Donald Trump Donasikan Gaji Kuartal Keempatnya untuk Bantu Melawan Virus Corona di AS

Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASRI - Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berpidato di acara kampanye akbar Pilpres 2020 di Greenville, Carolina Utara, Rabu malam (17/7/2019).

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mendonasikan gaji kuartal keempatnya tahun 2019 kepada Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan saat AS menghadapi meningkatnya wabah virus corona.

Dikutip Tribunnewswiki.com dari Daily Mail pada Rabu (4/3/2020), Sekretaris Pers White House, Stephanie Grisham mengunggah foto cek senikah 100 ribu Dolar AS atau sekitar Rp 1,4 miliar dari Trump kepada Sekretaris HHS Alex Azar.

Kemudian mengaitkannya pada briefing tentang krisis.

Baca: Total 50.681 Pasien Virus Corona di Berbagai Negara Berhasil Sembuh, Ini Rahasia Kesembuhannya

Baca: Waspada Corona, Penjual Minuman Boba di China Cek Suhu Tubuh Pembeli dan Beri Jarak Antre 1,5 meter

"Saya juga sangat senang mengumumkan bahwa Presiden Amerika Serikat telah menyumbangkan cek triwulanannya kepada Kantor Asisten Sekretaris Kesehatan di HHS untuk mendanai kesiapsiagaan dan tanggapan terhadap virus Corona," jelas Azar.

"Jadi sangat bagus untuk melihat cek itu," tambahnya.

Sumbangan gaji triwulanan telah menjadi fitur kepresidenan Trump, sering disertai dengan klaim bahwa media mengabaikannya.

"Presiden @realDonaldTrump membuat komitmen untuk menyumbangkan gajinya saat di kantor. Menghormati janji itu dan untuk lebih melindungi orang-orang Amerika, ia menyumbangkan gajinya pada Q4 2019 untuk @HHSGov untuk mendukung upaya yang dilakukan untuk menghadap, menahan, dan memerangai #Coronavoris," jelas Grisham di akun Twitter-nya pada Selasa (3/3/2020).

Dana untuk membantu mencegah peyebaran virus corona datang ketika sembilan orang meninggal di AS karena tertular virus pada minggu ini.

Semuanya terjadi di negara bagian Washington.

Sekretaris Pers White House Stephanie Grisham mengunggah gambar cek Trump yang dibuat untuk Sekretaris HHS Alex Azar mengatakan itu untuk membantu 'menghadapi, menahan dan memerangi' coronavirus (Twitter/Daily Mail)

Sebelum hari Sabtu, belum ada kematian di AS terkait dengan virus tersebut.

Sekarag ada lebih dari 100 kasus dikonfirmasi virus corona di Amerika dan ribuan di seluruh dunia tersebar di semua benua, kecuali Antartika.

Trump melakukan perjalanan Selasa sore ke Institut Kesehatan nasional ketika ia terus memobilisasi reaksi terhadap wabah tersebut.

Baca: Hari Ini Dalam Sejarah, 4 Maret 1952: Ernest Hemingway Rampungkan Novel The Old Man and the Sea

Baca: Berubah Bak Kota Mati, Kini Warga Wuhan Harus Bertahan Hidup dengan Makan Makanan Basi dan Busuk

Dia kembali ke White House beberapa jam kemudian denga Azar dan ahli imunologi terkemuka negara, Anthony Fauci yang mengepalai Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular di NIH.

Ketiganya berbicara kepada pers sebelum memasuki White House.

Trump juga berencana untuk mengunjungi kantor pusat Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta, Georgia minggu ini.

(Tribunnewswiki.com/Natalia Bulan R P)



Penulis: Natalia Bulan Retno Palupi

Berita Populer