Akan tetapi, para ahli menyebutkan jika ada kemungkinan akan terdapat tempat-tempt tertentu yang beresiko menjadi penyebaran virus corona ini.
Lalu, tempat apa saja yang bisa dikunjungi dan tempat mana yang seharusnya dihindari saat masa karantina berakhir?
Baca: Lebaran di Tengah Corona, Pengamat Sebut Aturan Pemerintah Terkait Mudik Membingungkan Masyarakat
Walaupun benar jika ada beberapa negara sudah berhasil meratakan kurva pandemi virus corona dan hanya mengalami beberapa infeksi dan kasus yang dikonfirmasi, kenyataannya yaitu kurva pandemi yang menurun bukan berarti virus ikut berakhir.
Ditambah lagi, tidak adanya vaksin yang belum bisa diproduksi dalam waktu dekat.
Maka kecil kemungkinannya wabah Covid-19 ini akan segera berakhir.
Sayangnya, hal itu tidak menghentikan berbagai Negara untuk melakukan pelonggaran.
Dr. Erin Bromage, seorang pakar imunologi evolusi mengutarakan pendapatnya, ini justru bisa meningkatkan risiko menggandakan jumlah kematian Covid-19 selama enam minggu ke depan, yang sekarang telah mencapai lebih dari 78.000.
"Sepertinya banyak orang yang bernapas lega, dan aku tidak yakin mengapa. Saat negara dibuka kembali, kita seakan memberi virus lebih banyak bahan bakar,” ujar Bromage.
“Saya mengerti alasan untuk membuka kembali ekonomi, tetapi saya sudah katakan sebelumnya, jika tidak menyelesaikan masalah biologi, maka ekonomi tidak akan pulih,” tuturnya mengimbuhi.
Oleh sebab itu, penting untuk tetap menyiapkan dan menjaga diri.
Baca: Warga Berkerumun Belanja Baju Lebaran di Tengah Pandemi Covid-19, Mal SGC Cikarang Ditutup Sementara
Baca: Sudah Ajukan Cuti Tapi Ditolak Atasan, Seorang Dokter Hamil 8 Bulan Meninggal Akibat Terpapar Corona
Inilah daftar beberapa tempat yang paling rentan menjadi penyebaran virus corona yang wajib dihindari:
1. Restoran dan bar
Banyaknya jumlah orang, apalagi ventilasi aliran udara di ruang tertutup tak begitu baik, serta peralatan dan perabotan yang digunakan bergantian, membuat restoran dan bar mempunyai kemungkinan tinggi untuk menjadi pusat penyebaran virus corona.
2. Perkantoran
Kantor pun adalah tempat yang berisiko tinggi menjadi pusat penyebaran virus corona.
Ditambah lagi, dengan banyaknya area yang digunakan bersama, seperti lift, toilet, pegangan pitu, tombol lift, termasuk dispenser air.
3. Pusat olahraga indoor
Berolahraga di dalam ruangan dengan sekelompok orang tentu bisa meningkatkan risiko penyebaran virus corona.
Apalagi banyak orang berkeringat dan menyentuh perlatan olaharaga bergantian.
Bukan hal yang mustahil, jika setelahnya pengunjung lupa memegang wajah tanpa mencuci tangan lebih dulu.