Hingga artikel ini diunggah, hashtag atau tagar GoodbyeSandiagaUno telah mendapat 11,1 ribu cuitan di Twitter,
Topik tersebut menjadi trending lantaran Calon Wakil Presiden pada Pilpren 2019 lalu tersebut berada dalam satu frame dengan Immanuel Ebenezer.
Tepatnya ketika Sandiaga Uno dan Immanel Ebenezer tengah membagikan sembako di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat pada Sabtu, (2/5/2020) kemarin.
Baca: Sandiaga Uno Akui Siap untuk Bantu Erick Thohir di BUMN: Ini Bentuk Kontribusi Bangsa dan Negara
Baca: Gagal di Pilpres, Begini Cara Sandiaga Uno Balikin Modal Nyumbang Kampanye setelah Banyak Jual Saham
Sebagian besar warganet yang meramaikan tagar GoodbyeSandiagaUno mempersoalkan 'kedekatan' Sandiaga Uno dengan Immanuel Ebenezer.
Sabtu, (2/5/2020) keduanya terlihat bersama ketika membagikan sembako di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Tak banyak yang mengetahui mengenai sosok dibalik trendingnya Sandiaga Uno di media sosial dan mesin pencarian Google pagi ini.
Seperti dikutip dari Wartakotalive.com, Immanuel Ebenezer adalah Ketua Relawan Jokowi Mania atau pendukung setia Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Immanuel Ebenezer dikenal sebagai sosok yang banyak menyerang Alumni 212 hingga Gubernur DKI Anies Baswedan.
Padahal, seperti yang dicuitkan warganet, Alumni 212 merupakan satu dari pendukung setia Sandiaga Uno.
Sehingga tak jarang ditemukan cuitan di Twitter membahas mengenai kasus Immanuel Ebenezer.
Terutama dirinya yang kerap dipolisikan karena kasus ujaran kebencian oleh pendukung atau simpatisan Anies Baswedan maupun alumni 212.
Selain menjadi ketua relawan Jokowi mania, Immanuel Ebenezer juga diketahui menjadi Ketua Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Mania.
Alasan pembagian sembako oleh Sandiaga Uno dan Jokowi Mania (Jo-Man)
Seperti yang diberitakan oleh Wartakotalive.com, agenda Sandiaga Uno bagikan sembako di Bantargebang karena dirinya peduli terhadap korban pondemi corona.
Diungkapkan oleh Sandiaga, kehadirannya memberikan bantuan merupakan bagian dari Aksi Relawan Indonesia Bersatu Lawan Covid-19.
Dianggap sebagai masalah bersama, Sandiaga setuju apabila seluruh masyarakat harus bergandengan tangan melawan pandemi corona.
"Saat pandemi semua harus bersatu, tidak boleh ada warna atau keberpihakan secara politik," tegas Sandiaga.
"Saya bersama Jo-Man (Jokowi Mania) menegaskan, musuh kita adalah Covid-19. Mari kita lawan dengan mengikuti apa yang dianjurkan oleh pemerintah," lanjutnya.
Bantuan sembako diserahkan Sandiaga Uno berserta Simpul Relawan Jokowi Mania (Jo-Man) kepada 300 Kepala Keluarga (KK).
Bantargebang dipilih menjadi lokasi pilihan lantaran wilayah tersebut belum tersentuh bantuan apapun selama masa darurat corona.
"Bersama Pak Sandi, kita ingin memberi perhatian kepada warga TPA Bantargebang yang terdampak Covid-19. Mereka disini nyaris tidak tersentuh bantuan," ujar Ketua Jokowi Mania, Immanuel Ebenezer.
Dia mengatakan, penyebaran virus Covid-19 imbasnya sangat besar bagi kehidupan masyarakat bawah.
Karena itu perlu peran berbagai pihak, agar masyarakat mampu menghadapi pandemi corona.
Hal itu sesuai dengan seruan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar masyarakat bahu-membahu dan bergotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Baca: Waspada Virus Corona, Sandiaga Uno Lebih Pilih Lakukan Hal Ini Dibanding Pakai Masker saat di Jepang
Baca: Vasco Ruseimy Tertawa Dengar Cerita Sandiaga Uno Pernah Naik Pesawat Kelas Ekonomi
Baca: Setelah Dapat Kode dari Jokowi, Sandiaga Uno Dinilai Berpeluang Lebih Besar untuk Maju Pilpres 2024
(TRIBUNNEWSWIKI/Magi, WARTAKOTA/Suprapto)
Artikel ini telah tayang di Wartakota dengan judul "GoodbyeSandiagaUno Trending Twitter, Ini Alasan Sandiaga Uno Bagikan Sembako Bersama Relawan Jokowi"