Candi Ngawen

Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Candi Ngawen merupakan candi yang dibangun oleh wangsa Sailendra pada abad ke-8 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Candi Ngawen adalah candi bercorak agama Buddha yang berjarak sekitar 5 km dari candi Mendut.

Candi Ngawen berada di desa Ngawen, kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Menurut perkiraan, candi ini dibangun oleh wangsa Sailendra pada abad ke-8 pada zaman Kerajaan Mataram Kuno.

Kemudian, keberadaan candi Ngawen ini kemungkinan besar adalah bangunan suci yang tersebut dalam prasasti Karang Tengah pada tahun 824 M, yaang bertuliskan dalam bahasa Sanskerta, Venuvana yang berarti Hutan Bambu.

Candi ini terdiri dari 5 buah candi kecil, dua di antaranya mempunyai bentuk yang berbeda dengan dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya.

Terdapat sebuah patung Buddha dengan posisi duduk bernama Ratnasambawa yang sudah tidak ada kepalanya tampak berada pada salah satu candi lainnya.

Beberapa relief pada sisi candi masih tampak cukup jelas, di antaranya adalah ukiran Kinnara, Kinnari, dan kala-makara. (1)

Pada awalnya Candi Ngawen ditemukan oleh Belanda.

Kemudian oleh Belanda dipugar pada tahun 1911.

Menurut catatan yang ada pada pos penjagaan, Candi Ngawen dibangun sekitar abad 8, tepatnya pada masa dinasti Syailendra (Budha) dan dinasti Rakaipikatan (Hindu).

Candi ini termasuk dalam candi Budha meskipun dibangun oleh dua dinasti yang berbeda.

Karena dibangun pada dua dinasti inilah Candi Ngawen dijuluki Candi Peralihan.

Melihat dan membandingkan dari Candi Ngawen bila dipandang sekilas bentuk bangunannya nyaris mirip dengan bangunan candi Hindu.

Hal ini disebabkan bangunan candi yang meruncing.

Tetapi apabila diamati dengan seksama, candi ini memiliki stupa dan teras (undak-undak) yang menjadi simbol dalam candi-candi Budha.

Selain bangunannya yang mirip dengan candi Hindu, bentuk bangunan Candi Ngawen memiliki sedikit banyak kesamaan dengan Candi Mendut. (2)

Baca: Candi Klero

Baca: Candi Sewu

  • Sejarah


Candi ini mempunyai bentuk yang berbeda karena dihiasi oleh patung singa pada keempat sudutnya.

Bentuk bangunannya nyaris mirip dengan bangunan candi Hindu karena bagian atas candi yang meruncing.

Tetapi apabila diamati dengan seksama, candi ini memiliki stupa dan teras (undak-undak) yang menjadi simbol dalam candi-candi Budha.

Salah satu peneliti asal Belanda, Van Erp yang memulai penelitian Candi Ngawen tahun 1920, ia memulai ekskavasi candi dengan mengeringkan lahan sawah tempat Ngawen ditemukan.

Kini, candi ini tetap dikelilingi hamparan sawah yang menawarkan keindahan tersendiri.

Keunikan lainnya yaitu pada seni arsitektur candi ini, ditemukan pada arca singa yang menopang empat sisi bangunan candi yang berhasil direkonstruksi dari lima bangunan yang ada.

Gaya ukiran arca singa ini menyerupai lambang singa pada negara Singapura, dan berfungsi mengaliri air hujan yang keluar lewat mulut arca.

Dari kelima candi yang terdapat di kompleks Candi Ngawen tersebut hanya candi II yang telah dipugar pada tahun 1927, sehingga candi ini mempunyai komponen yang paling lengkap.

Empat candi yang lain hanya tinggal Khaki dan reruntuhan.

Dari kelima candi tersebut yang mempunyai kondisi terparah adalah candi I yang hanya tinggal pondasi.

Kompleks Candi Ngawen mencakup lima bangunan candi dengan letak berderet.

Bangunan candi terdiri dari dua candi induk dan tiga candi apit.

Candi induk merupakan candi utama, sedangkan candi apit adalah candi yang letaknya mengapit candi induk. (3)

Penampakan dari Candi I yang tinggal pondasi dan beberapa undak-undak yang tersisa menunggu proses pemugaran.

  • Lokasi dan Akses


Candi Ngawen diketahui berada di tengah-tengah pemukiman warga.

Tepatnya di Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah.

Lokasi Candi Ngawen berjarak 2 kilometer sebelah selatan kompleks makam Kyai Raden Santri, Gunung Pring.

Candi ini juga berjarak sekitar 5 kilometer di timur Candi Mendut.

Untuk jam buka candi, Candi Ngawen dibuka sejak pagi sekitar pukul 08.00 WIB hingga petang, pukul 17.00 WIB.

Biaya masuk Candi Ngawen gratis, namun pengunjung harus membayar parkir sebesar Rp 2.000 per kendaraan. (4)

(TribunnewsWiki.com/Restu)



Nama Candi Candi Ngawen


Lokasi Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Magelang, Jawa Tengah


Google Map https://goo.gl/maps/jXdh5bPDSY6SKH4B6


Sumber :


1. id.wikipedia.org
2. situsbudaya.id
3. candi.perpusnas.go.id
4. www.tripadvisor.co.id


Penulis: Restu Wahyuning Asih
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer