Coronavirus Ditetapkan Sebagai Pandemi Global oleh WHO, Apa Artinya?

Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus dari WHO, mengumumkan bahwa virus corona atau Covid-19 dikategorikan sebagai pandemi global, Rabu (11/3/2020).(Kolase TribunnewsWiki/twitter.com/DrTedro)

TRIBUNNEWSWIKI.COM – Badan Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah virus corona sebagai pandemi global.

Hal ini menyusul terjangkitnya ratusan negara positif visur corona.

Pernyataan tersebut diumumkan oleh Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (11/3/2020).

Lalu apakah yang dimaksud degan pandemi?

Baca: BREAKING NEWS: NBA Resmi Dihentikan Akibat Virus Corona

Baca: Tom Hanks dan Rita Wilson Dinyatakan Positif Terjangkit Virus Corona

Pandemi adalah...

Menurut A Dictionary of Epidemiology, referensi standar untuk ahli epidemiologi, pandemi adalah epidemi yang terjadi di seluruh dunia, atau di wilayah yang sangat luas, melintasi batas internasional dan biasanya memengaruhi banyak orang.

Dikutip dari Vox, penyakit "pandemi" terdengar jauh lebih menakutkan daripada sekedar "wabah".

Tetapi penting untuk diingat bahwa "pandemi" mengacu pada berapa banyak bagian dunia yang menghadapi tingkat penyakit yang meningkat.

Dan secara teori, tidak mengatakan seberapa serius penyakit itu.

Baca: Kondisi Darurat, Vaksin Corona Siap Diuji Klinis April Mendatang: Tak Perlu Tunggu 12-18 Bulan Lagi

Baca: Fadli Zon Tuding Pemerintah Buang Waktu dan Anggap Enteng Corona, Kena Tegur Najwa Shihab

Dikutip dari New York Times, menurut WHO, epidemi didefinisikan sebagai wabah penyakit regional yang menyebar secara tak terduga.

Sementara pada 2010, WHO mendefinisikan pandemi sebagai penyebaran penyakit baru di seluruh dunia yang memengaruhi banyak orang.

Center for Disease Control and Prevention (CDC) mengatakan itu adalah epidemi yang telah menyebar di beberapa negara atau benua, biasanya mempengaruhi sejumlah besar orang.

Baca: Infeksi 13 Kali Lipat di Luar China, WHO Umumkan Wabah Virus Corona Sebagai Pandemi Global

Baca: Tumbuh Subur di Jawa Barat, Tanaman Kina Berpotensi Jadi Bahan Obat Penyembuh Virus Corona

Direktur Jenderal Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam konferensi pers yang berlangsung pada Rabu (11/3/2020). twitter.com/DrTedro (twitter.com/DrTedro)

Riwayat pandemi

Pandemi telah menjadi bagian dari sejarah manusia selama berabad-abad.

Salah satu yang paling awal yang pernah dilaporkan berasal dari tahun 1580.

Sejak itu, setidaknya ada empat pademi influenza yang terjadi pada apab ke-19 dan tiga terjadi pada abad ke-20, menurut CDC.

Dikutip dari CNN, pandemi paling parah dalam sejarah baru-baru ini adlaah pandemic influenza 1918, atau yang kadang disebut sebagai ‘Flu Spanyol’.

Baca: Bek Juventus Jadi Pemain Liga Italia Pertama Positif Terjangkit Virus Corona

Baca: Nadine Dorries Menteri Kesehatan Inggris Positif Virus Corona, Kini Mengisolasi Diri di Rumah

Ketika 200.000 orang turun ke jalan-jalan Philadelphia, flu Spanyol tahun 1918.(qz.com)

Pandemi itu diperkirakan telah menginfeksi sekitar 500 juta orang atau sepertiga dari populasi dunia dan menewaskan sekitar 50 juta di seluruh dunia.

Masih ada beberapa perdebatan tentang di mana virus H1N1 ini berasal, tetapi para ilmuwan telah menemukan bahwa virus itu memiliki gen asal burung.

