Rudy Gobert Positif Covid-19, 20% Pemain NBA Dikarantina: Mimpi Buruk untuk Semua Liga

Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rudy Gobert #27 dari Utah Jazz menembakkan lemparan bebas selama pertandingan melawan Detroit Pistons pada 7 Maret 2020 di Little Caesars Arena di Detroit, Michigan. Hak Cipta 2020 NBAE Chris Schwegler/NBAE via Getty Images/AFP.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Musim National Basketball Association (NBA) terhenti pada Rabu (11/3/2020) ketika seorang player utama Utah Jaza, Rudy Gobert dinyatakan positif Covid-19.

Pertandingan Utah Jazz melawan Oklahoma City Thunder dibatalkan sesaat sebelum peringatan atas positifnya Rudy Gobert terkena Covid-19.

Rudy Gobert tidak sedang berada di arena pertandingan pada saat itu.

Segera setelah hasil tes Rudy terungkap, NBA menunda sisa musimnya hingga waktu yang belum ditentukan.

Baca: KRL Bogor-Jakarta Kota Disebut Potensi Tinggi Risiko Virus Corona, PT KAI: Terjadi di Semua Area

Baca: Foto-foto Kediaman Baru Zaskia Gotik, Sangat Mewah Kontras dengan Rumahnya Dulu

Timbul pertanyaan, lalu berapa banyak pemain NBA yang perlu dikarantina dalam beberapa hari hingga pekan mendatang?

Dilansir dari Bussines Insider, sumber dari liga NBA mengatakan bahwa seorang pemain yang dites positif virus corona perlu dikarantina selama 14 hari bersama dengan semua rekan satu timnya.

Kemungkinan virus ini akan meluas ke tim lain dan orang-orang yang berhubungan dengan Rudy Gobert pada hari-hari menjelang tes positifnya.

Sepuluh hari sebelum Rudy Gobert dinyatakan positif virus corona, Utah Jazz, tim basket Gobert, menghadapi Boston Celtics, Detroit Pistons, Toronto Raptors, Cleveland Cavaliers, dan New Yorl Knicks.

Menurut Brian Windhorst dari ESPN, pemain dari tim-tim tersebut diminta untuk melakukan karantina sendiri.

Tidak hanya pemain, pelatih dan anggota staf tim-tim tersebut juga perlu untuk dikarantina selama dua minggu.

Termasuk Utah Jazz, seperlima yang artinya 20 persen dari keseluruhan liga telah melakukan karantina.

Selain itu, salah satu pejabat yang bekerja pada permainan Jazz dan Raptors pada Senin (2/3/2020), dan dijadwalkan untuk mengerjakan permainan pada Rabu (11/3/2020) antara New Orleans Pelicans dan Sacramento Kings, juga telah menjalankan karantina secara mandiri.

Baca: Dipanggil Kapolri Idham Aziz, Polisi Muda yang Viral Jadi Imam di Penjara, Ditawari Hal Ini

Baca: Wabah DBD Sebabkan 104 Meninggal, Penularan Sama-sama Cepat, Jumlah Lebih Banyak Dibanding Covid-19

Pertandingan pada hari Rabu tersebut telah dibatalkan, namun tidak jelas apakah kedua tim juga perlu dikarantina atau tidak.

Royce Young dari ESPN yang berada di arena Thunder pada Rabu (11/3/2020) ketika pertandingan dibatalkan, menjelaskan bagaimana masalah ini dapat menyebar.

“Saya menonton semua pemain ini melakukan pemanasan sebelum permainan.

Mereka semua adalah orang yang sama yang ada dalam penerbangan yang sama dengan Rudy Gobert,” tutur Young.

Young tidak tahu pasti bagaimana virus ini akan menyebar, karena ia menyaksikan semua, pertandingan dan pemanasan sebelum game.

Baca: WHO Nyatakan Virus Corona sebagai Pandemi, Pejabat Kesehatan Hong Kong: Itu Tidak Mengubah Apapun

Baca: Tom Hanks dan Rita Wilson Tertular Virus Corona di Australia, Chet Hanks: Orangtuaku Baik-baik Saja

Ia mengatakan bahwa ini semua menjadi rumit, mereka tidak tahu akan seberapa banyak orang yang akan tertular, karena kesemuanya berada di tempat yang sama bahkan berinteraksi.

“Jadi hal ini rumit dalam sejumlah cara yang berbeda.

Semua orang berada di arena ini, saya menyaksikan bola melambung dari para pemain NBA.

Mereka menyentuh bola dan mengembalikannya kepada sesama pemain.

Semua orang berada di sini, ada pemain duduk di kursi penonton, tidak dapat dihindari bahwa Anda akan menyentuh ruang yang sama dengan orang lain,” bebernya.

Dengan demikian, ada masalah yang lebih penting dan mendesak, yaitu menghentikan penyebaran virus corona itu sendiri.

Namun, dari perspektif olahraga, hal ini adalah mimpi buruk untuk semua liga.

Hanya perlu satu tes positif virus corona untuk mematikan keseluruhan liga, dengan atau tanpa kehadiran penggemar.

Rudy Gobert positif virus corona

Pada Kamis (12/3/2020) pagi WIB, pihak penyelenggara mengeluarkan pengumuman yang diunggah melalui akun Twitter resmi NBA.

Pengumuman tersebut berisi terkait salah satu pebasket NBA yang positif terkena virus COVID-19 atau yang dikenal sebagai virus corona.

"NBA mengumumkan bahwa salah satu pemain Utah Jazz positif terkena COVID-19.

Hasil tes dilaporkan sesaat sebelum tip-off laga antara Jazz dan Oklahoma City Thunder di Chesapeake Energy Arena," tulis NBA dalam pernyataannya.

Baca: Dinikahi saat Usia 19 Tahun, Ririn Ekawati Sebut Suaminya Direbut Wanita Lain saat Awal Nikah

Baca: Cerita Raffi Ahmad saat Siwon Berkunjung ke Rumahnya, Akui Sering DM-an hingga Ajak Bisnis Bareng

Dengan kondisi tersebut, NBA memutuskan untuk menunda laga Utah Jazz vs Oklahoma City Thunder yang seharusnya digelar pada Rabu (11/3/2020) waktu setempat.

Pihak NBA juga memastikan bahwa sang pemain tidak berada dalam lingkungan arena tempat berlangsungnya laga.

Berdasarkan laporan ESPN, pemain yang dilaporkan terkena virus corona ialah Rudy Gobert.

Gobert diketahui berposisi sebagai center.

Dia merupakan peraih gelar pemain bertahan terbaik NBA musim 2019.

Pebasket asal Perancis itu berhasil mengalahkan dua pesaingnya, Giannis Antetokounmp (Milawaukee Bucks) dan Paul George (Oklahoma City Thunder) atau yang sekarang telah membela Los Angeles Clippers.

(Tribunnewswiki.com/Ron)



Penulis: Ronna Qurrata Ayun
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
BERITA TERKAIT

Berita Populer