Kisah ini terjadi di kota Bijie, Provinsi Guizhou, China bagian barat daya.
Dikutip dari Guiyang Evening News, Rabu (15/5/2020) pasangan ini juga rutin berhubungan badan selayaknya pasangan suami-istri pada umumnya.
Keduanya mendambakan seorang anak setelah 4 tahun menikah, namun tak kunjung dikaruniai momongan.
Mereka juga mengaku sering berhubungan intim, namun sang istri tak kunjung hamil.
Kesalahan luar biasa akhirnya terkuak setelah pasangan 26 tahun dan istrinya 24 tahun ini, menemui dokter kandungan.
Baca: Pasutri Ini Pilih jadi Anak Punk dan Ngamen untuk Penuhi Kebutuhan Sekolah Anak: yang Penting Halal
Mereka berencana untuk memeriksakan diri apakah ada yang salah dengan istrinya.
Menurut keterangan, mereka bertemu dengan seorang dokter beranam Dr Liu Hongmei, yang memeriksa sang istri.
Dokter menemukan bahwa wanita itu sudah berhubungan intim secara teratur dengan suaminya.
Akan tetapi selama melakukan hubungan badan, sang istri mengeluhkan selalu merasa kesakitan.
Awalnya Dr Liu mengira pasien ini mungkin menderita semacam penyakit tertentu, yang membuat organ intimnya kesakitan saat berhubungan intim.
Namun, Guiyang Evening Post di China memeriksa lebih lanjut ternyata ada yang salah dengan "cara" mereka berhubungan intim.
Mengejutkannya lagi ternyata sang istri diketahui masih perawan.
Baca: Driver Ojol Nikahi Customernya setelah 4 Bulan PDKT, Awalnya Ditolak Kini Resmi Suami Istri
Baca: 65 Tahun Menikah, Pasangan Suami Istri Meninggal Bersama dengan Bergandengan Tangan di Panti Jompo
Ternyata pasangan ini selama ini melakukan hubungan intim dengan cara anal.
Dokter yang memeriksa pasangan ini pun juga syok mengetahui kenyataan itu, dan ternyata sang istri masih perawan.
Dr Lui mengatakan, empat tahun menikah, baik suami maupun istri tidak tahu cara untuk hamil.
"Pasangan yang sangat kurang dalam pengetahuan umum ini sangat jarang," katanya.
"Tapi tak jarang orang memiliki kesalahpahaman tentang pengetahuan seksual," imbuhnya.
Dokter kemudian dilaporkan memberikan pasangan ini buku panduan mengenai seks sebelum mereka dipulangkan.
Saran itu tampaknya berhasil, karena kabar kehamilan sang istri terdengar beberapa bulan kemudian setelah melakukan konsultasi.
Mereka memberi tahu dokter, lalu mengirimkan 100 telur dan seekor ayam hidup sebagai hadiah.
Baca: 7 Pasangan Artis Ini Sempat Tak Direstui Orang Tua sebelum Nikah, Kini Justru Harmonis dan Bahagia
Baca: Berlayar Selama 25 Hari, Pasangan Ini Tidak Tahu Dunia Sedang Hadapi Wabah Covid-19
Sejoli di Singapura terpaksa harus menerima denda Rp 3,2 juta.
Keduanya kedapatan berciuman di tempat umum, di tengah aturan social distancing untuk mencegah Covid-19.
Polisi menangkap pasangan itu di Upper Boon Keng Road.
Masing-masing kemudian dijatuhi denda 300 dolar Singapura (Rp 3,2 juta) Selasa (14/4/2020).
Seperti diberitakan Stomp pada Selasa (15/4/2020), seorang netizen mengirim foto dan video memperlihatkan pasangan tengah duduk di bangku dekat lubang barbekyu.
Mereka kemudian asyik berciuman.
Padahal, tempat itu sudah disegel dengan pita merah putih.
"Polisi kemudian sampai pada pukul 09.10 pagi setelah menerima laporan dari sejumlah tempat," ujar netizen yang tak disebutkan identitasnya itu, dikutip dari Kompas.com.
