Informasi Pribadi
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Tom Liwafa adalah seorang pebisnis yang dijuluki Crazy Rich Surabaya oleh warganet.
Tom Liwafa lahir di Mojokerto, Jawa Timur.
Dia merupakan alumni dari Universitas Ciputra Surabaya.
Wafa memilih universitas tersebut karena kampusnya bagus dan punya kurikulum bisnis.
Wafa dikenal sebagai owner dari Handmadeshoesby & Delvationstore, dan beberapa usaha yang ada di bidang garment / fashion.(1)
Namanya menyita atensi masyarakat karena mengunggah akti sosial peduli Corona bersama Entrepreneur Versus Corona (EVC), pada 7 Mei 2020.
Video aksi tersebut diunggah melalui akun Instagram di tomliwafa.
Dalam aksinya, Tom Liwafa membagikan sembako plus uang tunai kepada warga dan pekerja di jalanan.
Selain itu, pengusaha yang disapa Wafa tersebut membagikan peralatan medis dan hand sanitizer.(2)
Karier
Tom Liwafa tak langsung sukses menjadi pengusaha.
Kariernya berawal dari menjual stiker keliling.
Bersama dengan istrinya, dia menjalankan bisnis di bidang fashion.(3)
Dalam sebuah wawancara, Wafa mengatakan punya bisnis dalam bidang beverages, food, handmade shoes, furniture, clothing, dan persewaan LED.
Bisnis tersebut memungkinkan Wafa memperkerjakan ratusan orang.(2)
Salah satu bisnisnya, Handmadeshoesby & Delvationstore yang menjadi brand yang diusung Tom didirikan di pusat kota Surabaya.
Saat ini, jumlah karyawan kurang lebih 1.500 karyawan di berbagai sektor usaha yang dijalankan bersama istrinya Delta Hesti Chandra Pratiwi.(4)
Kegiatan lainnya adalah, Wafa mendirikan ratusan UMKM di beberapa kota seperti Mojokerto dan Sidoarjo.
Wafa juga aktif sebagai keynote speaker dalam acara seminar atau workshop.
Dia sering memberi motivasi dan tips keuntungan menjadi pengusaha melalui sosial media.(2)
Philantropis
Seorang pengusaha muda sekaligus Crazy Rich Surabaya ini sengaja memviralkan videonya saat bagi-bagi uang Rp 1,5 juta di tiap bingkisan sambil naik Porsche.
Tom memilih untuk memberikan donasi membantu warga terdampak Corona di Surabaya dengan membagikan uang Rp 1,5 juta di dalam kardus berisi mie instan dan juga beras 5 kilogram.
Ia membagikan sembako tersebut kepada orang-orang yang ditemui di jalanan.
Mengendari mobil Porsche, Tom dan rekannya menemui tukang sapu, tukang becak, tukang sate dan orang yang tidur di jalan untuk membagikan uang tunai jutaan rupiah dan sembako.
Bantuan kepada warga terdampak Covid-19 bukan kali pertama ia lakukan.
Setidaknya, sudah 10 kali Tom menyalurkan bantuan berupa sembako dan uang tunai kepada warga kurang mampu di Surabaya.
Selain memberikan bantuan kepada warga, ia juga memberikan bantuan kepada tenaga medis di Surabaya.
Bantuan itu berupa alat pelindung diri (APD) yang disalurkan melalui Pemerintah Kota Surabaya dan diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.
Pemkot Surabaya kemudian mendistribusikan bantuan tersebut kepada tenaga medis di rumah sakit.
Ia menyebutkan, secara keseluruhan biaya yang sudah dikeluarkan untuk donasi lebih dari Rp 100 juta.
Selain menggunakan uang pribadi, bantuan tersebut berasal dari sumbangan komunitas Entrepreneurs Vs Corona atau pengusaha melawan corona.(5)