Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Institut Seni Indonesia Yogyakarta atau ISI Yogyakarta adalah sebuah institusi pendidikan berbentuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang terletak di Yogyakarta.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta berdiri pada 30 Mei 1984 dan menjadi salah satu perguruan tinggi kesenian awal yang ada di Indonesia.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta saat ini dipimpin oleh Prof. Dr. M. Agus Burhan, M.Hum sebagai Rektor.
Institut Seni Indonesia Yogyakarta beralamat Jl. Parangtritis No.KM. 6,5, Glondong, Panggungharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55188, Indonesia.
Sejarah
Institut Seni Indonesia Yogyakarta yang dikenal dengan ISI Yogyakarta adalah sebuah lembaga pendidikan tinggi seni berstatus perguruan tinggi negeri yang memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan sampai jenjang tertinggi.
ISI Yogyakarta dibentuk atas dasar Keputusan Presiden RI No. 39/1984 tanggal 30 Mei 1984 dan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof. Dr. Nugroho Notosusanto pada tanggal 23 Juli 1984.
Walaupun usianya sebagai institut relatif muda, namun perguruan-perguruan yang merupakan komponen pembentuk ISI Yogyakarta sudah lama ada dan telah lama berkiprah dalam perkembangan seni tanah air serta banyak menghasilkan seniman-seniman dan profesional yang tersebar dalam berbagai fungsi, profesi dan keahlian, baik di dalam maupun di luar negeri.
ISI Yogyakarta dibentuk berdasarkan fusi atas tiga pendidikan tinggi seni yang sudah ada sebelumnya, yaitu Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia “ASRI”, Akademi Musik Indonesia “AMI”, dan Akademi Seni Tari Indonesia “ASTI”.
Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia “ASRI” sebagai komponennya yang tertua telah ada sejak awal tahun 1950 sebagai hasil usaha para seniman yang pada waktu itu berkumpul di Yogyakarta. Indonesia memiliki tradisi seni yang tinggi akan mampu memelihara dan mengembangkan kemapuannya.
Maka lahirlah Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang bermula dari status akademi dan baru pada tahun 1968 memperolah bentuknya sebagai sekolah tinggi yang memberinya kewenangan untuk membuka tingkat sarjana. Baca sejarah lebih lengkap …
Akademi Musik Indonesia “AMI” komponen yang lain, lahir pada tahun 1961 berkembang dari Sekolah Musik Indonesia (SMIND) yang berdiri tahun 1952; dan Akademi Seni Tari Indonesia “ASTI” lahir pada tahun 1963; merupakan kelanjutan dari Konservatori Tari Indonesia (KONRI) yang lahir agak jauh di belakang, yaitu pada tahun 1961.
Sama halnya dengan ASRI, berdirinya AMI dan ASTI adalah juga karena dorongan yang kuat dari para pecinta seni budaya Indonesia untuk mengmbangkan apa yang dimilikinya. Walaupun jauh sebelum itu pendidikan seni secara tradisional sudah ada, tetapi untuk meningkatkan baik secara vertikal maupun horisontal diperlukan lembaga-lembaga pendidikan seni yang formal dan moderen.
Pada awal tahun 1973 sidang antara para pimpinan STSRI “ASRI”, AMI, ASTI dan beberapa akademi kesenian lainnya dengan pejabat-pejabat dari Departeman Pedidikan dan Kebudayaan, sepakat untuk membentuk suatu lembaga pendidikan tinggi seni yang lebih luas cakupannya dan lebih besar kewenangannya baik di bidang seni maupun dari segi ketentuan-ketentuan pendidikan tinggi.
Baca: Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN SUKA)
Visi, Misi dan Tujuan
Institut Seni Indonesia Yogyakarta menjadi pelopor perguruan tinggi seni nasional yang unggul, kreatif, dan inovatif berdasar Pancasila.
- Menyelenggarakan pendidikan seni yang unggul, kreatif, dan inovatif berdasarkan Pancasila.
- Menyelenggarakan penelitian dan penciptaan seni yang unggul, kreatif, dan inovatif berdasarkan Pancasila.
- Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang seni yang unggul, kreatif, dan inovatif berdasarkan Pancasila.
- Menyelenggarakan kerjasama nasional, regional, dan internasional yang strategis, sinergis, dan berkelanjutan.
- Menyelenggarakan manajemen yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel (good governance).
Tujuan Institut Seni Indonesia Yogyakarta :
- Mewujudkan pendidikan seni yang menghasilkan sarjana dan ahli seni yang kreatif, produktif, inovatif, dan kompetitif.
- Mewujudkan penelitian dan penciptaan seni yang unggul, inovatif, berwawasan lingkungan, dan berbasis pada kearifan lokal.
- Mewujudkan dharma pengabdian kepada masyarakat secara berkelanjutan yang mampu meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa untuk kesejahteraan masyarakat.
- Mewujudkan kerjasama nasional, regional, dan internasional yang strategis, sinergis, dan berkelanjutan yang menghasilkan academic benefit.
- Mewujudkan pengelolaan lembaga yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel (good governance).
Baca: Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY)
Fasilitas
Kampus ISI Yogyakarta berada di atas tanah seluas 18 hektar yang berlokasi di sebelah selatan pusat kota Yogyakarta, tepatnya di Jalan Parangtritis Km. 6 Sewon, Bantul. Di atas tanah seluas tersebut di atas berdiri fasilitas yang terdiri fasilitas umum, pendidikan dan fasilitas penunjang.
Berupa gedung di mana rektor dan pembantu-pembantunya berkantor, selain itu merupakan gedung administrasi induk sebagai pusat kegiatan administrasi umum, akademik, lembaga-lembaga dan student center.
Memiliki 7 unit gedung, meliputi gedung Dekanat 2 lantai, Jurusan Tari 4 lantai, Jurusan Teater 4 lantai, Jurusan Musik 4 lantai, Jurusan Etnomusikologi 2 lantai, Jurusan Pedalangan 2 lantai, Jurusan Karawitan 2 lantai. Masing-masing gedung jurusan memiliki ruang-ruang kuliah, studio serta peralatan-peralatan pendidikan yang sesuai dengan tiap-tiap jurusannya.
Memiliki 4 unit gedung, meliputi gedung Dekanat, Jurusan Seni Murni, Jurusan Kriya dan gedung Jurusan Disain. Masing-masing gedung terdiri dari ruang kuliah, studio dan kantor administratif. Keseluruhan ruang kuliah di Fakultas Seni Rupa berjumlah 21, 61 ruang studio beserta peralatannya meliputi ruang studio Tugas Akhir, Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, Desain Interior, Desain Komunikasi Visual, Kriya Kayu, Kriya Logam, Kriya Kulit, Kriya Tekstil, Kriya Keramik, Ruang Komputer, Fotografi, Intaglio, Screen, Ttah batu, Cukil Kayu, Gambar Model, Seni Lukis Potret, Nirmana, Sketsa, Pewarnaan, Glasir, Pengolahan Tanah Liat, Las, Cor, dan Tenun. Selain itu juga terdapat 9 ruang sidang atau seminar dan 10 ruang dosen.
Selain ruang administratif dan ruang dosen terdapat ruang kuliah teori, ruang kuliah audio visual, ruang studio fotografi, ruang gelap / kamar gelap, studio komputer, studio editing. Masing-masing ruang diperlengkapi dengan peralatan canggih sesuai dengan perkembangan jaman.
Saat ini Perpustakaan ISI Yogyakarta memiliki koleksi buku tidak kurang 300.000 buku, yang meliputi 40.549 judul. Sejak tahun 1988 UPT perpustakaan ISI Yogyakarta ditunjuk oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Lyanan Disiplin Ilmu (Pusyandi) bidang Seni dan Budaya. dan berperan sebagai sumber utama dalam pelayanan penelusuran informasi dan dokumen bagi seuruh sistem layanan bibliografi di lingkungan perpustakaan perguruan tinggi seni.
ISI Yogyakarta juga memeliiki masjid kampus untuk menampung kegiatan-kegiatan dan peribadatan umat islam di lingkungan kampus.
Terdapat dua lapangan sepak bola, bola basket, bola voli, bulutangkis, tenis meja; sebagai fasilitas untuk mendukung klub-klub olah raga yang ada dan aktif hampir setiap hari.
