Beasiswa ini bertujuan untuk mencetak sumber daya manusia yang profesional dan mampu mengikuti perkembangan mutakhir di bidang metrologi, instrumentasi, dan perdagangan.
Program ini mendidik para mahasiswa untuk mampu menerapkan pengetahuan, memecahkan persoalan, memanfaatkan teknologi, serta mampu mengikuti perkembangan metrologi legal dan teknologi lain yang menunjang tugas-tugas kemetrologian.
Dikutip dari akmet.kemendag.go.id, metrologi sendiri merupakan “ilmu pengetahuan tentang pengukuran” (the science of measurement).
Dalam pelaksanaannya di dunia nyata, metrologi dapat dikategorikan sebagai berikut:
Pertama, ada metrologi ilmiah sebagai akar dari semua cabang metrologi.
Baca: Beasiswa Kuliah S1 di STHI Jentera, dari Biaya Kuliah hingga Biaya Hidup, Berminat?
Baca: Universitas Pertahanan Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jenjang S1, Bebas Biaya Kuliah
Metrologi ilmiah berkaitan dengan penelitian dan studi tentang fenomena-fenomena alam yang mendasari proses pengukuran.
Buah dari metrologi ilmiah adalah pengetahuan tentang metode-metode pengukuran yang benar dan bagaimana cara menganalisis hasil pengukuran.
Selain itu, hasil dari kegiatan metrologi ilmiah adalah adanya standar pengukuran yaitu acuan yang dapat diandalkan untuk menentukan nilai pengukuran yang benar.
Di bawah metrologi ilmiah, ada dua cabang yang masing-masing dapat disebut sebagai metrologi terapan.
Yang pertama adalah metrologi legal dan yang satu lagi metrologi industri.
Metrologi legal adalah cabang metrologi yang berkaitan dengan pelaksanaan pengukuran yang dipersyaratkan oleh aturan hukum.
Dalam peraturan perundang-undangan, mungkin saja ada beberapa aturan yang harus ditegakkan dengan melakukan pengukuran.
Pengukuran semacam itu harus dilakukan oleh lembaga atau instansi yang diberi wewenang secara hukum.
Khususnya, hal-hal yang berdampak pada transaksi perdagangan, kesehatan dan keselamatan.
Namun, acuan untuk menentukan kebenaran hasil pengukuran tetap didapat dari ranah metrologi ilmiah.
Metrologi industri berkaitan dengan hal-hal yang menunjang presisi pengukuran di industri.
Tujuan akhirnya adalah untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan (termasuk limbahnya) mempunyai karakteristik yang sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan.
Guna menunjang seluruh tujuan tersebut, Akmet memberikan beasiswa pendidikan yang merupakan program beasiswa pemerintah.
Baca: The University of Western Australia Tawarkan Beasiswa S1 dan S2, Potongan Biaya Kuliah Rp 420 Juta
Pendaftaran berlangsung pada 21 Februari 2020 sampai 14 Juni 2020.