Masjid Al-Irsyad

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Masjid Al-Irsyad Bandung


Daftar Isi


  • Informasi Awal


TRIBUNNEWSWIKI.COM - Masjid Al-Irsyad adalah sebuah masjid karya arsitek Ridwan Kamil yang terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Masjid yang mampu menampung hingga 1.500 jamaah ini dibangun sejak tahun 2009 dan selesai pada tahun 2010.

Masjid Al-Irsyad diresmikan pada 27 Agustus 2010 bertepatan dengan Nuzulul Quran pada 17 Ramadan 1431 H.

Masjid Al-Irsyad yang berdiri di atas lahan seluas 1 hektar ini menyatu dengan Al-Irsyad Satya Islamic School, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Bangunan masjid ini dinilai unik, megah, dan kokoh meskipun tidak memiliki kubah dan pilar-pilar penyangga.

Beberapa bulan setelah dibangun, masjid dengan arsitektur futuristik ini langsung menyabet penghargaan Building of The Year 2010 versi National Frame Building Association pada kategori religious architecture. (1)

Baca: Masjid Agung Demak

Baca: Masjid Siti Aisyah

  • Ide Desain Masjid


Masjid Al-Irsyad dirancang oleh seorang arsitek yang juga adalah seorang wali kota, Muhammad Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa inspirasi untuk mendesain Masjid Al-Irsyad datang dari akumulasi pengalaman pribadi.

Saat pertama kali mendapatkan ide untuk mendesain Masjid Al-Irsyad, Ridwan Kamil sedang berada di puncak bukit pada waktu maghrib.

Dari puncak bukit tersebut, ia melihat ke arah barat di mana bangunan masjid akan menghadap.

Ternyata, arah barat dari lahan masjid terdapat sebuah gunung dengan pemandangan pemandangan matahari terbenam yang dinilainya adalah sebuah pemandangan alami yang luar biasa.

Dari pengalaman tersebut lah akhirnya Ridwan Kamil memutuskan untuk mendesain Masjid Al-Irsyad.

Selain itu, inspirasi pembuatan Masjid Al-Irsyad juga didapatnya pada saat ia melaksanakan haji dan umrah.

Menurut Ridwan Kamil, bangunan Kabah adalah sesuatu yang sederhana , namun memiliki arti yang mendalam bagi umat Muslim.

Oleh karen aitu, kemudian Ridwan Kamil memutuskan untuk membuat Masjid Al-Irsyad berbentuk kotak dan ber-landscape lingkaran.

Karena bentuknya kotak, Ridwan Kamil memutuskan untuk tidak menyertakan kubah pada bangunan Masjid Al-Irsyad. (2)

Baca: Masjid Raya Al Mashun Medan

Baca: Masjid Istiqlal

  • Arsitektur


Bentuk masjid sekilas hanya seperti kubus besar layaknya bentuk bangunan Kabah di Arab Saudi.

Menurut sang arsitek, kubah hanya bagian dari identitas budaya, sehingga ia lebih memilih untuk menampilkan identitas keislaman melalui kalimat syahadat.

Kalimat ini ditampilkannya melalui susunan bata pembentuk dinding masjid.

Dengan konsep ini, dari luar terlihat garis-garis hitam di sekujur dinding masjid.

Jika dicermati, kisi-kisi dinding dengan susunan bata bolong ini membentuk dua kalimat syahadat dalam huruf Arab.

Teknik ini menjadikan tubuh bangunan layaknya sebuah seni kaligrafi tiga dimensi dengan ukuran yang sangat besar.

Selain itu, kisi-kisi tersebut berfungsi sebagai penerangan yang bersifat bolak-balik dan sangat artistik.

Siang hari, cahaya alami matahari akan menembus ke ruang dalam.

Pada momen ini, cahaya tersebut terlihat seperti sebuah elemen digital yang membentuk dua kalimat syahadat.

Pada malam hari cahaya dari dalam masjid akan memancar keluar, membentuk kaligrafi syahadat yang berpendar.

Masuk ke ruang utama masjid, sejauh mata memandang terlihat ruang kubus berkarpet merah hitam memanjang.

Tidak terlihat detail ornamen layaknya masjid pada umumnya.

Di bagian atap terdapat 99 kotak persegi yang merupakan lampu penerang.

Uniknya, tepat di ujung setiap kotak terdapat guratan yang membentuk satu asma Allah.

Jika gelap mulai menyelimuti, sebuah keindahan pun terhampar.

Sembilan puluh sembilan kotak persegi itu akan memancarkan 99 Asma’ul Husna.

Mihrab juga berbeda dengan masjid lainnya.

Mihrab berbentuk lorong persegi itu terbuka di bagian depan dan langsung menghadap pegunungan yang sangat indah.

Mihrab dan mimbar diletakkan menjorok di atas sebuah kolam.

Sebuah batu bulat berukir lafaz Allah Swt. diposisikan tepat di tengah mihrab yang terbuka.

Batu ini merupakan simbol untuk mencegah orang lewat di depan imam.

Panorama pegunungan tersebut memperlihatkan superioritas kebesaran alam.

Siapa pun yang tengah bermunajat ke hadapan-Nya dan melihat pemandangan tersebut akan merasa sangat kecil sehingga diharapkan manusia agar selalu rendah hati. (3)

Masjid Al-Irsyad Bandung

Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Virus Corona, Imam Masjid di London Ingatkan Sisi Positif, seperti Itikaf

Baca: Ramadan di Tengah Pandemi Corona, Masjid di Yogyakarta Tarawih Pakai Toa, Warga Salat dari Rumah

  • Penghargaan


Pada tahun 2010, National Frame Building Association memilih Masjid Al-Irsyad sebagai salah satu dari lima besar Building of The Year 2010 kategori religious architecture.

Konsep bangunannya yang ramah lingkungan pun menjadikan masjid ini meraih penghargaan FuturArc Green Leadership Award 2011 oleh Building Construction Information (BCI) Asia.

Tidak hanya itu, Ridwan Kamil sebagai artsitek juga mendapatkan penghargaan berkat karyanya yang dinilai fenomenal ini.

Penghargaan tersebut adalah IAI Awards 2018 oleh Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) yang diberikan kepada Ridwal Kamil pada kategori tempat ibadah.

Tidak dapat dimungkiri, masjid ini adalah satu mahakarya seni bangunan kontemporer yang mendobrak pakem-pakem tradisi bentuk masjid.

Berbagai penghargaan kelas dunia yang telah disematkan padanya membuktikan bahwa masjid ini tidak dibangun untuk sekadar tampil beda. (4)

(Tribunnewswiki.com/Ron)


Nama Masjid Al-Irsyad


Tanggal diresmikan 27 Agustus 2010


Arsitek Ridwan Kamil


Alamat Jl. Parahyangan KM. 2,7, Kota Baru Parahyangan, Cipeundeuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat 40553


Google Maps https://goo.gl/maps/C8DwjX6VL1nbCRgt7


Luas bangunan 1.800 meter persegi


Sumber :


1. www.youtube.com/watch?v=uK097QpVulQ
2. ganaislamika.com
3. duniamasjid.islamic-center.or.id


Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer