Setelah Menhub Budi Karya Dinyatakan Positif Corona, Semua Menteri Diminta Mengikuti Tes Hari Ini

Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Menhub Budi Karya Sumadi tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/10/2019). Menurut rencana, presiden Joko Widodo akan memperkenalkan jajaran kabinet barunya kepada publik hari ini usai dilantik Minggu (20/10/2019) kemarin untuk masa jabatan periode 2019-2024 bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Setelah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19), sejumlah menteri pun dikabarkan melakukan tes corona.

Diantaranya adalah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang berencana melakukan tes corona pada Minggu (15/3/2020).

Meski begitu, Erick enggan mengungkapkan lokasi tes yang akan disambanginya.

"Tempatnya tidak bisa saya sebutkan," kata Erick dalam keterangannya, Minggu, (15/3/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Erick menyatakan, dirinya terakhir kali bertemy dengan Menhub Budi Karya pada apat terbatas.

"Percepatan Penyelesaian Permasalahan Pertahanan Sumatera Utara" di Kantor Presiden, Rabu (11/3/ 2020).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan diikuti sejumlah menteri.

Dalam rapat tersebut, turut hadir pula Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjono.

"Saya duduk di seberang Pak Budi Karya," kata Erick.

Baca: Setelah Tes Kesehatan, Presiden AS Donald Trump Negatif Virus Corona, Ini Pernyataan Dokter

Baca: Update Covid-19: Ridwan Kamil Umumkan 6 Orang di Jabar Positif, 28 Orang Tunggu Hasil Laboratorium

Erick mengatakan, semua peserta rapat hari itu diminta mengikuti tes kesehatan pada hari ini, Minggu (15/3/2020), termasuk Presiden Joko Widodo.

"Mestinya (Presiden juga), tapi itu bukan kewenangan saya," katanya.

Kondisi Menteri PUPR dan Menteri ATR/BPN

Setelah Menhub Budi Karya dinyatakan positis virus corona, beredar kabar bahwa Menteri PUPR Basuki Hadimuljono juga ikut terjangkit virus corona (Covid-19).

Bahkan, dalam kabar yang beredar tersebut dikatakan bahwa saat ini Basuki tengah dikarantina.

Namun, kabar tersebut lantas disangkal oleh Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Endra S Atmawidjaja.

Endra mengatakan jika saat ini, Menteri PUPR tersebut dalam kondisi sehat.

"Tidak betul (dikarantina). Beliau ada di rumah dinas dalam keadaan sehat walafiat," tegas Endra kepada Kompas.com, Sabtu (14/3/2020) malam.

Endra melanjutkan, dirinya masih berkomunikasi dengan Basuki sejak pagi hingga malam hari untuk membicarakan berbagai urusan pekerjaan menyangkut bidang PUPR.

Baca: Menhub Positif Covid-19, Ketua DPP Demokrat Minta Pemerintah Periksa Semua Menteri hingga Presiden

Baca: Fakta Lengkap di Balik Penetapan Status Solo KLB Virus Corona

Tak hanya Basuki, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil pun dikabarkan ikut dikarantina menyusul pertemuannya dengan Budi Karya saat rapat terbatas bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu (11/3/2020).

Dalam rapat tersebut, tampak Sofyan duduk bersebelahan atau di sisi kanan dari Budi Karya yang tengah berbincang dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Sementara di sisi kiri Sofyan, duduk Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

Menurut Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian ATR/BPN Yulia Jaya Nirmawati, Sofyan tidak dikarantina dan negatif terjangkit virus Corona (Covid-19).

Yulia menjelaskan, Sofyan telah melakukan uji kesehatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto pada Sabtu (14/3/2020).

"Pak Menteri ATR/Kepala BPN sudah melakukan test hari ini di RSPAD dan hasilnya negatif, terima kasih," kata Yulia kepada Kompas.com.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengumumkan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dinyatakan terjangkit virus Corona (Covid-19).

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Sabtu (14/3/2020).

Saat ini, Budi Karya tengah dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Awalnya wakil Kepala RSPAD Gatot Soebroto Budi Sulistya menjelaskan adanya pejabat pemerintah yang positif virus corona dengan nomor identitas pasien 76.

Lalu, Mensesneg yang mendampinginya mengkonfirmasi bahwa pejabat yang dimaksud adalah Budi Karya.

"Atas izin keluarga yang disampaikan oleh kepala RS tadi adalah Pak Menhub," kata Pratikno.

Baca: Tak Hanya Menhub Budi Karya Sumadi, Ini Pejabat Negara di Dunia yang Positif Virus Corona

Baca: Budi Karya Sumadi Terinfeksi Virus Corona, Luhut Pandjaitan Jadi Menteri Perhubungan Sementara

Sebelum Budi Karya dinyatakan positif corona, Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati telah mengungkapkan, Budi Karya tengah menderita sakit tifus dan asma.

"Beliau tengah dalam perawatan di rumah sakit karena penyakit tifus dan asma yang sudah lama diderita," kata Adita seperti dikutip dari ANTARA, Sabtu (13/3/2020).

Adita sekaligus menepis isu yang beredar jika Budi Karya terjangkit virus corona.

Adita juga enggan mengungkapkan di mana Budi Karya dirawat.

"Sementara ini hanya informasi di atas yang saya dapat," ujar dia.

Setelah Budi Karya dinyatakan positif Corona, Kementerian Kesehatan langsung melakukan penelusuran untuk mengecek adanya dugaan penularan kepada pejabat dan pihak lain.

(Tribunnewswiki.com/Ami Heppy, Kompas.com/Hilda B Alexander/Fika Nurul Ulya)



Penulis: Amy Happy Setyawan
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
BERITA TERKAIT

Berita Populer