Masjid Agung Jawa Tengah

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masjid Agung Jawa Tengah


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Agung Jawa Tengah adalah masjid yang terletak di Jalan Gajah Raya, Kelurahan sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

Masjid ini dibangun dengan perpaduan arsitektur Jawa, Roma, dan Arab.

Pada bagian serambi depan masjid terdapat enam payung hidrolik raksasa yang dapat membuka dan menutup secara otomatis.

Bagian tersebut diadaptasi dari arsitektur bangunan Masjid Nabawi yang terdapat di Kota Madinah.

Desain interior masjid ini juga dihiasi dengan lapisan warna-warna yang dipengaruhi gaya arsitektur Roma.

Masjid ini mampu menampung sekitar 15 ribu jamaah, namun jumlah belum termasuk halaman utama masjid yang mampu menampung 10 ribu jamaah.

Berdiri di atas lahan seluas 10 hektare, masjid ini diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada 14 November 2006. (1)

Baca: Masjid Agung Tuban

Baca: Masjid Agung Banten

  • Latar Belakang


Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah diawali oleh kembalinya tanah banda (harta) wakaf milik Masjid Besar Kauman Semarang yang telah sekian lama tak tentu rimbanya.

Raibnya banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang berawal dari proses tukar guling tanah wakaf Masjid Kauman seluas 119.127 ha yang dikelola oleh BKM (Badan Kesejahteraan Masjid) bentukan Bidang Urusan Agama Depag Jawa Tengah.

Dengan alasan tanah itu tidak produktif, oleh BKM tanah itu ditukar guling dengan tanah seluas 250 ha di Demak lewat PT. Sambirejo, kemudian berpindah tangan ke PT. Tensindo milik Tjipto Siswoyo.

Hasil perjuangan banyak pihak untuk mengembalikan banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang itu akhirnya berbuah manis setelah melalui perjuangan panjang.

Masjid Agung Jawa Tengah sendiri dibangun di atas salah satu petak tanah banda wakaf Masjid Besar Kauman Semarang yang telah kembali tersebut.

Pada tanggal 6 Juni 2001, Gubernur Jawa Tengah membentuk Tim Koordinasi Pembangunan Masjid Agung Jawa Tengah untuk menangani masalah-masalah baik yang mendasar maupun teknis.

Berkat niat yang luhur dan silaturahmi yang erat, dalam waktu kerja yang amat singkat keputusan-keputusan pokok sudah dapat ditentukan: status tanah, persetujuan pembiayaan dari APBD oleh DPRD Jawa Tengah, serta pemiilhan lahan tapak dan program ruang.

Kemudian pembangunan masjid tersebut dimulai pada hari Jumat, 6 September 2002 yang ditandai dengan pemasangan tiang pancang perdana yang dilakukan Menteri Agama RI, Prof. Dr. H. Said Agil Husen al-Munawar, KH. MA Sahal Mahfudz dan Gubernur Jawa Tengah, H. Mardiyanto.

Pemasangan tiang pancang pertama tersebut juga dihadiri oleh tujuh duta besar dari negara-negara sahabat, yaitu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Mesir, Palestina, dan Abu Dhabi.

Dengan demikian mata dan perhatian dunia internasional pun mendukung dibangunnya Masjid Agung Jawa Tengah tersebut.

Masjid ini diresmikan pada 14 November 2006 oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono.

Masjid dengan luas areal tanah 10 Hektar dan luas bangunan induk untuk salat 7.669 meter persegi secara keseluruhan pembangunan Masjid ini menelan biaya sebesar Rp 198 miliar.

Meskipun baru diresmikan pada 14 November 2006, namun masjid ini telah difungsikan untuk ibadah jauh sebelum tanggal tersebut.

Masjid ini telah digunakan ibadah salat Jumat untuk pertama kalinya pada 19 Maret 2004 dengan Khatib Drs. H. M. Chabib Thoha, MA, (Kakanwil Depag Jawa Tengah). (2)

Baca: Masjid Raya Sumatera Barat

Baca: Masjid Raya Baiturrahman

  • Arsitektur


Masjid Agung Jawa Tengah didirikan dengan gaya arsitektur yang memadukan tiga gaya, Jawa, Arab, dan Roma.

Arsitektur Jawa diwakilkan pada bagian badan atap masjid yang berbentuk limas serta dasar tiang masjid bermotif batik seperti model tumpal, untu walang, kawung, dan parang-parangan.

Arsitektur Arab dapat dilihat dari kubah puncak masjid dan dinding masjid yang dihiasi kaligrafi.

Sementara, arsitektur Roma-Yunani terlihat pada desain interior dan pewarnaan sudut-sudut bangunan.

Salah satu ciri khas masjid ini adalah enam buah payung hidrolik raksasa yang berada di teras masjid.

Payung yang dapat membuka dan menutup secara otomatis ini mengadopsi model yang terdapat di Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi.

Dengan tinggi masing-masing 20 meter dan bentangan hingga 14 meter, payung ini berfungsi sebagai atap kala jumlah jamaah tengah meluap.

Keistimewaan lainnya adalah menara Asma’ul Husna setinggi 99 meter.

Menara yang disebut dengan Al Husna Tower ini terletak di pojok barat daya masjid dan dapat dilihat dari radius 5 kilometer.

Keberadaan menara tersebut merupakan simbol kebesaran dan kemahakuasaan Allah Swt.

Menara pun berfungsi sebagai destinasi wisata religi.

Selain udara yang segar, teropong di menara memanjakan pengunjung sehingga mereka dapat menikmati pemandangan indah kota Semarang dan kapal-kapal di pelabuhan Tanjung Emas.

Di plaza masjid terdapat banner bertuliskan Gerbang Al-Qanathir yang berarti megah dan bernilai.

Di sini terdapat 25 tiang Al-Qanathir sebagai simbol 25 rasul yang membentuk satu lengkungan melingkari plaza.

Melangkah ke bagian dalam, akan tampak pintu bergaya khas Jawa.

Setelah melewati pintu, terlihat ruang yang sangat luas dan megah didominasi warna cokelat muda pada lantai dan aksen kayu berwarna hijau pada atap bagian dalam.

Mihrab masjid terlihat anggun dengan pigura yang terbuat dari ukiran kayu.

Bagian mimbar berasal dari dinding yang sengaja dibuka dengan memberikan ruang di dalamnya untuk tempat khatib berkhotbah.

Lampu gantung berbentuk lingkaran yang cenderung minimalis menimbulkan kesan keanggunan dan kebersahajaan. (3)

Baca: Masjid Al-Irsyad

Baca: Masjid Istiqlal

  • Fasilitas


Berbagai fasilitas untuk keperluan baik itu untuk urusan keagamaan maupun umum tersedia di Masjid Agung Jawa Tengah, di antaranya:

1. Convention Hall/Auditorium

Bangunan ini sering digunakan untuk acara-acara seperti: Wisuda, Pesta pernikahan, maupun acara lainnya yang membutuhkan ruang cukup luas.

Bangunan ini mampu menampung hingga 2 ribu orang.

Fasilitas:

  • AC 105 pk (on)
  • 2 LCD dan Roll Screen
  • Kursi future/ susun 200 unit
  • Ruang rias & 5 Kamar Ganti
  • Ruang Transit
  • Ruang Pantry
  • Ijin Keramaian/Kepolisian

2. Hotel Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah

Graha Agung Hotel

Fasilitas:

  • Free Wifi
  • TV, Air Conditioner (AC)
  • Agung Restaurant
  • Laundry
  • Parkir Luas & Security 24 Jam

Akses

  • ± 10 Menit dari Simpang Lima
  • ± 4 Km dari Stasiun Tawang
  • ± 6 Km dari Terminal
  • ±12 Km dari Bandara Ahmad Yani

Room Type:

  • Deluxe              : 3 Single Bed
  • Executive         : 3 Single Bed
  • Suite                 : 1 King Size
  • Family              : 10 Single Bed
  • Extra Bed         : 1 Single Bed

3. Menara AL-HUSNA (Al-Husna Tower)

Menara AL-HUSNA memiliki 99 meter, ittibak pada angka Al-Asmaul Husna.

Pada bagian dasar menara terdapat Studio Radio DAIS (Dakwah Islam) dengan frekuensi siaran 107,9 FM yang diresmikan pada Sabtu Pon, 23 September 2006, bertepatan dengan Upacara Tradisi Dugderan di Masjid Agung Jawa Tengah, oleh Gubernur H. Mardiyanto.

Selain itu, Lantai 2 dan 3 juga dilengkapi Museum Kebudayaan Islam.

Sampai di puncak menara pada lantai 19 para pengunjung disediakan 5 teropong yang bisa melihat pemandangan Kota Semarang.

Untuk menikmatinya pengunjung tidak perlu membayar mahal, karena biayanya cukup murah dibandingkan dengan apa yang dapat dinikmatinya.

Tiket Masuk: Rp. 7.500,-

3. Office Hall

Fasilitas:

  • Standing Party 700 Orang
  • AC 600 pk (on)
  • Kursi future 100 unit
  • Kamar Ganti
  • 2 Ruang Serba Guna
  • Panggung Pelaminan 3,6 x 9,6
  • Panggung Hiburan 2,4 x 2,4 m

4. Perpustakaan Masjid Agung Jawa Tengah

5. Lahan Parkir Luas (2)

(Tribunnewswiki.com/Ron)


Nama Masjid Agung Jawa Tengah


Luas lahan 10 Hektare


Peletakan batu pertama 6 September 2002


Tanggal diresmikan 14 November 2006


Alamat Sambirejo, Kec. Gayamsari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50166


Google Maps https://goo.gl/maps/otDwcSG1qhDBpCZ4A


Sumber :


1. www.indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/kemegahan-masjid-agung-jawa-tengah
2. majt.or.id
3. duniamasjid.islamic-center.or.id


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer