Selain Tak Bergejala, Virus Corona Punya Gejala Baru Lainnya, Gatal-gatal hingga Merasa Lelah

Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Archieva Prisyta
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi menggaruk gatal.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Wabah virus corona masih terus menyebar ke seluruh dunia.

Bahkan, gejala-gejala kemunculannya pun semakin beragam.

Gejala virus corona kini tak hanya identik dengan sesak napas dan batuk.

Namun, ada juga yang tidak merasakan gejala virus corona.

Baru-baru ini, ahli Prancis mengatakan virus corona atau Covid-19 ini juga dapat menyebabkan gejala dermatologis.

Gejala ini menyebabkan kulit kemerahan yang kadang menyakitkan hingga gatal-gatal.

Para ahli Prancis menduga kemunculan hal ini menjadi gejala baru Covid-19.

Diduga gejala dermatologis ini dapat muncul tanpa disertai gejala pernapasan.

Tak hanya itu, mereka juga menyoroti tentang lesi kulit yang mungkin menjadi tanda Covid-19 lainnya.

Baca: Ahli Temukan Gejala Baru Virus Corona, Kulit Merah dan Gatal, Tanpa Disertai Masalah Pernapasan

Lesi kulit merupakan jaringan kulit yang tumbuh abnormal di permukaan maupun di bawah permukaan kulit.

Di samping gejala pada kulit, rupanya Covid-19 juga memiliki gejala lainnya antara lain :

Kelelahan Berlebihan

Dikutip dari Kompas.com, seorang pria dari Silver Spring, Maryland merasa sangat lelah hingga hampir tak bisa berjalan.

Padahal ia tidak merasakan demam, namun ia mengaku kedinginan.

Kendati demikian, dokter telah memeriksa gejala yang dialami pria tersebut apakah gelaja Covid-19 atau bukan.

Baca: Ekonomi Terperosok, Sejumlah Negara di Dunia Lakukan Buka Tutup Pembatasan Sosial COVID-19

Tak Bisa Mengecap dan Membau

Gejala Covid-19 lainnya yaitu kehilangan indera penciuman dan pengecap.

Dalam hal ini, penderita tiba-tiba tidak bisa merasakan rasa dan bau.

Baca: Terinfeksi Corona Tapi Sama Sekali Tak Bergejala, Mengapa Bisa? Begini Penjelasan Ahli

Ilustrasi hidung tersumbat (freepik.com)

Hal ini awalnya dilaporkan oleh British Rhinological Society dan American of Otolaryngology pada akhir Maret 2020 lalu.

Dalam laporan tersebut bukti anekdotal yang menunjukkan indera penciuman dan pengecap menjadi gejala Covid-19.

Namun, terkait hal ini para tenaga medis masih mempelajari bagaimana virus corona dapat menyebabkan hal tersebut.

Nyeri Otot

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga menyampaikan salah satu gejala virus corona adalah myalgia atau nyeri otot.

Brendan McLaughlin (28), seorang penjaga keamanan di Holy Name Medical Center di Teaneck, New Jersey merasakan pusing sebelum demam, kedinginan, dan nyeri otot.

Baca: Menolak Karantina Mandiri karena Tak Bergejala Covid-19, Wanita ini Tulari Virus Corona pada Ibunya

Ia kemudian pergi ke ruang gawat darurat di rumah sakit tempatnya bekerja dan berpikir mungkin terserang flu.

Tes virus corona menunjukkan hasil positif. McLaughlin mengaku tak pernah merasa begitu sakit dalam hidupnya.

Tak Bergejala

Seperti diketahui, saat ini gejala virus corona ada juga yan tidak memiliki gejala.

Di Indonesia, Orang Tanpa Gejala (OTG) sudah menjadi tanda bagi orang bergejala Covid-19.

Hal ini lebih berbahaya karena kebanyakan orang tidak akan mengetahui apakah orang tersebut terkena virus corona atau tidak.

Untuk gejala Covid-19 ini terdapat beberapa istilah seperti asymptomatic, yaitu orang yang membawa virus di dalam tubuhnya namun tidak menunjukkan gejala.

Baca: Perokok Berisiko Tinggi Terkena Covid-19, Gejalanya Bisa Lebih Parah hingga Komplikasi

Presymptomatic merupakan orang yang sudah terinfeksi dan virus corona sudah menginkubasi tubuhnya namun tidak menunjukkan gejala.

Very mildly symptomatic merupakan orang yang menunjukkan gejala ringan sakit Covid-19 namun tetap berinteraksi dengan orang lain.

Untuk terhindar dari gejala virus corona atau Covid-19, masyarakat diimbau untuk tetap melakukan physical distancing.

(TRIBUNNEWSWIKI/Afitria/KOMPAS.COM)

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com dengan judul Gejala Baru Virus Corona, Kulit Merah dan Gatal-gatal



Penulis: Nur Afitria Cika Handayani
Editor: Archieva Prisyta
BERITA TERKAIT

Berita Populer