Dengan kata lain, ia memiliki koneksi ke burung.

Menurut CDC, lebih banyak tentara Amerika yang meninggal karena pandemic flu 1918 daripada yangtewas dalam pertempuran selama Perang Dunia I pada 1918.

Pada 1919, pandemi mereda, namun virus N1H1 terus beredar sevara musiman selama 38 tahun.

Baca: Penyakit Flu (Influenza)

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 12 Maret 2020, Rencana Aries Belum Terwujud, Cancer Jaga Kesehatan!

Resimen ke-39, mengenakan masker untuk melindungi tentara dari virus flu, berbaris di jalan-jalan Seattle pada bulan Desember 1918 Foto: Atlas Archive / The Image Works via theneweuropean.co.uk

Pandemi virus N1H1

Pada musim semi tahun 2009, virus influenza A H1N1 baru muncul.

Virus influenza A H1N1 terdeteksi pertama kali di Amerika Serikat dan kemudian menyebar dengan cepat ke seluruh dunia.

Virus itu mengandung "kombinasi unik dari gen influenza yang sebelumnya tidak diidentifikasi pada hewan atau manusia," menurut CDC.

CDC mengatakan virus ini ditemukan berasal dari babi.

Baca: Hari Ini dalam Sejarah 29 Desember 1997: Jutaan Ayam di Hong Kong Dibunuh karena Virus Flu Burung

Baca: Tak Ingin Ekonomi Melambat karena Wabah Virus Corona, Pemerintah Tanggung PPh selama 6 Bulan

Selama pandemi H1N1 itu, CDC memperkirakan bahwa antara 151.700 dan 575.400 orang meninggal di seluruh dunia selama tahun pertama virus itu beredar.

Secara global, 80% kematian diperkirakan terjadi pada orang berusia di bawah 65 tahun.

WHO mendeklarasikan pandemi global H1N1 pada Agustus 2010, tetapi virus H1N1 terus beredar sebagai virus flu musiman setiap tahun.

Gambah yang sangat diperbesar yang menunjukan sejumlah viron dari isolan H1N1 influenza baru, virus yang menjadi sumber atas pandemic 2009. Gambar ini diambil melalui digital transmission electro microscopic (TEM).cdc.gov

Pandemi pada virus corona

Pada awal 2020, dunia tengah menunggu apakah virus corona baru akan menjadi pandemic.

Tom Frieden, mantan Direktur CDC mengatakan bahwa pandemi covid-19 belum pernah terjadi sebelumnya.

“Ini belum pernah terjadi sebelumnya,” tulisnya seperti dikutip dari CNN, Selasa (25/2/2020) lalu.

Baca: Pembalap MotoGP Valentino Rossi Jadi Duta Kampanye Menghadapi Wabah Corona di Italia

Baca: Demam Berdarah Merebak Bersamaan dengan Virus Corona, Para Ahli Khawatir Kesalahan Diagnosa

Coronavirus.(CNN) (CNN)

Saat itu virus corona telah menyebar ke beberapa negara seperti Korea Selatan, Italia, serta Iran.

Tom Frieden mengatakan, selain influenza, tidak ada virus pernapasan lain yang telah dilacak dari munculnya hingga penyebaran global yang berkelanjutan.

“Pandemi influenza terakhir yang cukup parah adalah pada tahun 1957 dan 1968; masing-masing menewaskan lebih dari satu juta orang di seluruh dunia," tulis Frieden.

Baca: VIRAL Gara-Gara Video Prank Virus Corona di YouTube, 6 Pemuda Asal NTB Diciduk Polisi

Baca: Sebar Hoaks Virus Corona, Ibu Rumah Tangga di Lampung Ditangkap dan Terancam Hukuman Penjara 6 Tahun

(TribunnewsWiki.com/Saradita)

 


Penulis: saradita oktaviani
Editor: Putradi Pamungkas
BERITA TERKAIT

Berita Populer