Baca: Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Himne dan Mars
Kembangkan daya cipta berkreasi
Tuntut sumbangkan bakat seni dalam cita
U-Jut lah ilmu dan mari berkarya
Bersatu dikan bangsa cerdas berpribadi
Berjiwa dibawah panji saraswati
Binanamis penuh dharma bhakti
Demi insan seni pancasila
Trampil dalam cinusa bangsa indonesia
Utamakan ketarasa junjung budaya bangsa
Sadar indahan mengisi kehidupan
Berwa dan bertanggung jawab sbagai seniman sejati
Dan berpribadi sbagai seniman sejati
Lambang
Siapakah tokoh Saraswati pada logo Institut Seni Indonesia Yogyakarta, dialah Dewi Saraswati digambarkan sebagai sosok wanita cantik, dengan kulit halus dan bersih, merupakan perlambang bahwa ilmu pengetahuan suci akan memberikan keindahan dalam diri.
Ia tampak berpakaian dengan dominasi warna putih, terkesan sopan, menunjukan bahwa pengetahuan suci akan membawa para pelajar pada kesahajaan.
Saraswati dapat digambarkan duduk atau berdiri diatas bunga teratai, dan juga terdapat angsa yang merupakan wahana atau kendaraan suci darinya, yang mana semua itu merupakan simbol dari kebenaran sejati. Selain itu, dalam penggambaran sering juga terlukis burung merak.
Dewi Saraswati digambarkan memiliki empat lengan yang melambangkan empat aspek kepribadian manusia dalam mempelajari ilmu pengetahuan: pikiran, intelektual, waspada (mawas diri) dan ego. Di masing-masing lengan tergenggam empat benda yang berbeda, yaitu:
- Lontar (buku), adalah kitab suci Weda, yang melambangkan pengetahuan universal, abadi, dan ilmu sejati.
- Genitri (tasbih, rosario), melambangkan kekuatan meditasi dan pengetahuan spiritual.
- Wina (kecapi), alat musik yang melambangkan kesempurnaan seni dan ilmu pengetahuan.
- Damaru (kendang kecil).
Angsa merupakan simbol yang sangat populer yang berkaitan erat dengan Saraswati sebagai wahana (kendaraan suci). Angsa juga melambangkan penguasaan atas Wiweka (daya nalar) dan Wairagya yang sempurna, memiliki kemampuan memilah susu di antara lumpur, memilah antara yang baik dan yang buruk. Angsa berenang di air tanpa membasahi bulu-bulunya, yang memiliki makna filosofi, bahwa seseorang yang bijaksana dalam menjalani kehidupan layaknya orang biasa tanpa terbawa arus keduniawian.
Selain angsa, juga sering terdapat merak dalam penggambaran Dewi Saraswati, yang mana adalah simbol dari kesombongan, kebanggaan semu, sebab merak sesekali waktu mengembangkan bulu-bulunya yang indah namun bukan keindahan yang abadi.
Baca: Universitas Kristen Indonesia
Program Studi
Program Studi yang ada di Institut Seni Indonesia Yogyakarta :
1. Fakultas Seni Rupa
- Seni Murni
- Kriya
- Batik Dan Fashion
- Disain Interior
- Disain Komunikasi Visual
- Desain Produk
- Tatakelola Seni
2. Fakultas Seni Pertunjukan
- Tari
- Karawitan
- Musik
- Penciptaan Musik
- Penyajian Musik
- Teater
- Etnomusikologi
- Pedalangan
- Pendidikan Seni Pertunjukan
3. Fakultas Seni Media Rekam
- Film Dan Televisi
- Fotografi
- Animasi
Pascasarjana (S2) dan (S3)
- Magister Penciptaan & Pengkajian Seni
- Doktor Penciptaan & Pengkajian Seni
- Magister Tata Kelola Seni
Baca: Universitas Bakrie
Organisasi
Kontak
Jl. Parangtritis Km. 6.5 Sewon
Bantul Yogyakarta 55188 Indonesia
Telp 0274-379133, 373659
Fax 0274-371233
E-mail arts@isi.ac.id
Informasi PMB ISI Yogyakarta 2020