Tak Kalah Ampuh dari Jahe, Kandungan yang Terdapat di Ubi Ungu Juga Ampuh Tangkal Virus Corona

Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi ubi ungu

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Peneliti menemukan makanan baru yang disebut bisa menanggkal penyebaran virus corona atau covid-19.

Jika sebelumnya, jahe disebut bisa mencegah, kali ini ubi unguh disebut ampuh.

Kabar mengenai jahe dapat menjadi obat pencegah covid - 19 membuat harganya melonjak tinggi.

Sebelum pemberitaan mengenai penyebaran COVID - 19 harga jahe memang naik.

Ilustrasi jahe (Shutterstock)

Tetapi hanya menyentuh harga Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kilogram.

Namun setelah disebut dapat menangkal virus Corona, harga jahe kian meroket di pasaran.

Bahkan di toko-toko swalayan, harga jahe bisa mencapai 80-90 ribu per kilogramnya.

Namun belakangan, ternyata ubi ungu juga disebut bisa menangkal wabah virus corona atau covid-19.

Konsumsi ubi ungu sebagai asupan meningkatkan imunitas dalam menghadapi wabah covid 19.

Baca: Ada Imbauan Hindari Konsumsi demi Lawan Corona, Ini Manfaat Sebenarnya Curcumin pada Jahe & Kunyit

Hal itu dikatakan Kepala Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi (Balitkabi) Kementerian Pertanian (Kementan), Yuliantoro Baliadi.

Dia mengajak masyarakat untuk mulai konsumsi ubi ungu tersebut.

Menurut Yuliantoro, ubi ungu sangat bagus dikonsumsi karena mengandung antosianin pemecahan senyawa beracun yang dapat menambah kekebalan dan kebugaran tubuh.

ilustrasi ubi ungu

"Kunci utama dalam memberikan perlindungan daya tahan tubuh terhadap virus adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung antosianin. Salah satunya lewat ubi ungu," ujar Yuliantoro, Sabtu (21/3/2020).

Sejak 2014, kata Yuliantoro, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balitkabi telah melepas ubi ungu unggulan dengan nama varietas Antin 3.

Varietas tersebut memiliki kadar antosianin tinggi yaitu 150,7 mg atau 100 g (bb).

"Ubi ungu varietas Antin 3 adalah varietas unggulan yang mengandung kadar antosianinnya tinggi, bahkan lebih tinggi dari varietas yang berasal dari Jepang yaitu varietas Ayamurasaki," katanya.

Haris Syahbuddin

Sementara itu, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Kementan, Haris Syahbuddin menjelaskan bahwa ubi ungu adalah panganan fungsional yang kelebihannya sangat bermanfaat untuk kesehatan.

"Berdasarkan deskripsinya, selain ubi ini memiliki kadar antosianinya tinggi, juga memiliki potensi hasil yang tinggi yaitu 30,6 t/ha dan umur panennya 4 - 4,5 bulan.

Varietas ini juga agak tahan penyakit kudis, tahan hama boleng, toleran kekeringan dan cocok ditanam pada lahan tegalan atau sawah sesudah tanaman padi," katanya.

Baca: Viral Video Dokter Spesialis Paru Beri Tips Lawan Virus Corona, Berjemur Minimal 30 Menit

Sebagai informasi, virus corona adalah jenis virus mematikan karena mampu menular secara cepat dari manusia ke manusia lainya.

Virus ini menular melalui batuk atau bersin orang yang terpapar.

Sampai saat ini belum ada vaksin maupun obat yang biasa mengobati penyakit ini.

Namun demikian, banyak juga yang telah pulih karena sistem kekebalan tubuhnya dapat melawan virus corona.

"Virus corona adalah virus yang menguji daya tahan tubuh, jadi untuk meningkatkan daya tahan tubuh di saat merebaknya virus corona harus mengkonsumsi makanan yang mengandung antosianin," tutupnya.

Baca: Warganya Nekat Keluyuran di Tengah Wabah Corona, Walikota Tasikmalaya Lakukan Hal Unik Ini

Baca: Belum Ada Kasus Positif Virus Corona, Benua Ini Sudah Lakukan Lockdown Jauh-jauh Hari

(TribunnewsWiki.com/Niken Aninsi)



Penulis: Niken Nining Aninsi
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer