Kertas dengan gambar mata sayu serta tulisan ' ALL THE GOOD GIRLS GO TO HELL " dengan ukuran cukup besar.
Setelah ditelusuri, tulisan tersebut merupakan penggalan lirik lagu dari penyanyi muda asal Amerika, Billie Eilish.
Jika diartikan ke dalam Bahasa Indonesia, arti lirik lagu tersebut bisa dibilang ngeri banget.
Bahkan, video klip lagu itu juga dapat dikatakan menyeramkan.
Dikutip dari Tribun Timur, kalimat ' All The Good Girls Go To Hell ' dan ' Lucifer is Lonely ' adalah dua dari banyak tulisan yang ada di buku catatan siswi SMP yang bunuh bocah 6 tahun yang juga tetangganya sendiri di Sawah Besar, Jakarta.
Setelah ditelusuri, kedua kalimat yang di buku catatan siswi SMP pembunuh tetangga itu adalah penggalan dari lirik dari penyanyi penerima penghargaan tertinggi di Grammy Awards 2020, Billie Eilish.
Lirik lagu dan video lagu All The Good Girls Go To Hell oleh Billie Eilish pun terkesan seram.
Lagu yang masuk dalam album When We All Fall Asleep, Where Do We Go? tersebut menceritakan tentang kehidupan di dunia ini dan kehidupan setelah mati.
Adegan dalam video klip lagu ini pun disebut-sebut lebih menakutkan daripada video klip Bury A Friend.
Baca: Grafolog Ungkap Tulisan Tangan Siswi SMP Pembunuh Bocah: Berubah Ekstrem, Ada Sudut Tajam Tak Lazim
Sebelumnya, NF mengaku pada polisi sering menonton film horor Slender Man dan Child's Play dengan tokoh boneka kejam pembunuh bernama Chucky.
Bahkan NF juga membuat gambar karakter Slender Man di salah satu karyanya.
Kedua tokoh itu disebut-sebut menjadi inspirasi NF melakukan aksi pembunuhan terhadap APA (6).
Dengan demikian apakah lagu All The Good Girls Go To Hell milik Billie Eilish ini juga menjadi salah satu yang mendorong NF melakukan pembunuhan tersebut?
Oleh karena itu, TribunnewsWiki menelusuri makna lagu tersebut.
Dikutip dari Seventeen.com, Billie membahas tentang perubahan iklim yang penah dibahas dalam KTT Aksi Global 2019 PBB. Acara tersebut berakhir bulan September.
Dalam video klipnya, Billie menyinggung perubahan iklim dengan cara sederhana dan artistik.
Adegan setelah Billie disuntik, dia dijatuhkan dalam lubang hitam berminyak, sayapnya yang berwarna putih menjadi hitam.
Billie bangun merangkak dan berjalan tertatih keluar dalam lubang minyak tersebut.
Penyanyi berusia 17 tahun, ingin menunjukkan dampak hewan yang terkontaminasi minyak.
Hewan yang terkontaminasi minyak akan mengalami masalah kesehatan. Lebih parahnya menyebabkan kematian bahkan kepunahan.
Dalam video klip diibaratkan lubang minyak itu memperlambat dan menghambat kemampuan Billie.
Lalu daerah sekitar yang terbakar di video klip Billie menunjukkan pemanasan global dan pembakaran hutan hujan di Amazon.
Proses pembuatan video tersebut tidak mudah. Di unggah Instagram Billie sempat curhat tentang kesusahan selama syuting video klip. Dia menggantung crane dan menyeret sayap berukuran 25 kaki yang ditutupi lendir hitam. Sayap tersebut lebih berat dan menyiksanya ketika berjalan.
Billie ingin mengkampanyekan kerusakan lingkungan berdampak pada pemanasan global dan satwa liar.
Setelah video dirilis, Billie mengunggah postingan di Insta Story :
"Right now there are millions of people all over the world begging our leaders for attention," she wrote. "Our earth is warming up at an unprecedented rate, ice caps are melting, our oceans are rising, our wildlife is being poisoned and our forests are burning." She also shared info about the UN Climate Action Summit, as well as two strikes that will occur on September 20th and September 27th, when "millions of us will walk out of our workplaces and homes to join young climate strikers on the streets and demand an end to the age of fossil fuels," according to the Global Climate Strike's website. You can learn more about their initiative here.
"Saat ini ada jutaan orang di seluruh dunia memohon perhatian untuk pemimpin kita. Bumi kita memanas pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, lapisan es mulai mencair, air laut meningkat, dan satwa liar teracuni karena hutan kita dibakar. Pada 20 September dan 27 September, ketika jutaan orang akan keluar dari tempat kerja dan rumah untuk bergabung bersama di jalan menuntut perubaha cuaca dan mengakhiri usia bahan bakar fosil. #climatestrikes @greenpeace."