Menurut keterangan dr Divan Fernandez, dokter yang menanganinya, pria berusia 53 tahun itu datang ke IGD RS Kasih Ibu pada pukul 07.25 WIB dalam keadaan tidak sadar.
“Pasien sampai ke IGD pukul 07.25 dalam keadaan tidak sadar, henti napas, henti jantung,” kata dr Divan.
Selanjutnya, tim dokter lalu melakukan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas.
“Segera kita lakukan pertolongan, kita resusitasi, namun karena kondisi pasien memburuk pasien tidak tertolong,” tutur dr Divan Fernandez.
Baca: Didi Kempot Meninggal Dunia, Sang Kakak Ungkap Almarhum Sempat Keluhkan Sakit dan Panas
Baca: INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN: Penyanyi Didi Kempot Meninggal Dunia Pagi Ini di RS Kasih Ibu
Diketahui, Didi Kempot berada di IGD RS Kasih Ibu hanya sekitar 20 menit, lalu pada pukul 07.45 WIB ia dinyatakan meninggal.
Sebelum wafat, Didi Kempot sempat merilis lagu bertema pandemi Virus Corona atau Covid-19 yang berjudul “Ojo Mudik”.
Lagu ini dibuat oleh Didi Kempot sejalan dengan kebijakan larangan mudik oleh pemerintah sejak 24 April lalu.
Ojo Mudik dirilis pada 28 April 2020, empat hari berselang setelah kebijakan larangan mudik ditetapkan.
Video klipnya diunggah oleh Didi Kempot dalam kanal YouTube-nya yang hingga kin itelah ditonton oleh lebih dari 600 ribu viewers.
Baca: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Ojo Mudik - Didi Kempot, Jaga Jarak, Cuci Tangan Pakai Masker
Baca: Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu Tanjung Mas Ninggal Janji - Didi Kempot: Semono Ugo Rasane Atiku
Dalam video tersebut Didi Kempot terlihat menggandeng Wali Kota Surakarta (Solo) FX Hadi Rudyatmo.
Tidak hanya itu, The Godfather of Broken Heart ini juga melibatkan Dandim 0735 Surakarta Letkol Infantri Wiyata Sempana Aji, dan Kapolresta Surakarta, Kombes Andy Rifai.
Lirik-lirik lagu yang disajikan menyampaikan pesan supaya masyarakat tidak mudik saat pandemi Corona belum reda.
Selain itu, masyarakat juga diajak tetap menuruti imbauan pemerintah untuk selalu mencuci tangan dan pakai masker.
Wali Kota Solo, Rudy menuturkan dirinya mendapatkan ajakan langsung Didi Kempot untuk menjadi model video klip 'Ojo Mudik'.
Baca: Didi Kempot Gelar Konser ‘Konangan Concert’ di Jakarta, akan Hibur 2500 Sobat Ambyar Malam Ini
Baca: Disebut Bisa Kalahkan Gibran di Pilwalkot Solo, Didi Kempot: Saya Jadi Seniman Saja
Adapun Rumah Dinas Wali Kota Solo, Loji Gandrung menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar video klip itu.
"Diajak mas Didi kempot, mas Didi Kempot ke sini untuk membuat video klip sosialisasi ojo mudik (jangan mudik)," tutur Wali Kota Solo dikutip dari TribunSolo, Minggu (3/5/2020).
Proses pengambilan gambar video klip dilakukan kurang lebih seminggu yang lalu.
Adapun, Rudy terdengar bernyanyi di beberapa bagian video klip.
"Nyanyi benar, mak beduduk mak pethungul," kata Rudy.
Rudy berharap ajakan untuk tidak mudik selama pandemi Covid-19 diikuti oleh mayarakat dan Sobat Ambyar.
"Harapannya masyarakat tidak mudik untuk melawan Corona, Corona-nya gen klenger (biar berkurang)," ucap dia.
"Masyarakat tetap jaga jarak, cuci tangan, dan pakai masker," tandasnya.
Namun, tak disangka, lagu “Ojo Mudik” ini menjadi lagu ciptaan terakhir penyani yang dikenal produktif dalam berkarya.
Persis di hari yang sama selang seminggu berlalu, sang maestro berpulang kehadirat Tuhan Yang Maha Esa.
Baca: Sosok Yan Vellia, Istri Didi Kempot yang Jarang Tersorot Media, Sama-sama Berkarier di Dunia Musik
Baca: Ambyar! Dibalik Lagu Cidro, Rupanya Didi Kempot Pernah Jadi Korban Patah Hati
Mak bedunduk
Mak pethungul
Virus corona
Nengngopo kowe njedhul
Mak bedunduk
Mak pethungul
Ojo cedhak-cedhak
Awas ojo podho ngumpul
Jaga jarak, cuci tangan pakai masker
Ojo lali nyenyuwuno sing banter
Jaga jarak, cuci tangan pakai masker
Maju bareng
Nglawan corona ben klenger
Neng ngomah wae
Di rumah saja
Bersama-sama ayo lawan corona