan Covid-19 penuh inkonsistensi, bisa menjadi 'new disaster' (bencana baru) bukan 'new normal'," tulis Fadli Zon.
"Tak hanya soal kasus penyebarannya, tp kepercayaan dunia thd kita makin pudar. Bisa jd kita tak bisa masuk ke byk negara. Mudah2an prediksi sy salah," tambahnya.
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Diserang Karena Berikan Gelar Duta Mall Indonesia Kepada Jokowi, Fadli Zon Sebut Diri Duta Rakyat