5 Kabar Baik Penanganan Wabah Virus Corona di Indonesia: Banyak yang Sembuh hingga Ada 41 Lab Baru

Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Update kasus virus corona di Indonesia

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Berikut adalah 5 kabar baik penanganan kasus Covd-19 yang ada di Indonesia.

Wabah virus corona yang terjadi di Indonesia masih terus begulir.

Pemerintah tak henti-hentinya melakukan perkembangan dalam penanganan Covid-19 ini.

Dengan penambahan kasus setiap harinya, pemerintah juga tak ketinggalan untuk mengembangkan penangannya.

Hingga Senin (4/5/2020), sudah terkonfimasi sebanyak 11.587 kasus positif virus corona di Indonesia.

Terjadi penambahan 395 kasus positif dibandingkan hari sebelumnya.

Baca: UPDATE Covid-19 di Indonesia: Tambah 395, Total Ada 11.587 Kasus Positif, 1.954 Sembuh

Baca: 2 Karyawan Sampoerna Positif Corona Meninggal, Gubernur Jatim Khofifah Tuding Pemkot Surabaya Lelet

Kasus-kasus ini tersebar di 34 provinsi dan 321 kabupaten/kota di Indonesia.

Adapun jumlah ODP saat ini adalah sebanyak 235.035 orang dan PDP sebanyak 22.545 orang.

Meskipun semakin banyak kasus positif, namun ada kabar baik dari penangan kasus virus corona di Indonesia.

Berikut adalah 5 kabar baik terkait penanganan kasus virus corona di Indonesia:

1. Jumlah pasien sembuh semakin banyak

Secara nasional, jumlah pasien sembuh terus mengalami peningkatan yang lebih tinggi daripada pasien meninggal.

Hingga Senin (5/5/2020), jumlah pasien sembuh telah mencapai 1.954 orang.

Pasien-pasien ini tersebar di hampir seluruh provinsi di Indonesia.

Berdasarkan data kumulatif, seluruh provinsi yang telah melaporkan kasus kesembuhan pasien Covid-19 memiliki jumlah yang lebih banyak dari kasus kematian di wilayah tersebut.

Terdapat penambahan sebanak 78 pasien yang dinyatakan sembuh.

Kisah Pria 54 Tahun asal Lampung Sembuh dari Covid-19: Kondisinya Naik Turun, Sempat Patah Semangat (Kompas.com/ Tri Purna)

2. Sebanyak 14 provinsi tak laporkan kasus baru

Menurut data Kementerian Kesehatan, pada hari Sabtu (2/5/2020), sebanyak 14 provinsi tidak melaporkan adanya kasus baru.

Adapun provinsi-provinsi tersebut terdiri atas:

  • Provinsi Aceh
  • Provinsi Bangka Belitung
  • Provinsi Bengkulu
  • Provinsi Jambi
  • Provinsi Kalimantan Selatan
  • Provinsi Kepulauan Riau
  • Provinsi Sumatera Selatan
  • Provinsi Sulawesi Utara
  • Provinsi Sumatera Utara
  • Provinsi Lampung
  • Provinsi Maluku Utara
  • Provinsi Maluku
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur
  • Provinsi Gorontalo

Baca: 36 Pedagang di Pasar Raya Padang Positif Corona, Sudah Kontak 1.000 Orang hingga Pasar Ditutup

Jemaah menunaikan Salat Jumat dengan shaf berjarak 1 meter di Masjid Nasional Al Akbar, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (27/3/2020). MUI memberikan tuntunan ibadah di bulan Ramadan di saat wabah pandemi corona. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

3. 1,4 juta APD telah didistribusikan

Melansir Kompas.com, Kamis (30/4/2020), Wakil Asisten Operasi Panglima TNI Marsama TNI Jorry S Koloay menyebutkan bahwa 1.492.150 (1,4 juta) alat pelindung diri (APD) telah didistribusikan hingga Kamis (30/4/2020).

Adapun sisa dari logistik APD yang ada di gudang berjumlah sebanyak 334.600.

Jorry menyebut bahwa pihaknya juga memiliki kacamata Google 3.000 buah, masker bedah 846.334 buah, masker N95 38.000, rapid test 285.000, dan sarung tangan medis 402.000.

Kacamata Google sudah didistribusikan seluruhnya, masker bedah tersisa 71.500 dengan jumlah yang terdistribusi sebanyak 774.000.

Baca: Pandemi Covid-19, Kota Ini Gunakan Kotoran Ayam Demi Cegah Penyebaran Corona, Begini Caranya

Pekerja menunjukkan alat pelindung diri buatan konveksi milik Riswan Halomoan di kawasan PIK, Penggilingan, Jakarta Timur, Kamis (26/3/2020). Konveksi ini memproduksi 1000 APD perhari pesanan dari berbagai rumah sakit untuk tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. (Kompas.com/Kristianto Purnomo)

4. Pemerintah tambah 41 laboratorium Covid-19

Untuk mempercepat deteksi infeksi Covid-19 secara masif, pemerintah menambah jumlah laboratorium Covid-19 sebanyak 41 laboratorium.

Jadi, ada 89 laboratorium yang saat ini telah aktif melaksanakan pemeriksaan. Sebelumnya, hanya ada 48 laboratorium yang digunakan.

Mengutip Kompas.com, Rabu (29/4/2020), 89 laboratorium tersebut terdiri dari 48 laboratorium di rumah sakit di seluruh Indonesia.

Kemudian, 15 laboratorium yang tersebar di perguruan tinggi, dan 18 laboratorium di jejaring laboratorium Kementerian Kesehatan.

Selain itu, ada 5 laboratorium yang berada di jaring laboratorium kesehatan daerah dan 3 laboratorium di Balai Veteriner Direktorat Peternakan.

"Kita berharap bahwa secepatnya akan bisa kita dapatkan hasil laboratoriumnya sehingga kita bisa konfirmasikan apakah di kasus positif atau kasus yang negatif Covid," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto sebagaimana dikutip Kompas.com, 29 April 2020.

Ilustrasi Tes Virus Corona (pixabay.com)

5. Kasus Covid-19 di Jakarta alami perlambatan

Melansir Kompas.com, Senin (27/4/2020), Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Munardo menyebut bahwa penyebaran virus corona di DKI Jakarta semakin mengalami perlambatan dari waktu ke waktu.

Doni mengatakan bahwa perlambatan ini terjadi karena penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) telah berjalan dengan baik.

Namun, hingga kini, jumlah kasus Covid-19 terbanyak secara kumulatif masih dicatatkan di DKI Jakarta.

Pada hari Sabtu (2/5/2020), jumlah kasus baru yang dilaporkan di DKI Jakarta adalah sebanyak 80 kasus.

Baca: Inilah 10 Negara dengan Kasus Virus Corona Terbanyak di Dunia, China Justru Tak Masuk Daftar

(Tribunnews/TribunSumsel)(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Al Farid)

Artikel ini telah tayang di Tribunsumsel.com dengan judul 5 Kabar Baik Penanganan Kasus Virus Corona di Indonesia, Diantaranya Banyak Pasien Sudah Sembuh



Penulis: Abdurrahman Al Farid
Editor: Archieva Prisyta

Berita Populer