Informasi awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM – Gerardus Mercator, seorang kartografer masyhur abad ke-16, lahir pada 5 Maret 1512 .
Gerardus Mercator juga dikenal sebagai pencipta istilah “atlas” atau kumpulan peta.
Karya Gerardus Mercator yang paling terkenal adalah peta dunia 1569 yang menggunakan proyeksi Mercator.
Dalam proyeksi Mercator, garis lintang dan bujur dibuat sebagai garis lurus berjarak sehingga menghasilkan rasio akurat dari garis lintang sampai garis bujur.[1]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Pesawat Caledonian Airways Flight153 Jatuh Tanpa Diketahui Pasti Penyebabnya
Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 4 Maret 1952: Ernest Hemingway Rampungkan Novel The Old Man and the Sea
Karier awal
Gerardus Mercator lahir pada pada 5 Maret 1512 di Rupelmonde, Flanders, dari pasangan Hubert dan Emerentiana.
Berasal dari keluarga sederahana, ayahnya adalah pembuat sepatu dan petani kecil.
Karena pengaruh pamannya bernama Gisbert, Mercator mendapat pendidikan di sekolah monastik di ‘s Hertogenbosch.
Selain belajar teologi dan Latin, Mercator juga mempelajari tulisan italic yang akan dia gunakan pada peta.
Pada 1540, dia menerbitkan Literarum latinarum, quas Italicas cursoriasque vocant, scribendarum ratio (Cara Menulis Huruf Latin yang Mereka Sebut Italik atau How to Write the Latin Letters Which They Call Italic or Kursif).
Sebelumnya, pada 1530, Mercator melanjutkan pendidikan di University of Louvain.
Di sana, Mercator belajar humaniora dan filsafat, mengikuti kuliah matematikawan dan astronomer brilian Gemma Frisius.
Dia mendapat gelar master dua tahun kemudian.
Ketika kepercayaan keagamaannya ditantang oleh kontradiksi antara tulisan biblikal mengenai penciptaan dengan tulisan-tulisan Aristoteles, Mercator merasa seperti tertahan di Louvain.
Dia mulai berkorepondensi dengan sekelompok pendeta Fransiskan untuk mendiskusikan teologi dan ilmu pengetahuan.
Salah satu teman kepercayaannya adalah seorang ahli geografi terkenal bernama Franciscus Monachus.
Mercator kemudian meminta Gaspar van der Heyden, seorang pandai emas dan pengukir, agar Mercator bisa menggunakan bengkelnya untuk membuat globe dan alat-alat sains.[2]
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: 3 Maret 1974 - Turkish Airlines Flight 981 Jatuh di Hutan, Tewaskan 346
Baca: Hari Ini dalam Sejarah: Kebakaran Besar Hancurkan 70% Kota Edo dan Tewaskan 100 Ribu Penduduk
Menjadi kartografer
Mulai 1536, Mercator telah membuktikan dirinya sebagai pengukir, ahli kaligrafi, dan pembuat alat-alat.
Pada 1535-1536 dia berpatisipasi dalam sebuah proyek pembuatan globe bumi dan setahun kemudian dia bekerja membuat globe langit.
Mercator membuat peta Holy Land pada 1537 dan pada 1538 dia menciptakan peta dunia dengan proyeksi cordiform.
Dua tahun kemudian dia mendesain peta Flanders.
Dia sempat ditahan dan dituduh ingkar pada 1544 karena sering absen di Lovain agar bisa membuat peta.
Selain itu, pandangan Mercator pada Protestanisme juga dicurigai.
Namun, dia kemudian dibebaskan dan diizinkan melanjutkan studi sains dan menerbitkan buku.
Mercator pindah ke Duisburg di Kepangeranan Cleve dan membantu pembentukan sekolah grammar.
Sepanjang 1550, Mercartor juga melakukan riset genealogis untuk Pangeran Wilhelm, menulis Konkordansi Injil, dan menulis beberapa karya lainnya.
Mercator mulai membangun dan menyempurnakan proyeksi petanya untuk membantu para pedagang dan penjelajah dalam melakukan perjalanan jauh.
Dia menggunakan sebuah proyeksi yang kemudian disebut sebagai proyeksi Mercator.
Dalam proyeksi Mercator, garis lintang dan bujur dibuat sebagai garis lurus berjarak sehingga menghasilkan rasio akurat dari garis lintang sampai garis bujur.
Peta ini dipublikasikan pada 1858, dan sepanjang 1570-an Mercator menerbitkan seri publikasi untuk mendeskripsikan penciptaan dunia melalui peta.[3]
Kematian
Pada 1590, Mercator mengalami stroke dan sangat mengurangi produktivitasnya.
Dibantu keluarga, Mercator berusaha menyelesaikan peta-peta dan risalah Penciptaan Dunia.
Dia akhirnya meninggal pada 1594 dan dikuburkan Gereja St. Salvatore di Duisburg.
Sebuah memorial didirikan sekitar lima tahun setelah kematiannya.[4]