Baca: Warga Jawa Timur Kini Lebih Mudah Pantau Persebaran Virus Corona Via WhatsApp dari Radar COVID-19
Baca: Indonesia Corruption Watch Desak Jokowi Pecat Stafsus Andi Taufan atas Dugaan Penyalahgunaan Jabatan
Mendapati laporan tersebut, polisi kemudian bergegas ke lokasi dan menemukan pasangann yang masih muda itu.
Si pria disebutkan berusia 20 tahun.
Sedangkan yang perempuan setahun lebih muda (19).
Mereka duduk di area yang dilarang.
"Mereka berdua kemudian dikenakan denda 300 dollar karena melanggar aturan pembatasan sosial sesuai UU Covid-19 2020," kata polisi.
Penegak hukum kemudian memberikan edukasi kepada pasangan itu agar menghormati aturan pemerintah, dan pergi tak lama kemudian.
Sementara, lebih dari 200 pasangan di Filipina memutuskan menikah massal di tengah wabah virus corona, di mana mereka berciuman sambil memakai masker.
Dalam gambar yang beredar, nampak para mempelai pria dan wanita yang berbahagia itu memakai masker, tak lama setelah wali kota meresmikan pernikahan itu.
Dilansir Daily Mirror Jumat (21/2/2020), acara ini merupakan bagian dari tradisi pasca-Hari Valentina di Bacolod, Pulau Negros, Filipina.
Sebanyak 220 pasangan yang ikut menikah massal diminta mengisi deklarasi sehat, dan menjabarkan sejarah bepergian mereka dalam 14 hari terakhir.
Baca: Pandemi Corona, Perayaan Hari Lahir Presiden Abadi Korut Kim Il Sung Sepi, Hanya Ada Tembakan Rudal
Baca: Nekat Masuk Indonesia Lewat Jalur Ilegal, 47 TKI dari Malaysia Diamankan Bakamla
Mereka berkumpul di aula besar, dengan Wali Kota Bacolod, Evelio Leonardia, memimpin upacara pernikahan itu, dan mengumandangkan mereka sebagai suami dan istri.
John Paul, salah satu dari peserta nikah massal menuturkan, rasanya begitu aneh ketika berciuman dengan istrinya sembari mengenakan masker.
"Namun itu diperlukan. Karena tempat ini penuh sesak," ujar pria berusia 39 tahun tersebut setelah menikahi kekasihnya selama tujuh tahun terakhir itu, dikutip dari Kompas.com.
Hingga Sabtu (22/2/2020), Filipina mengumumkan ada tiga orang yang positif terinfeksi virus corona, dengan satu orang meninggal.
Negara yang dipimpin Presiden Rodrigo Duterte itu menjadi yang pertama melaporkan kasus kematian di luar China sebagai asal wabah.
Korban merupakan warga China berusia 40 tahun, di mana dia sempat mengalami pneumonia tatkala mendapat perawatan di rumah sakit.
Wali Kota Leonardia mengatakan, tujuannya tetap menggelar pesta sakral di tengah wabah Covid-19, nama resmi corona, adalah jika keluarga kuat, maka kotanya juga akan kuat.
Menggelar acara pernikahan massal terbilang umum, di mana selain Filipina, sejumlah negara di Asia Tenggara juga melakukannya.
Adapun di Korea Selatan, sebanyak 30.000 pasangan dilaporkan menghadiri event tersebut pada Februari ini.
Adapun lebih dari 2.200 orang dilaporkan meninggal di seluruh China akibat Covid-19 yang pertama kali mewabah pada Desember 2019 tersebut.
Adapun di luar China, virus yang diyakini berasal dari Pasar Seafood Huanan itu menjangkiti 30 negara, dengan korban meninggal mencapai 15 orang.
Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Pasutri 4 Tahun Rutin Berhubungan Intim, Sang Istri Malah Masih Perawan, Dokter Syok Saat Tahu.