Maestro campursari ini sempat dilarikan ke RS Kasih Ibu, Solo.
Sebenarnya, Didi Kempot memiliki nama asli Didi Prasetyo.
Kata 'Kempot' rupanya adalah akronim dari "Kelompok Penyanyi Trotoar".
Baca: Meninggal Dunia di RS Kasih Ibu Solo, Penyanyi Campursari Didi Kempot Akan Dimakamkan di Ngawi
Baca: INNALILLAHI WA INNA ILAIHI ROJIUN: Penyanyi Didi Kempot Meninggal Dunia Pagi Ini di RS Kasih Ibu
Hal itu karena Didi Kempot memang mengawali karier sebagai musisi jalanan atau pengamen.
Didi Kempot mulai menekuni profesi sebagai pengamen di Solo, pada sekitar 1984.
Dua tahun kemudian, Didi Kempot dan teman-temannya hijrah ke Jakarta.
Ketika di Jakarta, Didi Kempot mengontrak rumah bersama teman-temannya.
Setelah sekian lama menjadi pengamen jalanan, karier Didi Kempot mulai menemui jalan terang.
Sebuah keberuntungan berpihak pada Didi Kempot, pada saat itu seorang produser mengajak Didi Kempot masuk ke dapur rekaman.
Didi Kempot memiliki ciri khas dengan pakaian khas Jawa yang lengkap dengan blankon.
Sejak saat itu Didi Kempot mulai muncul di televisi nasional membawakan lagu campursari.
Lagu 'Stasiun Balapan' menjadi satu di antara lagu Didi Kempot yang populer.
Nama Didi Kempot menjadi lebih dikenal khalayak melalui lagu tersebut.
Album perdana Didi Kempot juga bertajuk 'Stasiun Balapan' yang dirilis pada tahun 1999.
Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Plong'.
Tak berhenti berkarya, Didi Kempot terus mengeluarkan album dengan lagu campursari yang khas.
Pada tahun 2001, Didi Kempot merilis album berjudul 'ketaman Asmoro'.
Setahun kemudian, Didi Kempot merilis album berjudul 'Pokoe Melu'.
Album yang dikeluarkan Didi Kempot terus mendapatkan respons positif masyarakat Indonesia.
Dalam album 'Cucak Rowo' pada tahun 2003, lagu yang dibawakan Didi Kempot menjadi populer.
Di tahun berikutnya, Didi Kempot kembali merilis album 'Jambu Alas' bersama Nunung Alvi pada tahun 2004.
Dan pada tahun 2005, Didi Kempot merilis album berjudul 'Ono Opo'.
Lagu 'Stasiun Balapan' meceritakan sebuah nama stasiun yang ada di Solo.
Didi Kempot menciptakan lagu tersebut ketika dirinya mengamen di Solo.
Pada saat itu Didi Kempot terinspirasi dari penumpang yang ada di stasiun tersebut.
Keterangan Keluarga soal Kronologi Meninggalnya Didi Kempot
Baca: Penyanyi Didi Kempot Tutup Usia, Pernah Berkarier sebagai Pengamen dan Jadi Duta Kereta Api
Baca: Tak Punya Riwayat Penyakit, Dokter Ungkap Kemungkinan Penyebab Meninggalnya Didi Kempot
Penyanyi legenda tanah air Didi Kempot telah tutup usia.
Didi mengembuskan napas terakhirnya di RS Kasih Ibu Solo pada pukul 07.30 WIB.
Hal tersebut dikonfirmasi oleh sang kakak, Lilik.
Lilik mengaku masih terkejut dengan kepergian sang adik yang terbilang mendadak.
Bahkan Lilik masih bersama Didi Kempot sebelum pelantun tembang Cidro tersebut pergi ke rumah sakit.
Pada Senin (4/5/2020) malam, Didi sempat mendengarkan lagunya.
Didi Kempot juga baru saja menyelesaikan rekaman.
Lilik menceritakan, Didi Kempot awalnya mengeluh rasa panas.
"Mendengarkan lagu-lagunya itu kan, terus bilang 'ini kok panas'," kata Lilik, dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV.
Namun, mereka memutuskan untuk tetap tinggal di hotel sekira 1 jam.
"Di hotel kira-kira satu jam," katanya.
Sebelum pulang ke rumah, Didi Kempot memutuskan untuk pergi ke dokter.
Hingga akhirnya pada pukul 07.30 WIB meninggal dunia di RS Kasih Ibu.
Lilik tak menyangka, lantaran Didi Kempot juga sempat menyetir kendaraan.
"Wong masih nyopir (menyetir) kok," katanya.
Lilik pun membeberkan sang adik masih beraktivitas.
Lilik juga tak menampik Didi memiliki banyak aktivitas mulai dari syuting, menyanyi, hingga menciptakan lagu.
Lilik menduga sang adik kelelahan akibat aktivitas yang padat.
Meskipun sempat mengeluh, Didi tak merasakan betul kelelahannya.
Sebelum ke rumah sakit, Didi Kempot juga berpamitan kepada sang kakak.
"Tapi nggak dirasa. 'Aku ke rumah sakit dulu' bilang gitu, " kata Lilik.
Lilik juga mengatakan, Didi Kempot sebelumnya tak pernah dirawat di rumah sakit.
Baru pada Senin (4/5/2020) malam Didi Kempot memeriksakan diri ke RS Kasih Ibu.
Sebagai orang terdekat Didi Kempot, Lilik menyebut, sang adik selama ini tak memiliki riwayat penyakit apa pun.
Aktivitas terakhir yang dilakukan Didi Kempot sebelum merasakan sakit yakni rekaman.
Menurut Lilik, Didi Kempot berencana merilis lagu bersama Yuni Shara.
Didi Kempot pun telah mempersiapkan rencana duetnya bersama Yuni Shara.
Didi Kempot meninggal di usia 53 tahun.
Rencananya, penyanyi yang mendapat julukan Godfather of Broken Heart tersebut akan dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kronologi Meninggalnya Didi Kempot, Awalnya Mengeluh Panas