Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Politeknik LPP Yogyakarta adalah sebuah politeknik yang berdiri dibawah Yayasan Pendidikan Perkebunan Yogyakarta yang didirikan oleh Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP) Yogyakarta.
Politeknik LPP didirikan dan ditetapkan dengan SK Mendikbud No. 66/D/O/1997 dan SK Dirjen Dikti Depdikbud No. 319/Dikti/Kep/1998.
Berdasarkan kedua SK tersebut, Politeknik LPP merupakan Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan Program Diploma 3.
Industri perkebunan di Indonesia semakin berkembang sebagai salah satu penopang ekonomi nasional.
Dengan luas areal perkebunan Indonesia mencapai lebih dari 25 juta Ha dan menyerap lebih dari 37 juta tenaga kerja (BPS 2016) dan terus berkembang.
Crude Palm Oil (CPO), Karet, Kakao, Tebu, Teh dan Kopi merupakan komoditas utama di Indonesia.
Indonesia adalah Raja Dunia Perkebunan Internasional.
Hal ini mendorong tumbuhnya kebutuhan sumber daya manusia yang unggul di bidang perkebunan, dan berkarier di Industri perkebunan terbukti dapat meningkatkan kesejahteraan dan kesuksesan di masa depan.
Politeknik Perkebunan LPP Yogyakarta, atau lebih dikenal dengan Politeknik LPP Yogyakarta, hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut.
Sebagai lembaga pendidikan tinggi di bidang perkebunan.
Politeknik LPP Yogyakarta berpengalaman melahirkan sumber daya manusia yang profesional dan siap berkarir di industri perkebunan.
Bagi lulusan SMA, SMK, atau MAN, Politeknik LPP Yogyakarta merupakan gerbang sukses menuju masa depan di dunia perkebunan.
Baca: Universitas Negeri Malang (UM)
Sejarah
Cikal bakal berdirinya Politeknik LPP merupakan pengembangan dari College Gula Negara (CGN) yang didirikan tahun 1950 untuk menyiapkan tenaga ahli gula Indonesia.Pada tahun 1960, CGN berubah menjadi Akademi Gula Negara (AGN) yang masih mempersiapkan tenaga ahli bidang pergulaan.
Pada tahun 1970, cakupan kegiatan lembaga ini tidak hanya lingkup pergulaan, namun juga berkembang ke lingkup aneka tanaman, dan untuk itu AGN berubah menjadi Lembaga Pendidikan Perkebunan (LPP).
Dibentuknya LPP ini dalam rangka mempersiapkan SDM lingkup perkebunan, khususnya BUMN Perkebunan.
Seiring dengan perkembangan dan dinamika lingkungan bisnis perkebunan dan atas dukungan BUMN Perkebunan, LPP membuka program pendidikan untuk mempersiapkan tenaga terampil yang akan memasuki industri perkebunan, dan dari sinilah Politeknik LPP didirikan.
Sistem pendidikan di LPP sejak awal adalah ikatan dinas dalam arti peserta didik adalah para karyawan PT Perkebunan dan perusahaan swasta perkebunan guna meningkatkan kompetensi di bidang perkebunan.
Di mulai dari program pendidikan bagi pekerja level staf yaitu PAUP hingga level pimpinan KMPD-KMPM-KMP.
Namun pada tahun 1988, telah diuji coba angkatan non karyawan dan animo peserta cukup banyak.
Tes masuk program PAUP non karyawan ini dilakukan di kantor masing-masing PT Perkebunan / perkebunan swasta.
Hingga akhirnya PAUP LPP berkembang hingga sekarang dan pemerintah pun mengubah nama LPP menjadi Politeknik LPP.
Visi dan Misi
Menjadi Perguruan Tinggi Terbaik yang Mampu Menghasilkan Lulusan yang Profesional di Bidang Perkebunan
- Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri perkebunan, untuk menghasilkan lulusan yang profesional dan berkarakter.
- Menyelenggarakan penelitian terapan dan pengabdian masyarakat untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan yang menunjang proses belajar mengajar serta mendukung pengembangan teknologi industri perkebunan.
- Menjalin kerjasama yang harmonis dan berkesinambungan dengan pemangku kepentingan guna pengembangan keahlian dan keilmuan.
- Menyelenggarakan tata kelola perguruan tinggi yang efektif dan efisien berdasarkan pada prinsip-prinsip keadilan, transparan, tanggung jawab, kredibel, dan akuntabel.
Program Studi
Teknik kimia merupakan Program Studi yang mempelajari proses pengolahan industri melalui penerapan hukum-hukum kimia dan fisika untuk mengolah bahan baku menjadi produk secara ekonomis.
Di Politeknik LPP, Prodi teknik kimia berkonsentrasi pada proses kimia industri perkebunan, khususnya industri gula dan hilir sawit.
Saat ini, kebutuhan dunia akan industri hasil perkebunan terus meningkat, bukan hanya sektor hulu namun hingga ke hilir.
Adanya industrialisasi yang bersih, aman dan ramah lingkungan membuat tantangan baru bagi seorang engineer lulusan Teknik kimia.
