Dua kasus tersebut adalah di Kota Semarang dan Kota Magelang.
“Berdasarkan ditemkannya kembali kasus Covid-19 di Jawa Tengah, ini ditemukan dua kasus," update vitus corona, Minggu (15/3/2020) seperti dikutip dari situs resmi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah.
Baca: UPDATE Jumlah Pasien Positif Corona di Indonesia, 117 Kasus, Ada 21 Kasus Baru, Ini Rinciannya
Baca: Covid-19 di Bogor : Wali Kota Masuk Daftar ODP Virus Corona, Polisi Patroli Awasi Anak Sekolah
"Satu terjadi di Semarang, satu terjadi di Magelang,” ungkap Ganjar Pranowo saat Press Converence terkait
Lebih lanjut Ganjar mengatakan kedua pasien tersrbut diarawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang dan di RSD Tidar Magelang.
“Kedua pasien ini dirawat di RSUP Kariadi dan satunya lagi di RSUD Tidar,” imbuhnya.
Dengan ditemukannya dua kasus corona di Jawa Tengah, Ganjar mengimbau warga masyarakat untuk mengansisipasi diri.
Baca: Lawan Corona, Cristiano Ronaldo Sulap Hotel Mewahnya Jadi Rumah Sakit Gratis, Siap Gaji Dokter
Baca: Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan
Pemprov Jateng pun mengambil langkah-langkah guna memerangi wabah virus corona yang kini telah terjadi di Indonesia.
Ganjar mengatakan langkah awal yang akan diambil ialah penelidikan terhadap setiap kasus yang ditemukan.
“Beberapa hal yang saya sampaikan dari sisi kesehatan, kita akan melakukan penyelidikan epidemologi atas setiap kasus yang ditemukan,” kata Ganjar Pranowo.
Baca: Pasien Positif Corona Meninggal di RSUD Moewardi Solo, Ganjar Pranowo: Masyarakat Tak Perlu Takut
Baca: SBY Sebut Koordinasi Negara di Dunia Cegah Corona Minim, Ingatkan Jokowi Agar Tak Lengah
Ia menjelaskan, nantinya tim akan melakukan tracking, terutama dua kota yang terdapat teman kasus corona baru.
“Jadi nanti tim akan melakukan tracking,
Magelang sudah kita perintahkan untuk melakukan tracking, Semarang melakukan tracking,” jelasnya.
Ada pula pelacakan terhadap orang-orang yang berkontak dengan pasien kasus corona tersbut.
Baca: Inggris Tunda Pemilihan Umum Lokal Selama Setahun Akibat Virus Corona
Baca: 7 Deretan Film Hollywood Terbaru yang Jadwal Rilis Perdananya Ditunda karena Virus Corona
Dimana pemprov Jateng meminta masyarakat untuk dapat memberikn informasi terkait tracking ini.
“Ada juga pelacakan kontak dengan melalui tracking itu,
yang kita harapkan nanti publik masyarakat membantu kami untuk memberikan informasi ini,” imbuh Ganjar.
Oleh sebab itu Pemprov Jateng akan menyediakan hotline guna memperoleh informasi dari masyarakat.
Baca: Pemkot Solo Anggarkan Rp 2 Miliar untuk Perangi Virus Corona, Wali Kota: Bisa Kurang, Bisa Lebih
Baca: Virus Corona Meluas, Sejumlah Kementerian Perbolehkan Pegawainya Bekerja di Rumah
“Tidak usah takut, jangan malu.
Nanti kita sediakan hotline jika memang ingin menyampaikan secara tertutup,” kata dia.
Selanjutnya langkah yang akan dilakukan adalah upaya pembendungan, satu di antaranya ialah melakukan edukasi kepda masyarakat.
“Seperti yang sudah di sampaikan ya, hidup sehat.
Kalau tidak ada keperluan, jangan keluar, hindari kerumunan-kermnan,” imbau Gubernur Jawa Tengah tersebut.
Baca: Setelah Menhub Budi Karya Dinyatakan Positif Corona, Semua Menteri Diminta Mengikuti Tes Hari Ini
Baca: Setelah Tes Kesehatan, Presiden AS Donald Trump Negatif Virus Corona, Ini Pernyataan Dokter
Berkaitan dengan pendidikan, Ganjar mengatakan sekolah akan diliburkan selama 14 hari.
Tetapi ini tidak berlaku bagi siswa-siswi yang ujian.
“Tadi malam kita sudah memutuskan bahwa dilakukan libur (sekolah) selama 14 hari.
Namun untuk yang ujian sekolah besok tetap berjalan.” jelasnya.
Baca: Fakta Lengkap di Balik Penetapan Status Solo KLB Virus Corona
Baca: Sebut Sebagian Tenaga Medis di Jakarta Terpapar Virus Corona, Anies: Tapi Belum Ada Angkanya
Tak hanya sekolah saja yang dilibrukan namun pendidikan usia dini hingga jenjang perguruan tinggi.
“Untuk siswa dari tingkat usia dini sampai perguruan tinggi dianjutkan ntuk belajar mandiri di rumah,” jelasnya.
Temuan baru dua suspect corona di Jawa Tengah ini juga berimbas pada pelaksanaan ujian nasional.
Baca: Kasus Virus Corona Terus Bertambah, Bagaimana Nasib Pelaksanaan Tes SKB CPNS 2019?
Baca: Tak Hanya Menhub Budi Karya Sumadi, Ini Pejabat Negara di Dunia yang Positif Virus Corona
“Bahwa dilakukan penundaan ujian nasional secara serentak untuk menjamin kepastian pelyanan bagi semua peserta ujian nasional dalam memenuhi layanan yang sama
“Kedua, bahwa layanan kebijakan penundaan ujian nasional ini telah mendapatkan dukungan penuh dari kementerian Pendidikan Kebudayaan dan pelaksanaannya siap untuk memfasilitasi tindak lanjutnya." kata dia.
Sekolah serta perguruan tinggi ini mulai libur pada Senin (16/3/2020) hingga 14 hari ke depan.