Video tersebut memperlihatkan seorang ibu memeluk kedua anaknya yang masih kecil di dalam ambulans, sesaat sebelum mereka dirujuk ke Rumah Sakit Darutat Covid-19 Wisama Atlet Kemayoran Jakarta Pusat.
Diduga, kedua anaknya tertular virus Corona dari pakaian milik Ayahnya.
Baca: Mahasiswi Nekat Pulang Kampung, Awalnya Negatif Covid-19, tapi Tulari 70 Orang: Kotanya Lockdown
Video berdurasi 2 menit 10 detik tersebut viral akibat tersebar di Media Sosial Whatsapp.
Sang perekam pun terdengar menahan tangis.
"Sembuhkanlah, Ya Allah," kata sang perekam dengan suara bergetar.
Ibu yang terlihat di dalam video tersebut terlihat memeluk anaknya yang berumur 4 tahun yang terlihat sudah dipasangi infus di tangannya.
Sedangkan, anaknya yang berumur 8 tahun berada di samping ibunya sambil terus menarik-narik baju sang Ibu.
Awalnya, sang Ayah menjalani rapid test virus corona dan mendapat hasil non-reaktif terhadap Covid-19.
Kemudian pada 14 April 2020, sang Ayah yang pulang ke rumah langsung membersihkan diri sebelum berinteraksi dengan keluarganya.
Namun, 3 jam kemudian ketiga anaknya mengeluhkan sakit kepala disertai dengan demam.
Ternyata, saat diukur, suhu ketiga anak tersebut berada di atas 38 derajat celcius.
Baca: Update Terbaru Pasien Virus Corona di Seluruh Dunia 27 April 2020, Total 205.724 Pasien Meninggal
Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Para Dokter Harus Memilih Berpuasa atau Tidak
Ketiga anak tersebut pun dibawa ke sebuah rumah sakit di Kabupaten Bogor.
Tim medis rumah sakit pun segera melakukan rontgen dan mengatakan jika ada peradangan di paru-paru ketiga anak tersebut.
Setelah melakukan tes darah, hasil yang keluar adalah limfosit ketiga anak tersebut menurun dan mengarah pada Covid-19.
Bupati Bogor Ade Yasin mengatakan, Ibu dan dua anaknya itu dinyatakan positif corona berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan di laboratorium RS Polri Jakarta.
"Dan pada pagi harinya 15 April jam 10 dibawa ke rumah sakit," kata Ade.
Ade menuturkan jika kondisi mereka dapat dinyatakan sebagai PDP.
Namun, pada 16 April 2020, pihak puskesmas setempat belum bisa melakukan rapid test virus corona karena kehabisan alat.
Akhirnya kantor sang Ayah pun memfasilitasi pemeriksaan tes swab untuk keluarga tersebut di RS Polri Jakarta.
Keesokan harinya, petugas puskesmas setempat mendapat laporan bahwa sang Ibu juga mengalami sesak napas dan dilarikan ke IGD RSUD Cileungsi.
Setelah dilakukan rontgen, Ibu dari 3 anak itu mengalami pembengkakan jantung dan dipindahkan ke rawat inap di salah satu rumah sakit daerah.
"Tanggal 20 April 2020, hasil lab dari RS Polri dinyatakan bahwa Ibu dan dua anaknya positif Covid-19," kata Ade.
Sementara sang Ayah dan satu anak lainnya dinyatakan negatif Covid-19.
Baca: Jawaban soal Masjid Agung Banten: Program Belajar dari Rumah di TVRI Senin 27 April 2020
Baca: Kabar Baik Virus Corona: Semua Pasien Covid-19 di Wuhan Dipulangkan Pasca 2 Minggu Lockdown Dibuka
Baca: Ramadan dan Corona, Tips Sahur yang Benar, Perbanyak Sayur Buah untuk Tangkal Covid-19
Juru Bicara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dedi Syarif mengatakan jika ibu dan 2 anak tersebut memang positif Covid-19.
Menurut Dedi, ketiganya terjangkit akibat virus yang ada dari baju sang Ayah.
Hal tersebut menjadi penyebab karena sang Ayah bekerja menangani pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
"Iya sudah (diperiksa tertular dari baju ayahnya)," ucap Dedi yang juga Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor ketika dihubungi Kompas.com, Minggu (26/4/2020).
Dedi menjelaskan bahwa pakaian sang Ayah menjadi media penularan virus corona atau Covid-19 di rumah mereka.
Meskipun sang Ayah langsung membersihkan tubuhnya sepulang dari rumah sakit, virus tersebut telah menempel pada permukaan pakaian.
Kemudian, secara tidak sengaja pakaian tersentuh tangan sang Ibu.
"Karena kan dia (Ayah) memang bekerja di sana, Wisma Atlet. Kemungkinan besar dari pakaiannya (penularan virus)," kata Dedi.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ibu dan 2 Anak Dijemput Ambulans, Diduga Ketularan dari Pakaian Ayah"