Akan tetapi, hal ini justru akan memperluas cakupan bidang Teknik Kimia yang dengan bekal keilmuannya dapat membuat para lulusannya mengembangkan produk-produk perkebunan ke arah teknologi pangan, bioproses, teknologi material, teknologi polimer dan sebagainya. Kesemuanya itu dalam cakupan industri hilir perkebunan.
Di program studi ini, mahasiswa tidak hanya diajarkan mengenai proses pengolahan industri perkebunan, namun mahasiswa juga akan diajarkan mengenai tata kelola industri termasuk laboratorium; pengoperasian alat-alat industri dan perancangannya; analisis produk hasil perkebunan; K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) pabrik pengolahan perkebunan; penanganan limbah industri perkebunan hingga pengawasan dan manajemen pabrik perkebunan.
Kurikulum Program studi Teknik Kimia terdiri dari 120 SKS meliputi mata kuliah wajib dan mata kuliah peminatan.
Mata kuliah peminatan berkonsentrasi pada gula tebu, gula rafinasi dan hilir sawit. Selain itu, juga ada tugas mandiri terbimbing bagi mahasiswa yaitu Praktek Kerja Lapang (PKL) I sampai III, Proyek Akhir dan Seminar Penelitian.
Program Studi Teknik Mesin Politeknik LPP (Terakreditasi B) memadukan antara kekuatan teori dan penguasaan aplikasi teknis melalui praktek di laboratorium maupun di lapangan serta mampu memberi solusi yang tepat atas problem yang terjadi di industri perkebunan terutama di bidang teknik perawatan mesin.
Program studi Akuntansi DIII merupakan salah satu dari 5 (lima) program studi yang bernaung di bawah Politeknik LPP yang berlokasi di tengah kota Yogyakarta. Program Studi Akuntansi Politeknik LPP didirikan pada tahun 1997, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 66/D/O/1997.
Program Studi Akuntansi terakhir kali terakreditasi oleh BAN PT dengan Nomor: 190/SK/BAN-PT/Ak-XIII/Dpl-III/IX/2013 dengan status akreditasi B.
Guna meningkatkan peran dalam rangka menyiapkan tenaga kerja menengah ke bawah dan dalam rangka mencerdaskan bangsa, berbagai upaya akan terus dilaksanakan sehingga dapat meningkatkan opini publik terhadap eksistensi program studi Akuntansi yang dibutuhkan keberadaannya dan diakui oleh publik (public trust) pada era persaingan pendidikan tinggi yang sangat kompetitif dan mengglobal.
Program studi Akuntansi DIII sebagai sebuah institusi pendidikan tinggi memiliki 3 (tiga) tugas pokok tridarma perguruan tinggi yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat yang harus selalu berbenah diri dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas keluaran program studi agar dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai tuntutan stakeholder dalam era global. Upaya untuk mengetahui capaian dan kondisi kinerja program studi,
Mencetak mahasiswa yang memahami dunia kerja di bidang perkebunan dengan kompetensi siap kerja dan siap bersaing . Upaya yang dilakukan diantaranya :
- Perbandingan antara teori dan praktek yang termuat dalam kurikulum adalah 49 % teori dan 51 % praktikum
- Pemahaman dunia perkebunan didukung dengan pelaksanaan PKL I, PKL II, PKL III
- Pemahaman teknis budidaya tentang komoditas perkebunan unggulan : kopi, kakao, tebu, karet, Kelapa Sawit, teh, kelapa, disyaratkan harus lulus dengan nilai minimal C dengan tujuan supaya mahasiswa benar-benar menguasai teknik budidaya komoditi tersebut.
- Mulai tahun akademik 2016/2017 telah diselenggarakan penerimaan mahasiswa baru dengan beasiswa bagi anak-anak petani Kelapa Sawit dengan minat khusus yaitu kelembagaan Kelapa Sawit.
Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan D-IV (PSBTPD-4) adalah bagian dari institusi Politeknik LPP, yang melaksanakan sistem pendidikan vokasi.
Ciri utama pendidikan vokasi adalah sifatnya yang link dan match dengan kebutuhan dan dinamika perkembangan industri, dalam hal ini adalah industri agribisnis perkebunan.
Industri agribisnis perkebunan pada saat ini merupakan salah satu kegiatan ekonomi nasional yang berkembang dengan pesat, baik dari segi organisasi dan kelembagaan, manajemen, bisnis, maupun teknologi.
Perkembangan ini tentu saja harus menjadi dasar dalam perancangan dan perencanaan sistem pendidikan yang ada di institusi Politeknik LPP, khususnya PSBTPD-IV. Konten dan sistem pengelolaan program studi harus dapat menghasilkan luaran berupa SDM yang siap memasuki, berkiprah dan menjawab tantangan industri agribisnis perkebunan saat ini dan di masa depan.
Kontak dan Alamat
Jl. LPP No.1 Yogyakarta 55222
Telp: 0274555776
Fax: 0274585274
e-mail: surat@politeknik-lpp.ac.id
Contact Person PMB:
0812224254444