Sempat Ditutup karena Virus Corona, Kini Bioskop-bioskop di China Mulai Dibuka Kembali

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi bioskop.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Ketika pandemi virus corona menciptakan gangguan pada hampir setiap aspek kehidupan seluruh orang di dunia, kini ada secercah harapan muncul di China.

Setidaknya di bidang hiburan.

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Variety via Comic Book pada Selasa (24/3/2020), media pemerintah China melaporkan bahwa lebih dari 500 layar film telah dibuka kembali di China ketika kasus Covid-19 terus surut.

Sementara penerimaan box office aktual untuk teater yang baru dibuka kembali tetap rendah karena orang terus menghindari pertemuan publik.

Baca: Rumah Sakit Darurat Virus Corona - Wisma Atlet Kemayoran

Baca: Kasus Baru Covid-19 di Italia Terendah dalam 5 Hari Terakhir, Pejabat: Kami Mulai Melihat Cahaya

Itu adalah langkah maju, bahkan jika pembukaan kembali mewakili kurang dari lima persen dari semua teater yang beroperasi sebelum wabah virus.

Menurut data dari perusahaan tiket Mayoan, teater yang telah dibuka kembali mewakili lima provinsi terpisah di seluruh China yaitu, Xinjiang, Shandong, Sichuan, Fujian, dan Guangdong.

Meskipun Fujian dan Guangdong yang keduanya merupakan perbatasan Hong Kong, tidak ada tiket yang terjual pada hari Jumat, ketika bioskop kembali dibuka.

Adapun film yang diputar di bioskop-bioskop tersebut adalah flm baru-baru ini dan film-film populer Tiongkok yang diputar ulang.

Keputusan ini diambil untuk membantu mengurangi risiko kemungkinan bahwa penonton akan berbondong-bondong untuk menonton film terbaru.

Selain itu, ada beberapa indikasi bahwa beberapa film Hollywood mungkin akan hadir di bioskop di China seperti Green Book dan A Dog's Purpose.

Baca: Inggris Berlakukan Denda saat Lockdown, Boris Johnson: Tak Ada PM yang Ingin Lakukan Ini

Baca: Bukan Pagi Hari, Berjemur Bisa Tingkatkan Imunitas dari Corona Jika Dilakukan di Saat Tepat, Kapan?

Sementara Warner Bros mengumumkan akan merilis versi digital untuk film Harry Potter and the Sorcerer's Stone di media sosial di China meskipun belum ada tanggal resmi untuk rilis tersebut.

Pembukaan kembali beberapa bioskop di China masih akan terus dipantau.

China adalah pasar box office terbesar kedua di dunia, jadi bioskop yang hidup kembali tentu akan sangat membantu.

Tetapi pasar Amerika Utara sangat banyak dalam pola penahanan.

Ketika penyebaran virus corona terus meningkat di Amerika Serikat secara khusus, bioskop akan ditutup, studio film telah menunda rilis film domestik.

Produksi pada film-film yang lain telah terhenti dan banyak negara bagian dan kota sedang melakukan beberapa variasi untuk membuat penonton tetap di rumah.

Di China, tidak ada kasus Covid-19 lokal baru yang dilaporkan pada hari Senin.

Namun, 39 infeksi baru dikonfirmasi, semuanya telah dibawa ke Tiongkok dari negara lain.

Ada juga sembilan kematian yang tercatat dari Covid-19, semuanya di Wuhan, meskipun provinsi itu tidak mendaftarkan kasus baru penyakit apapun selama hampir seminggu.

(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)



Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer