Informasi Awal
TRIBUNNEWSWIKI.COM - Goa Langse adalah goa yang sering dipilih oleh orang-orang untuk melakukan sesuatu hal yang sakral.
Goa ini sangat erat dengan cerita sejarah yang menyebutkan bahwa beberapa kali Presiden Soekarono dan Sri Sultan Hamengkubuwono IX pernah berkunjung ke sana.
Goa ini terletak di kaki tebing sekitar pantai Parangtritis. (1)
Goa Langse berada di tebing perbukitan Kapur yang berjarak sekitar 5 km dari kawasan Pantai Parangtriris.
Tepatnya beralamat di Girijati, Area Hutan, Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta.
Pintu masuk Goa Langse menghadap ke selatan ke arah laut.
Untuk menuju ke mulut goa, pengunjung harus melewati jalan setapak dengan lebar 1 meter dengan tangga kayu dan anak tangga dari batu kapur. (2)
Goa Langse merupakan gua yang sering dikunjungi oleh peziarah terutama malam Jumat Kliwon dan Selasa Kliwon. (3)
Baca: Pantai Kesirat
Baca: Pantai Pangandaran
Cerita Menarik
Goa Langse menjadi tempat favorit para pengunjung yang ingin berziarah.
Goa ini berkaitan erat dengan Legenda Nyai Roro Kidul, yang dipercaya menjadi penguasa Laut Selatan.
Menurut cerita yang beredar, goa ini pernah digunakan semedi oleh Syech Maulana Maghribi atau Syech Siti Jenar hingga Panembahan Senopati.
Walaupun sampai sekarang pun pihak keluarga Keraton Mataram juga masih sering berkunjung ke Goa untuk sekedar meditasi.
Goa Langse diyakini menjadi salah satu tempat pertemuan antara dua penguasa, yaitu Keraton Mataram dengan Penguasa Laut Selatan atau Nyi Roro Kidul.
Mulanya, gua ini terkenal dengan cerita para bidadari yang sedang mandi di Sendang Beji yang berada di Kawasan Girijati.
Salah satu bidadari yang turun yaitu Dewi Nawangwulan.
Kemudian, muncullah seseorang bernama Jaka Tarup yang mempunyai niat jahat dengan menyembunyikan selendang mereka.
Selendang yang disembunyikan oleh Jaka Tarup milik Dewi Nawangwulan yang berakhir dikutuk menjadi manusia dan menjadi Ratu Penguasa Laut Selatan. (4)
Menurut cerita, goa ini dipercaya cocok untuk mencari ketenangan diri atau hidayah dari sang penguasa.
Baca: Goa Tabuhan
Baca: Goa Jomblang
Daya Tarik
Goa Langse mengunggulkan pemandangan deretan pantai selatan.
Sebelum masuk ke dalam goa, pengunjung yang datang bisa menikmati hamparan laut luas berwarna biru.
Di sebelah barat goa, Pantai Parangtritis terlihat dari atas goa.
Terdapat jempatan kecil dan tangga kayu yang bisa dipakai oleh pengunjung untuk mencapai goa ini.
Setelah masuk ke dalam goa, pengunjung akan menemukan kesunyian dan kegelapan goa yang bisa dilakukan untuk tempat semedi atau meditasi. (5)
Harga Tiket Masuk
Pengunjung yang datang ke Goa Langse wajib menulis kunjungannya di buku tamu dan memberi donasi perawatan goa se-ikhlasnya.
Kemudian nantinya akan dimintai tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang.
Diketahui, Goa Langse mempunyai kedalaman sekitar 100 - 200 meter dengan dua ruangan utama.
Di dalam goa, terdapat larangan petunjuk yang ditujukan untuk pengunjung berupa larangan berbicara, memotret di dalam gua, dan menghidupkan cahaya di ruangan semedi.
Tidak hanya itu, salah satu bilik goa terdapat tempat untuk mandi.
Pengunjung bisa memakainya untuk mandi yang airnya berasal dari mata air yang keluar dari gua. (6)
Lokasi dan Akses
Goa Langse terletak di Girijati, Area Hutan, Giricahyo, Purwosari, Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.
Pengunjung yang ingin ke goa ini dari pusat Kota Yogya harus menempuk jarak sekitar 31 km dengan durasi waktu sekitar 1 jam.
Akses menuju ke goa ini dilakukan dari Pantai Parangtritis yang nantinya menggunakan anak tangga kecil menuju ke atas bukit. (7)
Untuk mencapai Goa Langse, pengunjung bisa lewat Pantai Parangtritis kemudian berjalan ke arah timur atau ujung pantai.
Nanti pengunjung akan menemukan sebuah pendopo kecil beratap biru di atas karang.
Jika bingung, ikuti saja petunjuk jalan menuju ke 'Landas Paralayang'.
Dari papan di bawah pengunjung akan disapa dengan penjaga goa di tempat buku tamu yang berjarak 750 m dari parkiran.
Kemudian, pengunjung akan diarahkan menuju jalan setapak di antara rerimbunan pohon. (8)