Setahun Silam, Lagu 'Pamer Bojo' Didi Kempot Pernah Dinyanyikan di Jalanan Inggris

Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Penyanyi Didi Kempot saat tampil dalam Festival Berdendang Bergoyang di Kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (1/2/2020). Didi Kempot sukses membuat penonton yang kebanyakan anak muda bergoyang dan bernyanyi bersama. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Salah satu lagu terpopuler milik penyanyi campursari Didi Kempot pernah dinyanyikan di jalanan Inggris.

Lagu tersebut adalah "Pamer Bojo" dan dinyanyikan pada 5 Mei 2019 oleh para pemain Garuda Select.

Saat itu para pemain Garuda Select berada di mobil menuju Aston Recreation Centre, Birmingham, Inggris, untuk menjalani latihan pagi.

Dilansir dari Kompas.com, mereka terbagi dalam dua minibus ke tempat area latihan.

Dalam perjalanan, skuad Garuda Select mendengarkan beberapa lagu,salah satu lagunya adalah "Pamer Bojo".

Baca: Meninggalnya Penyanyi Campursari Didi Kempot Turut Dikabarkan Media Inggris dan Suriname

Baca: Jadi Brand Ambassador, Shopee Sampaikan Duka Mendalam Atas Kepergian Didi Kempot

Saat lagu tersebut diputar, terlihat para pemain Garuda Select sangat menikmati, bahkan menyanyikan penggalan lirik Pamer Bojo.

Tansah kelingan kepingin nyawang

Sedelo wae uwis emoh tenan

Cidro janji tegane kowe ngapusi

Nganti seprene suwene aku ngenteni

Empat kalimat lirik tersebut lancar dinyanyikan oleh para pemain Garuda Select.

Saat itu juga terlihat sopir minibus, Paul, yang merupakan penduduk lokal Inggris, tampak tersenyum menikmati lagu Didi Kempot.

Beberapa pemain terlihat sangat menikmati dengan melihat jalanan Birmingham dari kaca minibus.

"Ini lagu Didi Kempot, Mas, apa ya judulnya, oh Pamer Bojo, Mas," kata salah satu pemain Garuda Select, Nando.

"Memang biasa dengar lagu, dalam perjalanan, mau daerah, lokal, luar, biar tambah semangat," kata Yadi Mulyadi.

Pemain Garuda Select mendengarkan musik dan bernyanyi saat dalam perjalanan menuju lokasi latihan di Aston Recreation Centre, Birmingham, Inggris, Minggu (5/5/2019) (Kompas.com/Eris Eka Jaya)

Kini, setahun berselang, Didi Kempot meninggal dunia di Solo, Surakarta, Selasa (5/5/2020).

Kabar itu tentu sangat mengejutkan publik Indonesia, tak terkecuali skuad Garuda Select yang saat ini masih berada di Inggris.

Brylian Aldama mengaku sangat terkejut mendengar kabar Didi Kempot meninggal dunia.

"Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah dan keluarga diberikan ketabahan," ujar Brylian Aldama dikutip dari BolaSport.com.

"Saya yakin sampai kapan pun karya dia selalu dikenang masyarakat Indonesia, bahkan tidak ada yang bisa menggantikannya," tutur Brylian Aldama.

Untuk mengenang Didi Kempot, berikut profil dan fakta penyanyi campur sari ini, dilansir dari Tribunnews.com.

Baca: Didi Kempot

Didi Kempot (Instagram/didikempot_official)

1. Biodata

Didi Kempot lahir di Solo, 31 Desember 1966.

Didi Kempot merupakan putra dari pelawak di Kota Solo, Ranto Edi Gudel (almarhum), yang dikenal dengan nama Mbah Ranto.

Didi Kempot juga saudara pelawak senior yaitu Mamik Podang.

Penyanyi yang terkenal dengan lagu Stasiun Balapan ini sejak kecil menikmati kehidupan di Surakarta.

Didi Kempot diketahui tidak menamatkan bangku sekolah.

Baca: INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN: Penyanyi Didi Kempot Meninggal Dunia Pagi Ini di RS Kasih Ibu

Didi Kempot dijuluki Bapak Patah Hati Nasional. (instagram/didikempot_official)

2. Mulai Mengamen Sejak Kelas 3 SMP

Sejak kecil, Didi Kempot dikenal sebagai anak yang nekat dan berani.

Sejak kelas 3 SMP, Didi Kempot sudah mulai mengamen.

Hal tersebut Didi Kempot lakukan terlepas Didi Kempot anak pelawak yang sedang berjawa pada saat itu.

Menurut Didi Kempot, mengamen bagaikan tes mental untuk dirinya.

Didi Kempot rela menjual sepeda untuk membeli sebuah gitar untuk mengamen.

Penyanyi campursari asal Solo, Didi Kempot (wartakota/nur ichsan)

3. Awali Karier Sebagai Pengamen

Didi Kempot mengawali kariernya sebagai musisi jalanan atau pengamen sejak 1984 hingga 1989.

Pada 1984, Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo

Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan teman-temannya merantau ke Jakarta.

Saat berada di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya.

Baca: Didi Kempot Meninggal Dunia, Sang Kakak Ungkap Almarhum Sempat Keluhkan Sakit dan Panas

Saat itu, Didi telah menciptakan beberapa lagu hingga akhirnya ia bertekad untuk hijrah ke Jakarta dan berharap lagunya dilirik oleh produser.

Keberuntungan berpihak pada Didi Kempot saat seorang produser mengajaknya masuk ke dapur rekaman.

Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon.

Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.

Yan Vellia dan Didi kempot (Tribun Lampung)

4. Duta Kereta Api

Single Stasiun Balapan merupakan satu lagu paling populer milik Didi Kempot.

Nama Didi Kempot pun semakin dikenal masyarakat berkat lagu tersebut.

Stasiun Balapan merupakan album perdana Didi Kempot.

Ia merekam lagu tersebut pada 1998, kemudian albumnya berhasil diluncurkan satu tahun setelahnya.

Bahkan, berkat lagi tersebut dirinya dinobatkan sebagai Duta Kereta Api.

Baca: Sosok Yan Vellia, Istri Didi Kempot yang Jarang Tersorot Media, Sama-sama Berkarier di Dunia Musik

5. Dapat Gelar The Godfather of Broken Heart

Meski telah lebih dari 30 tahun menjadi penyanyi campursari, pamor Didi Kempot masih sangat tinggi.

Eksistensi Didi Kempot menjadi seorang musisi terbilang 'tahan banting.'

Bahkan sejak tahun lalu, Didi Kempot kembali naik daun di kalangan anak muda.

Kalangan anak muda menyebut Didi Kempot sebagai 'Sobat Ambyar'.

Tak hanya itu, terdapat sebutan 'Sad Boy' dan 'Sad Girl' untuk para penggemar Didi Kempot.

Didi Kempot juga diberi sebutan spesial sebagai The Godfather of Broken Heart.

Baca: Ciptakan Lebih dari 700 Lagu, Didi Kempot Punya Penggemar hingga Korea Selatan

'Lord Didi' menjadi panggilan baru Didi Kempot yang dibuat oleh penggemar Didi Kempot.

Hal tersebut karena lagu-lagu Didi Kempot yang menceritakan tentang kesedihan dan kisah patah hati.

(TribunnewsWiki/Febri/Kompas.com/M. Hafidz Imaduddin/Tribunnews.com/Sri Juliati)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Setahun Kemarin, Ketika Lagu Didi Kempot Mengalun di Jalanan Inggris..."



Penulis: Febri Ady Prasetyo
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer