Warga pun langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.
Dari hasil identifikasi kepolisian, korban diketahui bernama Nanda Nur (22) yang merupakan pemuda setempat.
Korban ditemukan pagi sekitar pukul 06.00 WIB oleh beberapa orang tetangganya yang hendak pergi ke sungai.
Baca: Setelah Kasus Lem Aibon, Kini Anies Gelontorkan Dana Rp 4 Miliar untuk Toa Peringatan Banjir
Baca: Pasien Berbohong Soal Riwayat Perjalanan, 76 Pegawai RSUD di Grobogan Jalani Rapid Test Corona
Dikutip dari Kompas.com, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban didua meninggal karena overdosis menghirup lem merek ‘Aibon’.
"Korban meninggal dunia karena overdosis lem Aibon," kata Kapolsek Geyer Iptu Danang Esanto kepada Kompas.com, Rabu (6/5/2020).
Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian berupa kaleng lem Aibon yang berada dalam genggaman tangan kanan korban.
Bahkan, lem tersebut tumpah hingga mengering di dada korban.
Danang juga mengungkapkan jika korban memiliki kebiasan aneh, yakni sering menghirup lem Aibon tersebut.
Bahkan, untuk mengatasi hal tersebut korban sempat menjalani perawatan di dinas sosial setempat.
"Itu kebiasaan korban sendiri. Setiap hari pakai lem. Dan sudah pernah dibawa ke dinas sosial dan keluar. Tidak tahu sebabnya dan sudah dimakamkan," kata Danang.
Baca: Geger Berita Seorang Petugas Bandara di Yogyakarta Tewas Didorong Kuntilanak, Begini Faktanya
Baca: Pasien Sembuh Mencapai 1.238.250 Jiwa, Simak Update Covid-19 di Seluruh Dunia, Kamis 7 Mei 2020
Saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tewasnya pemuda asal Dusun Geyer tersebut.
"Apakah korban sengaja bunuh diri dengan menghirup lem, atau korban sengaja pesta lem dengan teman-temanya. Kami masih mendalami kasus ini," kata Danang.
Lem aibon kerap disalahgunakan untuk mendapatkan sensasi nge-fly atau mabuk
Padahal kegiatan yang sering dikenal dengan istilah ngelem atau menghirup lem ini memiliki efek yang sangat berbahaya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Penjelasan Polisi soal Tewasnya Pemuda di Grobogan karena Overdosis Lem Aibon"