Didik Nini Thowok

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Didik Nini Thowok merupakan penari, koreografer, komedian, serta aktor yang terkenal setelah menampilkan fragmen tari Nini Thowok (1970-An).


Daftar Isi


  • Informasi Pribadi


TRIBUNNEWSWIKI.COM – Didik Nini Thowok dikenal karena tariannya yang seringkali menggunakan dandanan perempuan.

Didik Nini Thowok lahir pada 13 November 1954 di Temanggung, Jawa Tengah, Indonesia.

Nama aslinya adalah Kwee Tjoen An.

Dalam dunia seni, dia dikenal sebagai penari, koreografer, komedian, serta aktor.

Namanya dikenal luas setelah menampilkan fragmen tari "Nini Thowok" (1970-An).

Ayahnya bernama Kwee Yoe Tiang (M. 03-Jan-19) berprofesi sebagai pebisnis.

Sedangkan ibunya, Suminah, adalah perempuan asli Jawa asal Desa Citayem, Cilacap.

Didik Nini Thowok adalah anak sulung dari lima bersaudara, keempat adiknya perempuan.(1)

Baca: Candi Ngempon

Baca: Didi Kempot

Didik Nini Thowok merupakan penari, koreografer, komedian, serta aktor yang terkenal setelah menampilkan fragmen tari "Nini Thowok" (1970-An).(instagram.com/didikninithowok) (instagram.com/didikninithowok)

  • Masa kecil


Setelah meletusnya peristiwa G30S/PKI, pemerintah Indonesia mewajibkan seluruh keturunan Tionghoa untuk mengganti nama Tionghoanya dengan nama pribumi.

Sejak saat itu nama Kwee Tjoen An berubah menjadi Didik Hadiprayitno.

Sedangkan ayah Didik, kemudian mengganti namanya menjadi Hadiprayitno.

Ayahnya bekerja sebagai penjual kulit sapi dan kambing.

Sementara ibunya membuka warung kelontong di Pasar Kayu.

Karena suatu hal, usaha ayahnya mengalami gulung tikar.

Agar dapat menafkahi istri serta kelima orang anaknya, Hadiprayitno bekerja sebagai supir truk.

Didik sekeluarga tinggal bersama kakek dan neneknya. Hidup mereka sangat sederhana dan pas-pasan.

Dimasa kecil, Didik tidak nakal seperti kebanyakan anak laki-laki seusianya.

Ia bahkan cenderung dikucilkan oleh teman-teman lelakinya, karena gerak-geriknya yang lemah gemulai.

Permainan masa kecil Didik bukan perang-perangan layaknya seorang anak laki-laki, ia lebih suka main masak-masakan.

Oleh sang nenek, Didik juga diajari keterampilan perempuan seperti menjahit, menisik, menyulam, dan merenda.

Didik kecil pun sering menerima olokan dari teman-teman lelaki seusianya.

Di samping itu, para teman perempuannya selalu membelanya.

Namun, Didik tidak mau membalas kenakalan teman-teman lelakinya, ia justru terdorong untuk dapat menunjukkan kepada mereka bahwa ia bisa dibanggakan.

Bakat seni Didik sudah muncul sejak dia kecil, terbukti dari nilai rapot bidang keseniannya yang menonjol.

Pujian yang datang padanya memupuk rasa percaya dirinya.

Impian untuk menjadi seorang seniman besar mulai dirintisnya.

Berkat dukungan sang kakek, Didik menggali lebih dalam dunia kesenian.

Engkong Lek, begitu Didik biasa menyapa kakeknya, amat mendukung bakat seni Didik, khususnya di bidang lukis-melukis.

Engkong rupanya sangat mendambakan cucu pertamanya itu menjadi seorang pelukis ternama.

Sang kakek bahkan membelikan Didik peralatan melukis seperti kertas, konte, cat air, dan pensil warna.

Selain sang kakek, ibunya, Suminah, juga memiliki andil dalam memupuk bakat seni Didik, bahkan ketika anak pertamanya itu masih di dalam kandungan, Didik merasa telah “diajari” menari.

Menurut cerita ibunya, sewaktu mengandung Didik, sambil menggembala kambing ia selalu menari sambil menyanyikan tembang-tembang Jawa.

Hal itu dilakukannya secara diam-diam, maklum saja pada masa itu, image masyarakat terhadap perempuan menari itu masih buruk.(2)

Baca: Iwan Fals

Didik Nini Thowok merupakan penari, koreografer, komedian, serta aktor yang terkenal setelah menampilkan fragmen tari "Nini Thowok" (1970-An).(instagram.com/didikninithowok) (instagram.com/didikninithowok)

  • Karier


Didik Nini Thowok adalah seniman dengan berbasis pada kesenian tari.

Dia terkenal dengan tarian ‘dua muka’-nya yaitu sebuah tarian yang menjalankan dua karakter wajah sekaligus dengan menggunakan topeng depan belakang.

Terlahir sebagai laki-laki, pesonanya justru bersinar ketika memainkan tarian perempuan. Ia menjelajahi feminitas sejak kanak-kanak.

Tarian pertama yang ia mainkan adalah Gambiranom. Tarian klasik gaya Surakarta itu ia pelajari dari Sumiyati, seorang pengajar tari di kampungnya, Temanggung, Jawa Tengah.

Kala itu usianya belasan tahun.

Ia jadi keranjingan menari dan bertekad mengabdikan diri untuk dunia tari.

Didik Nini Thowok telah menciptakan lebih dari seratus tarian.

Bermula dari Tengkorak Tandak, sebuah tarian kreasi yang ia buat saat meraih gelar Sarjana muda di Akademi Seni Tari Indonesia, Yogyakarta, pada 1977.

Namanya sekarang sejajar dengan para maestro tari se-Nusantara. Rusini (Solo), Ayu Bulantrisna Djelantik (Bali), Retno Maruti (Jakarta), Munasiah Daeng Jinner (Makassar), dan Dariah (penari Lengger Lanang dari Banyumas).(3)

Setelah menyelesaikan studinya dan berhak menyandang gelar Didik Hadiprayitno, SST (Sarjana Seni Tari), Didik ditawari almamaternya, ASTI Yogyakarta untuk mengabdi sebagai staff pengajar.

Selain diangkat menjadi dosen di ASTI, ia juga diminta jadi pengajar Tata Rias di Akademi Kesejahteraan Keluarga (AKK) Yogya.

Pria yang juga ketua LPK Tari NatyaLakshita Yogyakarta itu menggeluti kesenian tari dan menawarkan kombinasi baik tari tradisional, modern dan tarian komedi.

Kesemuanya digali dari tarian-tarian Sunda, Cirebon, Bali, dan Jawa.

Pemimpin Didik Nini Thowok Foundation dan Didik Nini Thowok Entertainment itu menggeluti dunia tari sejak usia belia, dan lama 'ngamen' di Malioboro, yaitu sebuah kawasan kreativitas para seniman di Yogyakarta.(4)

(TribunnewsWiki.com/SO)



Nama tenar Didik Nini Thowok


Nama asli Kwee Tjoen Lian / Kwee Tjoen An


Lahir 13 November 1954, Temanggung, Jawa Tengah


Orangtua Kwee Yoe Tiang (Hadiprayitno)


Suminah


Karier penari, koreografer, komedian, pemain pantomim, penyanyi, pengajar


Tahun aktif 1971 - sekarang


Almamater ASTI Yogyakarta


Populer setelah Menampilkan Fragmen Tari


Email didiknt@gmail.com


Situs web www.didikninithowok.id


Facebook www.facebook.com/didik.ninithowok.5


Instagram @didikninithowok


Sumber :


1. www.wowkeren.com/seleb/didik_nini_thowok/profil.html
2. tokoh.id
3. lokadata.id
4. m.kapanlagi.com


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer