Pria Pekerja Hotel Diringkus dan Diadili setelah Curi Ribuan Bra dan Pakaian Dalam Perempuan

Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Sutan Achmed Daniel Al Hamilton (kiri) mencuri ribuan pakaian dalam perempuan. Atas kasusnya ini, ia dibawa ke pengadilan dengan tuduhan pencurian.

TRIBUNNEWSWIKI.COM - Seorang pekerja hotel dibawa ke pengadilan setelah tertangkap mencuri lebih dari ribuan pasang bra dan celana dalam perempuan.

Pria yang bekerja di salah satu Hotel di Sydney, Australia ini mengakui suka mengoleksi bra dan celana dalam perempuan yang ia curi dari kamar hotelnya.

Keranjingan mengumpulkan barang pribadi perempuan membuat dirinya diringkus usai kepergok melakukan aksinya menerobos kamar pengunjung untuk mencuri pakaian dalam.

Sutan Achmed Daniel Al Hamilton tertangkap basah sedang mencuri celana dalam dari kamar hotel di mana ia bekerja.

Ia kemudian dibawa ke pengadilan untuk diperkarakan kasusnya.

Tuduhan baru diajukan terhadap Hamilton pada Senin (2/3/2020).

Putusan hukum pengadilan keluar pada April 2020, dilansir News Australia.

Baca: Kim Jong Un Kumpulkan Perawan untuk Puaskan Pejabat dan Habiskan Rp 51 miliar untuk Celana Dalam

Sutan Achmed Daniel Al Hamilton (Tangkapan Layar News Corp Australia)

Kasus Pencurian

Sutan Hamilton kepergok sedang merunduk di sebelah tempat tidur saat salah satu pengunjung hotel masuk ke kamarnya.

Ia berjongkok sambil berusaha menyembunyikan pakaian dalam curiannya di sebuah sudut ruangan di kamar 808 di sebuah hotel di dekat bandara Sydney International Airport.

Dalam dokumen kasusnya yang lain, Sutan didakwa telah mencuri tas wanita yang berisi satu bra tanpa tali berwarna hitam, bra nude, dan sepasang celana dalam. Selanjutnya, secara terpisah, ditemukan enam pasang pakaian dalam warna putih, hita, biru, ungu, merah, empat pasang pakaian dalam berwarna hitam, bra olahraga, dan tiga pasang kaus kaki.

Pada Januari 2018, Hamilton tertangkap usai mencuri pakaian dalam di Kamar 306 di daerah World Square, Ausralia.

Kamar ini ditempati oleh seorang wanita dan putrinya yang berusia 17 dan 25 tahun.

Saat kedua gadis tersebut kembali ke kamarnya, mereka mengaku kehilangan enam pasang pakaian dalam, dilansir News Australia dan Daily Mail.

Koleksi Celana Dalam

Sutan Al Hamilton tinggal di apartemen milik neneknya di Rosebery, Sydney, Australia.

Saat digeledah, polisi menemukan 1047 pasang pakaian dalam dan bra perempuan yang ia curi.

Pria berusia 37 tahun ini mengaku mencuri sebagian besar pakaian dalam tersebut saat bekerja sebagai house keeper di sebuah hotel di World Square dan di Mascot, Australia.

Menerobos Kamar Hotel

Sutan Al Hamilton mencuri sebagian besar pakaian dalam perempuan para pengunjung hotel.

Ia mempunyai akses yang tak terbatas untuk masuk di hotel tempat ia bekerja.

Dengan alasan membersihkan kamar, ia mencuri pakaian dalam perempuan dan membawanya ke apartemennya.

Delapan perempuan menjadi korban, termasuk tiga remaja pada bulan November 2017 dan Oktober 2019.

Baca: Kurang Modal, Maling Ini Gunakan Celana Dalam untuk Tutupi Mukanya saat Beraksi, Akhirnya Tertangkap

Ilustrasi Pakaian Dalam (Unsplash)

Fakta Kepolisian

Di meja hijau, polisi membeberkan fakta-fakta penyidikan.

Sembari duduk menyimak perkaranya di Pengadilan Downing Center, Sutan Hamilton membantah bahwa semua celana dalam adalah hasil dari kejahatan.

Berdasarkan laporan polisi yang melacak komputernya, Sutan Hamilton mencari tahu korbannya melalui media sosial. Satu di antaranya adalah seorang remaja perempuan yang ia lacak identitasnya melalui Facebook.

Pada sidang sebelumnya tahun 2019, kepada wartawan Sutan menyebut dirinya memiliki obsesi seksual / fetish.

Fetish adalah kondisi manusia terangsang terhadap sebuah objek akibat fantasi seksual. Bagi beberapa orang, hal ini dianggap sebagai gangguan kejiwaan, namun untuk yang lain fetish adalah suatu hal yang lumrah.

Polisi menyebut Sutan Hamilton mencuri pakaian dalam wanita "untuk memenuhi kepuasan seksualnya"

Mengaku Bersalah

Setelah diringkus oleh kepolisian dan dibawa ke pengadilan, Sutan mengakui dirinya bersalah.

Empat dakwaan yang diajukan kepolisian ke pengadilan, semuanya berkaitan dengan kasus pencurian.

Sebelumnya, kepada polisi, Sutan mengklaim membeli semua pakaian dalam dari pantydeal.com atau langsung dari perempuan yang ia temui.

Sutan Hamilton juga bersalah atas kasus pencurian pada November 2017 dan November 2019.

Sejak didera kasus, Sutan Hamilton sudah dipecat dari hotel. Ia kini bekerja sebagai pelukis paruh waktu di Bandara Internasional Sydney.

Putusan hukumnya akan keluar di Downing Centre Court pada bulan depan tahun 2020.

(TRIBUNNEWSWIKI.COM/Dinar Fitra Maghiszha)



Penulis: Dinar Fitra Maghiszha
Editor: Ekarista Rahmawati Putri

Berita Populer