Salah satunya terdapat lonjakan di Kota Bandung, Jawa Barat.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan pihaknya telah melakukan rapid test corona terhadap 637 jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Lembang, Bandung.
Dikutip dari Tribunnews.com, hasil dari rapid test tersebut sangat mencengangkan.
Baca: Ganjar Pranowo Jelaskan Soal 11 Pasien Positif Corona yang Meninggal di Jateng Kemarin Jumat
Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 4 April 2020 : Gemini Terlalu Bucin, Libra Bahagiakan Keluarga
Dari 637 jemaat yang ditest, sebanyak 226 jemaat atau 35 persen di antaranya positif virus corona atau covid-19.
"Dari 637 jemaat Gereja Bethel yang dites, 226-nya positif atau 35 persen," ujar Ridwan Kamil kepada Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin melalui teleconference, Jumat (3/4/2020).
Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil, mengatakan para jemaat GBI Lembang, Bandung terinfeksi dari pendeta gereja tersebut yang dinyatakan postif terinfeksi Covid-19 bersama istrinya.
Saat ini, kata Ridwan Kamil, pendeta dan istrinya itu telah dinyatakan meninggal dunia.
Baca: Di Tempat Isolasi Covid-19, Pangeran Charles Umumkan 4000 Kasur Baru untuk Rumah Sakit di Inggris
Baca: Sebaran ODP di Kabupaten Karanganyar Capai 778 Orang, Kecamatan Jatiyoso Paling Tinggi
“Mereka (jemaat) berkumpul, pendetanta melakukan sentuhan fisik.
Ini rasionya lebih besar,” jelas Ridwan Kamil.
perkembangan data virus corona di Jawa Barat, masih terus dicek dan ditelusuri.
Di sisi lain, Kang Emil mengaku sudah membagikan hampir 50 ribu rapid test ke seluruh Kota/Kabupaten di Jawa Barat (Jabar).
Baca: Skenario Buruk Ekonomi Terdampak Corona, Nilai Tukar Rupiah Bisa Tembus Rp 20 Ribu per Dollar AS
Baca: Surat Terbuka Akademisi China, Minta Amerika Serikat dan China Bersatu Hadapi Pandemi Covid-19
Namun baru 15 ribu yang dilaporkan melakukan tes, dengan 677 dengan di antaranya dinyatakan positif Covid-19.
Dari jumlah itu, 226 yang positif adalah jemaat di GBI Lembang.
"Jadi kesimpulannya, semakin kita banyak mengetes, semakin kita tahu virus ini beredar di mana saja.
Maka saya meyakini sebenarnya kasus kita berlipat-lipat.
Tetapi karena kecepatan mengetes ini tidak sebanyak yang kita harapkan, maka data yang datang juga seolah-olah sedikit," katanya.
Baca: Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Melejit, Alat Tes TBC Dikonversi untuk Pengecekan Virus Corona
Baca: Pandemi Covid, Universitas Ini Gelar Wisuda Online dan Gunakan Robot sebagai Wakil Wisudawan
Orang yang terinfeksi virus corona biasanya akan mengalami beberapa gejala di tubuh.
Mulai dari demam di atas 38 derajat celcius, sakit kepala, batuk kering, sakit tenggorokan, sampai sesak napas.